Detail Article
AKCDI 2019 - Anugerah Untuk Penelitian Dokter, Kerja Sama PB IDI - PT. Kalbe Farma Tbk.
Dokter Kalbemed
Sep 01
Share this article
img-AKCDI1.jpeg
Updated 22/May/2020 .

Dalam rangka memberikan kontribusi terhadap perkembangan bidang kedokteran dan kesehatan di Indonesia, pada pertengahan tahun 2019 ini PB IDI bekerja sama dengan PT. Kalbe Farma Tbk., mempersembahkan: AKCDI 2019 - Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia 2019.

Dalam rangka memberikan kontribusi terhadap perkembangan bidang kedokteran dan kesehatan di Indonesia, pada pertengahan tahun 2019 ini PB IDI bekerja sama dengan PT. Kalbe Farma Tbk., mempersembahkan: AKCDI 2019 - Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia 2019.

 

AKCDI 2019 ini merupakan wujud penghargaan bagi para dokter yang berminat dalam bidang penelitian dan dituangkan dalam bentuk award terhadap hasil penelitian terbaik yang meliputi bidang-bidang: kedokteran dasar, klinis serta epidemiologis.

 

Adapun persyaratan peserta untuk kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Peneliti yang mengajukan merupakan peneliti utama, anggota IDI, Warga Negara Indonesia (WNI), berdomisili di Indonesia, dan tidak dibatasi usia;

2. Seluruh peneliti yang mengajukan hasil penelitian merupakan anggota peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan (termasuk Perguruan Tinggi), Pemerintah/Swasta di Indonesia sebagai individu maupun tim. Tidak berlaku bagi karyawan Kalbe Grup dan anggota IDI yang menjadi panitia dan juri AKCDI

3. Diperbolehkan mengajukan lebih dari 1 hasil penelitian

4. Jumlah anggota dalam satu tim tidak dibatasi

5. Penelitian harus dilakukan di Indonesia

6. Penelitian yang diajukan harus sudah selesai dilaksanakan maksimum dalam jangka 2 (dua) tahun terakhir

7. Penelitian harus disahkan oleh institusi asalnya yang berwenang dengan surat pengesahan, baik untuk individu ataupun tim (diwakili Peneliti Utama), untuk individu yang melakukan penelitian tanpa ada institusi mohon mengisi lembar pernyataan panitia tidak bertanggungjawab atas kebenaran hasil penelitian yang diajukan/disclaimer (format terlampir).

8. Melampirkan salinan ijin etik penelitian atau nomer kaji etik penelitian

9. Melampirkan surat pernyataan konflik kepentingan 

10. Melampirkan riwayat hidup yang menggambarkan identitas peneliti, riwayat pendidikan, pengalaman profesional, riwayat publikasi yang memiliki relevansi (format terlampir)

11. Melampirkan 2 pasfoto ukuran 4 x 6 berlatar balakang warna merah/biru dan 1 foto seluruh badan dengan latar belakang sebagai profesi peneliti, bisa dalam bentuk format cetak maupun digital.

 

 

Naskah dan dokumen pendukung silahkan di submit sampai dengan tanggal: 15 September 2019, Jam 24.00 WIB.

Silahkan download Form Pendaftaran AKCDI 2019 di sini

Silahkan download Form Checklist Dokumen Persyaratan AKCDI 2019 di sini

Silahkan download Riwayat Hidup Peneliti AKCDI 2019 di sini

 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Telpon         : 021-42873888 (2023)
E-mail          : akcdi@idionline.org
IG                 : @akcdi

 

Share this article
Related Articles
Rajin Gosok Gigi, Risiko Diabetes Melitus (Kencing Manis) Berkurang
Admin | 27 Apr 2020
"Benar" Atau "Salah" Terkait Dengan Wuhan Coronavirus, Menurut WHO (2)
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 27 Apr 2020
Apa Yang Dapat Dilakukan Untuk Mengurangi Risiko Diabetes Di Kemudian Hari?
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 12 May 2020
Penyakit Hati Non-Alkohol, "Epidemia Baru Di Abad 21"
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 12 May 2020
Suplementasi Vitamin D Bermanfaat Mengurangi Frekuensi Kejadian Eksaserbasi PPOK
nugroho nitiyoso | 14 Nov 2018
Vitamin C Menurunkan Risiko Fibrilasi Atrium pada Pasien Pasca-bedah Jantung
Admin | 06 May 2018
Metformin dapat Menurunkan Penyakit Kardiovaskuler pada Pasien Prediabetes, Benarkah?
Admin | 14 Nov 2018
Memahami Penyebab Alergi Susu Sapi Pada Balita
Admin | 15 Nov 2018
Efek Perlindungan Statin terhadap Infeksi Tuberkulosis Aktif
Admin | 18 Nov 2018
FOS Fermentasi Soy Milk vs Inulin dalam Asidifikasi dan Pertumbuhan Probiotik, Lebih Baik Mana?
Admin | 21 Nov 2018