Komposisi:
Atorvastatin
Bentuk sediaan:
Tablet 10 dan 20 mg
Farmakologi:
Atorvastatin menurunkan kolesterol dalam plasma dan menurunkan kadar lipoprotein dengan cara menghambat HMG-CoA reductase dan menghambat sintesis kolesterol di hati, serta meningkatkan reseptor LDL pada permukaan sel hati, sehingga terjadi peningkatan ambilan dan katabolisme kolesterol LDL.
Indikasi:
Atorvastatin diindikasikan sebagai terapi tambahan di samping diet, untuk menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, apolipoprotein-B, dan kadar trigliserida pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer, hiperlipidemia kombinasi (campuran), serta hiperkolesterolemia familial heterozigot dan homozigot, bila diet dan penatalaksanaan non-farmakologik lainnya kurang berhasil.
Dosis:
▪ Dosis harian 10-80 mg sehari,
▪ Dosis diberikan sesuai dengan hasil pemeriksaan LDL, dosis awal yang diberikan 10 mg, sekali sehari.
Kontraindikasi:
• Pasien dengan hipersensitivitas terhadap komponen obat ini
• Pasien dengan penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum lebih dari tiga kali batas atas normal yang menetap dan tidak dapat dijelaskan
• Kehamilan, menyusui, atau berpotensi hamil yang tidak menggunakan kontrasepsi yang adekuat. Atorvastatin harus diberikan pada wanita usia subur hanya jika sangat tidak mungkin hamil dan telah diinformasikan potensi bahayanya terhadap janin.
Peringatan dan Perhatian:
Seperti pada obat penurun lemak lainnya dari golongan yang sama, peningkatan sedang enzim hati (>3x batas atas normal) dari tranaminase serum telah dilaporkan setelah terapi atorvastatin. Mialgia telah dilaporkan pada pasien yang telah diterapi dengan atorvastatin.
Efek Samping:
Atorvastatin secara umum ditoleransi dengan baik. Efek samping biasanya ringan dan sementara. Efek samping umum yang terjadi adalah konstipasi, perut kembung, dispepsia, nyeri abdomen, sakit kepala, mual, mialgia, lemas.
FAQ
Farmakologi
Bagaimana mekanisme kerja dari ATORVASTATIN?
ATORVASTATIN mengandung atorvastatin yang bekerja dengan menghambat enzim HMG-CoA reduktase, yaitu enzim yang mengkonversi perubahan 3-hydroxy-3-methyl-glutaryl-coenzyme A menjadi mevalonate. Atorvastatin dalam penelitian juga dapat menurunkan kadar trigliserida (TG) dan meningkatkan HDL-C (high-density lipoprotein cholesterol).
Indikasi/Kegunaan
ATORVASTATIN bisa digunakan untuk kasus apa saja?
Menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL pada pasien dewasa dan pada pasien anak 10-17 tahun setelah akil balik.
Efikasi
Bagaimana efektivitas ATORVASTATIN dibandingkan dengan statin lainnya?
Dibandingkan dengan statin lainnya pemberian ATORVASTATIN efektif menurunkan kadar kolesterol total lebih besar dibandingkan dengan rerata statin lainnya.
Cara Pemberian/Penggunaan
Bagaimana cara pemberian ATORVASTATIN?
Pemberian ATORVASTATIN secara oral.
Berapa dosis maksimal ATORVASTATIN?
Pemberian ATORVASTATIN maksimal 80 mg sehari.
ATORVASTATIN diminum sebelum atau setelah makan?
Pemberian dapat sebelum dan sesudah makan.
ATORVASTATIN sebaiknya diminum pagi atau malam hari?
Dapat diberikan pagi atau malam hari.
Apakah ATORVASTATIN dapat dijadikan puyer/digerus?
ATORVASTATIN tidak dapat digerus/ dijadikan puyer
Apakah ATORVASTATIN bisa dikombinasikan dengan obat (atau suplemen) lain?
ATORVASTATIN bisa diberikan bersamaan dengan suplemen
Hingga berapa lama ATORVASTATIN aman diberikan?
ATORVASTATIN secara relatif aman untuk diberikan secara jangka panjang.
Pasien Khusus/Perhatian
Apakah ATORVASTATIN bisa diberikan pada anak-anak?
ATORVASTATIN bisa diberikan pada pasien anak-anak usia 10-17 tahun pasca akil balik
Bagaimana penggunaan ATORVASTATIN pada pasien usia lanjut?
Dapat diberikan pada pasien usia lanjut dan menurunkan kejadian dan kematian karena kardiovaskuler.
Apakah ATORVASTATIN boleh diberikan pada ibu hamil?
ATORVASTATIN tidak bisa diberikan pada ibu hamil.
Apakah ATORVASTATIN boleh diberikan pada ibu menyusui?
ATORVASTATIN tidak bisa diberikan pada ibu menyusui.
Bagaimana penggunaan ATORVASTATIN pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Pada pasien dengan gangguan fungsi hati pemberian ATORVASTATIN harus dengan perhatian dan konsultasi dengan dokter.
Bagaimana penggunaan ATORVASTATIN pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?
Pada pasien dengan gangguan ginjal, ATORVASTATIN bisa diberikan pada pasien dengan gangguan ginjal tanpa penyesuaian dosis.
Interaksi Obat
Bagaimana interaksi obat dari ATORVASTATIN?
Pemberian obat kolesterol lainnya dapat meningkatkan efek penurunan kolesterol ATORVASTATIN, pemberian bersama dengan obat nyeri lambung seperti antasida dapat menurunkan konsentrasi ATORVASTATIN.
Efek Samping
Apa saja efek samping ATORVASTATIN yang paling sering dilaporkan?
Efek samping mialgia (nyeri otot) pernah dilaporkan.
Penyimpanan
Bagaimana penyimpanan ATORVASTATIN?
Dapat disimpan di suhu kamar.