SHARE TO:

OSCAL

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Tiap kapsul lunak mengandung Calcitriol 0,25 mcg dan 0,5 mcg

    Bentuk sediaan:

    Kapsul lunak

    Farmakologi:

    Calcitriol merupakan suatu metabolit aktif vitamin D3 yang secara normal terbentuk di dalam ginjal dari zat prekursornya 25-hydroxycholecalciferol. Ada 2 tempat kerja utama Calcitriol yaitu pada usus dan tulang. Calcitriol meningkatkan absorbsi kalsium di usus dan mengatur mineral pada tulang.

    Absorpsi: Calcitriol segera diserap dari usus. Konsentrasi puncak dalam plasma tercapai dalam waktu 3 sampai 6 jam setelah pemberian tunggal 0,25-1 mcg peroral. Pada pemberian dosis multipel, konsentrasi Calcitriol serum mencapai kadar mantap dalam 7 hari dan berkorelasi dengan dosis Calcitriol yang diberikan. Distribusi: Kira-kira 99,9% Calcitriol terikat dalam darah. Ekskresi: Calcitriol mengalami siklus enterohepatik dan ekskresi bilier. Metabolit Calcitriol diekskresikan terutama di feses. Waktu paruh eliminasi Calcitriol dalam serum setelah pemberian oral dosis tunggal adalah 6-8 jam.

    Indikasi:

    Osteoporosis pasca meopause, pasien pre dan dialisa, dan hiperparatiroidisme.

    shopping online

    Dosis:

    Osteoporosis pasca menopause: 0,25 mcg 2 kali sehari. Kadar kreatinin dan kalsium serum harus diperiksa pada minggu ke-4, bulan ke-3 dan 6, dan selanjutnya tiap 6 bulan, Pasien predialisa: anjuran dosis: 0,25 mcg perhari. Bila tidak diperoleh hasil yang memuaskan, dosis dapat ditingkatkan 0,25 mcg perhari tiap 4-8 minggu. Hipertiroidisme dan rakhitis: anjuran dosis awal 0,25 mcg perhari setiap pagi hari. Bila tidak diperoleh hasil yang memuaskan, dosis dapat ditingkatkan 0,25 mcg perhari tiap 2-4 minggu.

    Kontraindikasi:

    Hiperkalsemia, toksisitas vitamin D, dan hipersensitivitas terhadap Oscal.

    Peringatan dan Perhatian:

    Pemberian Calcitriol yang berlebihan dapat menyebabkan hiperkalsemia dan hiperfosfatemia. Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.

    Efek Samping:

    Awal: lemah, sakit kepala, mual muntah dsb. Lanjut: polidipsi, poliuri, berat badan turun, peningkatan SGOT SGPT dsb.

     

     

    find pharmacy

    OSCAL

     

    Composition:

    Calcitriol 0.25 mcg dan 0.5 mcg.

    Presentation:

    Box contains 1 bottle @ 30 soft capsules 0.25 mcg Box contains 1 bottle @ 30 soft capsules 0.5 mcg.

    Pharmacology:

    Calcitriol is an active metabolite of vitamin D3 which normally formed in the kidney from its precursor 25-hydroxycholecalciferol. Calcitriol increases calcium absorption in the intestine and regulates minerals in bones.

    Indications:

    - Postmenopausal osteoporosis - Predialysis patients - Dialysis patients - Hypoparatiroidism patients.

    Contraindications:

    Hypercalcemia, vitamin D toxicity, and hypersensitivity to Oscal

    shopping online

    Dosage:

    - Postmenopausal osteoporosis: 0.25 mcg twice a day. Serum creatinine and calcium levels should be examined at week 4, months 3 and 6, and then every 6 months. - Predyalisis patients: 0.25 mcg per day. The dose can be increased by 0.25 mcg per day every 4-8 weeks. - Dialysis patients (renal osteodystrophy): initial dose of 0.25 mcg per day. The dose can be increased by 0.25 pg / day every 4-8 weeks. During the titration period, serum calcium levels should be checked at least 2 times a week, and if hypercalcemia is found, the drug must be stopped immediately until normocalcaemia occurs. - Hyperthyroidism and rickets: initial dose of 0.25 mcg per day every morning. The dose can be increased by 0.25 mcg per day every 2-4 weeks.

    Warning and Precautions:

    - Excessive administration of calcitriol can cause hypercalcemia and hyperphosphatemia. - Be careful of use in pregnant and lactating women.

    Adverse events:

    Weakness, headache, nausea, vomiting, polydipsia, polyuria, weight loss, increased SGOT and SGPT, etc

    Drugs Interaction:

    - Pharmacological doses of vitamin D and its derivatives should not be given during treatment with Oscal to prevent possible additive and hypercalcemia effects. - Uncontrolled intake of preparations containing calcium should be avoided. - Cholestyramine: reduces absorption of calcitriol in the intestine. - Phenytoin or phenobarbital: reduce endogenous plasma levels and 25(OH)D3 so the dose of calcitriol should be increased if it will be given together. - Thiazide: reduce urinary calcium excretion thereby increasing the risk of hypercalcemia. - Ketoconazole: inhibits enzymes that synthesize and metabolize calcitriol. - Drugs containing magnesium (such as antacids) can cause hypermagnesemia and therefore should not be given together with calcitriol in patients undergoing chronic kidney dialysis.

    FAQ

    Farmakologi

    Bagaimana farmakokinetik Calcitriol di dalam tubuh manusia?

    Absorpsi oral < 100%, Tmax 3-6 jam, masa paruh plasma (rata - rata) <24 jam, ikatan protein plasma > 90%, dimetabolisme di hati dan diekskresikan di empedu dan feses. Calcitriol dapat melewati sawar plasenta dan ASI.

    Indikasi/Kegunaan

    Apa manfaat dari pemberian OSCAL?

    OSCAL mengandung Calcitriol yang merupakan metabolit aktif vitamin D3. Calcitriol meningkatkan absorbsi kalsium di usus dan mengatur mineral pada tulang pada pasien yang sulit untuk mengubah vitamin D yang ada didalam tubuhnya menjadi bentuk aktif atau membutuhkan vitamin D dalam bentuk aktif secara cepat. Seperti pada penyakit osteoporosis pasca menopause, pasien pre dan dialisa, dan hiperparatiroidisme.

    Mengapa OSCAL diindikasikan untuk pasien dengan hipoparatiorid?

    Karena, pada pasien dengan kekurangan hormon paratiroid akan sulit untuk menyeimbangkan kadar kalsium dan mineral dalam darah. Hormon paratiroid berperan di ginjal untuk mengaktifkan vitamin D, bila hormon paratiroid tidak ada tentu vitamin D tidak bisa menjadi aktif dan tidak akan bisa digunakan tubuh.

    Apa kelebihan utama dari OSCAL?

    Mula kerja cepat, waktu paruhnya yang pendek (kurang dari 1 hari) sangat berbeda dengan vitamin D biasa yang membutuhkan waktu hingga 3-4 minggu untuk aktif, OSCAL juga merupakan metabolit vitamin D yang paling aktif dan OSCAL merupakan hormon steroid renal yang bekerja langsung pada reseptor vitamin D (VDR).

    Apa peran utama dari OSCAL dalam tubuh?

    Homeostasis kalsium dan fosfat, serta untuk mineralisasi tulang.

    Sel - sel apa saja yang dipengaruhi oleh Calcitriol?

    Intestin, sel - sel tulang, ginjal dan paratiroid. Selain itu Calcitriol juga mempengaruhi sel pankreas, ovarium, testis, payudara, kulit, otak, hipofise, dan sel imunitas.

    Cara Pemberian/Penggunaan

    OSCAL bisa diberikan untuk usia berapa saja?

    Indikasi OSCAL yang tercantum dalam brosur kami ada 3 yaitu untuk pasien osteoporosis pasca-menopause yang berarti bisa diberikan bagi pasien lanjut usia terutama wanita yang mengalami menopause, untuk kasus pasien dengan gagal ginjal yang memerlukan hemodialisa baik dewasa maupun anak di mana dosis untuk dewasa dan anak di atas 3 tahun dimulai dengan 0,25 mcg/hari dan anak di bawah 3 tahun dengan dosis 10-55 ng/hari, serta pasien dengan hipoparatiroid dan rakhitis baik dewasa maupun anak dengan dosis awal 0,25 mcg/hari.

    Apakah OSCAL dapat digunakan sebagai pengganti sumber vitamin D?

    OSCAL tidak dapat digunakan sebagai pengganti sumber vitamin D pada pasien yang keadaan ginjalnya masih baik. Calcitriol (OSCAL) secara umum tidak cocok dalam mengobati kekurangan vitamin D pada pasien yang keadaan ginjalnya masih baik, hal ini dikarenakan dapat meningkatkan risiko terjadinya hiperkalsemia dan hiperkalsiuria. Calcitriol hanya diindikasikan untuk terapi pada pasien dengan defisiensi vitamin D akibat gagal ginjal dan hipoparatiroid. Namun, dalam penggunaannya kadar kalsium dalam serum dan fungsi ginjal harus dimonitor.

    Kontraindikasi

    Apakah ada kontraindikasi dari pemberian OSCAL?

    Hiperkalsemia, toksisitas vitamin D, dan hipersensitif.

    Interaksi Obat

    Obat apa saja yang dapat berinteraksi dengan OSCAL?

    Kolestiramin, kolestipol, orlistat, kortikosteroid, barbiturat, fenitoin, dan antasid (magnesium).

    Efek Samping

    Apa saja efek samping yang dapat muncul dari pemberian OSCAL?

    Karena Calcitriol akan menjadi hormon aktif yang menunjukkan aktivitas vitamin D dalam tubuh, efek samping umumnya serupa dengan kelebihan asupan vitamin D. Tanda awal dan lanjut dari intoksikasi vitamin D yang berhubungan dengan hiperkalsemia mencakup, Awal : lemah, sakit kepala, somnolen, mual, muntah, mulut kering, konstipasi, nyeri otot, myeri tulang dan rasa kecap logam. Lanjut: poliuria, polidipsia, anoreksia, berat badan turun, nokturia, konjungtivitis, pankreatitis, fotofobia, rinorea, pruritus, hipertermia, libido turun, hipertensi, dan sangat jarang psikosis.

    Penyimpanan

    Bagaimana penyimpanan produk OSCAL?

    OSCAL disimpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, atau suhu ruangan dan jangan terpapar sinar matahari langsung.

Please login or register to post comments.