SHARE TO:

CRAVIT

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Levofloxacin

    Bentuk sediaan:

    Flexy bag 750 mg / 150 mL & 500 mg / 100 mL Tablet 250 mg dan 500 mg Kaplet 750 mg

    Farmakologi:

    Antibiotik fluoroquinolone. Menghambat enzim DNA girase dan topoisomerase di inti sel bakteri sehingga bersifat bakterisidal. Bioavailablitas oral 99%. Dieliminasi melalui ginjal. Waktu paruh 6 - 8 jam.

    Indikasi:

    Sinusitis bakterial akut, bronkitis kronik eksaserbasi akut, pneumonia, infeksi kulit dan struktur kulit, infeksi saluran kemih, pielonefritis akut.

    Kontraindikasi:

    Anak usia kurang dari 18 tahun. Ibu hamil dan menyusui. Epilepsi. Hipersensitivitas. Pasien riwayat gangguan tendon terkait quinolone.

    shopping online

    Dosis:

    Dewasa: 250 - 750 mg / hari satu kali sehari bergantung beratnya infeksi. Selama 5 - 14 hari bergantung beratnya infeksi.

    Peringatan dan Perhatian:

    Hati-hati bila terdapat riwayat hipersensitivitas, diperlukan penyesuaian dosis untuk pasien gangguan fungsi ginjal, hati-hati pemberian pada pasien dengan riwayat epilepsi, dapat mengakibatkan hiperglikemi atau hipoglikemi bila diberikan bersama dengan obat diabetes, kategori kehamilan C.

    Efek Samping:

    Diare, mual, muntah, ruam, urtikaria, sakit kepala, gatal, nyeri tendon, tendinitis, insomnia, nyeri perut

     

    CRAVIT

     

    find pharmacy

    Composition:

    Levofloxacin

    Presentation:

    Tablet 250 mg Tablet 500 mg Caplet 750 mg Flexy bag 750 mg / 150 mL Flexy bag 500 mg / 100 mL

    Pharmacology:

    Mechanism of Action : inhibits DNA gyrase activity, which in turn promotes breakage of DNA strands. bioavailability: 99%(oral). t1/2 = 6 – 8 hours. Elimination : renal (> 85%).

    Indications:

    Acute bacterial sinusitis Acute bacterial exacerbation of chronic bronchitis Nosocomial pneumonia Community-acquired pneumonia Chronic bacterial prostatitis. Complicated skin and skin structure infections Complicated urinary tract infections Acute pyelonephritis

    Contraindications:

    • hypersensitivity • In patients with epilepsy. • In patients with history of tendon disorder related to fluoroquinolone administration. • Children or growing adolescent • During pregnancy • In breast feeding women

    shopping online

    Dosage:

    The usual dose of CRAVIT® tablet or caplet is 250 mg-750 mg administered orally every 24 hours, as indicated by infection. The usual dose of CRAVIT® injection is 250 mg or 500 mg administered by slow infusion over 60 minutes every 24 hours or 750 mg administered by slow infusion over 90 minutes every 24 hours, as indicated by infection. For patients with altered renal function, dosage adjustments are needed.

    Warning and attentions:

    Fluoroquinolone are associated with an increased risk of tendonitis and tendon rupture in all ages. This risk is further increased in older patients usually over 60 years of age, in patients taking corticosteroid drugs, and in patient with kidney, heart or lung transplants. Convulsions, toxic psychoses, serious hypersensitivity reactions, renal failure, hepatic failure, hematologic abnormalities, disturbances of blood glucose have been reported in patients receiving quinolones.

    Adverse Reactions:

    Nausea, diarrhea, headache, constipation, insomnia, dizziness, vomiting, abdominal pain, dyspepsia, rash, vaginitis, flatulence, pruritus, pain, chest pain, back pain.

    FAQ

    Farmakologi

    Bagaimana mekanisme kerja dari CRAVIT?

    Levofloxacin bekerja dengan cara menghambat enzim DNA gyrase (pada bakteri Gram negatif) dan Topoisomerase IV (pada bakteri Gram positif) yang merupakan enzim yang diperlukan untuk replikasi DNA bakteri.

    Berapa lama onset dan lama efek terapi CRAVIT?

    Onset CRAVIT 1 jam, sedangkan lama efek adalah 24 jam

    Indikasi/Kegunaan

    CRAVIT bisa digunakan untuk kasus apa saja?

    Sinusitis bakterial akut, bronkitis kronik eksaserbasi akut, pneumonia, infeksi kulit dan struktur kulit, infeksi saluran kemih, pielonefritis akut. Dalam penelitian, levofloxacin juga dapat diberikan untuk kasus demam tifoid.

    Efikasi

    Bagaimana efektivitas CRAVIT dibandingkan dengan ciprofloxacin

    Dalam penelititan untuk demam tifoid, levofloxacin lebih cepat menurunkan demam dan lebih baik dalam hal eradikasi Salmonella typhi

    Cara Pemberian/Penggunaan

    Bagaimana cara pemberian CRAVIT?

    CRAVIT diberikan 1 kali sehari, bisa diberikan per oral atau secara infus intravena, dengan dosis maksimal 750 mg/ahri.

    CRAVIT diminum sebelum atau setelah makan?

    CRAVIT tablet sebaiknya diminum 1-2 jam setelah makan pagi

    Apakah CRAVIT dapat dijadikan puyer/digerus?

    Tidak dapat digerus karena akan merusak selaput pada tablet Cravit.

    Apakah perlu skin test sebelum pemberian CRAVIT?

    Tidak perlu, karena hasil skin test levofloxacin kebanyakan adalah false positive.

    CRAVIT direkonstitusi dengan pelarut apa?

    CRAVIT Infus tidak perlu direkonstitusi tersedia dalam sediaan flexy bag ready to use, jadi tidak perlu dilarutkan.

    Jika diberikan melalui infus, berapa lama CRAVIT harus habis diinfuskan?

    Minimal 1 jam untuk sediaan 500 mg/100 mL dan minimal 1,5 jam untuk sediaan 750 mg/150 mL

    Saat CRAVIT diinfuskan, apakah CRAVIT flexy bag harus dibungkus untuk menghindari sinar matahari?

    Tidak perlu.

    Apakah CRAVIT bisa dikombinasikan dengan obat lain?

    Levofloxacin bisa dikombinasikan dengan antibiotik lain dari golongan cephalosporin atau carbapenem untuk beberapa kasus infeksi yang berat seperti sepsis atau pneumonia berat yang diduga disebabkan bakteri Pseudomonas aeruginosa

    Hingga berapa lama CRAVIT aman diberikan ?

    Durasi terapi levofloxacin yang paling panjang adalah 28 hari untuk indikasi bacterial prostatitis.

    Pasien Khusus/Perhatian

    Apakah CRAVIT bisa diberikan pada anak-anak? ataupun wanita hamil dan menyusui?

    Tidak bisa, karena terdapat risiko penghambatan tumbuh kembang anak. CRAVIT dapat diberikan pada pasien dengan umur 18 tahun ke atas. Dan tidak boleh diberikan pada wanita hamil maupun menyusui.

    Bagaimana penggunaan CRAVIT pada pasien usia lanjut?

    CRAVIT hati-hati diberikan pada pasien usia lanjut.

    Bagaimana penggunaan CRAVIT pada pasien dengan gangguan fungsi hati ataupun ginjal

    Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan fungsi ahti. Namun diperlukan penyesuaian dosis dan frekuensi pemberian bergantung pada derajat gangguan fungsi ginjal.

     

    Interaksi Obat

    Bagaimana interaksi obat dari CRAVIT?

    Pemberian bersama dengan antasida, kation logam, multivitamin dapat menghambat absorpsi saluran cerna levofloxacin. Pemberian bersama dengan NSAID dapat meningkatkan risiko kejang.

    Efek Samping

    Apa saja efek samping CRAVIT yang sering dilaporkan?

    Gangguan saluran ceran seperti mual, muntah, atau diare.

    Penyimpanan

    Bagaimana penyimpanan CRAVIT?

    Simpan di bawah suhu 30 derajat celsius. Hindari dari cahaya. Simpan dalam wadah yang tertutup rapat.

     

Please login or register to post comments.