Detail Article

Durasi Lebih Singkat pada Infus Nutrisi Parenteral Perifer, Bermanfaat Mengurangi Kejadian Infeksi

dr. Nugroho Nitiyoso, MBA
Jan 30
Share this article
951b81b4cb83a31c3eaf1c722a2ab798.jpg
Updated 30/Jan/2026 .

Peripheral parenteral nutrition (PPN), yang diberikan melalui peripheral venous catheter (PVC), terkadang dapat menyebabkan Bloodstream Infection (BSI). Salah satu faktor yang mempengaruhi risiko kejadian Bloodstream Infection (BSI) adalah waktu infus nutrisi parenteral perifer. Hasil sebuah uji klinik ini dari Jepang menyimpulkan bahwa mempersingkat durasi waktu infus nutrisi parenteral perifer bermanfaat untuk menurunkan risiko kejadian Bloodstream Infection (BSI) pada pasien rawat inap.

Angka kejadian Bloodstream Infection (BSI) di antara pasien yang menerima nutrisi parenteral (PN) dilaporkan sangat bervariasi, yaitu antara 1,3% hingga 39%. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi risiko kejadian Bloodstream Infection (BSI) pada pasien yang mendapatkan nutrisi parenteral perifer, antara lain: jenis nutrisi parenteral, osmolaritas, imunosupresi, tromboflebitis, dan durasi waktu infus nutrisi parenteral. Semakin lama durasi waktu infus nutrisi parenteral, semakin tinggi pula risiko kejadian Bloodstream Infection (BSI).

 

Dr. Shimoda dan tim dari Jepang melakukan sebuah penelitian retrospektif yang dipublikasi di Journal of Infection and Chemotherapy Japan pada Januari 2026, yang mengevaluasi manfaat mempersingkat durasi infus nutrisi parenteral perifer, untuk menurunkan kejadian Bloodstream Infection (BSI). Para peneliti menerapkan prosedur pembatasan durasi infus Nutrisi Parenteral Perifer menjadi <12 jam per hari, lalu membandingkan kejadian infeksi sebelum (n=507) dan setelah (n=207) prosedur ini diaplikasikan.


Hasilnya:

·  Proporsi pasien yang mengalami Bloodstream Infection (BSI) secara signifikan lebih rendah pada kelompok pasca-intervensi (durasi <12 jam) dibandingkan dengan kelompok pra-intervensi (n = 2 [1,0 %] vs. n = 27 [5,3 %]).

·  Tingkat kejadian Bloodstream Infection (BSI) menurun dari 3,59 menjadi 0,73 per 1000 hari infus.

·  Model regresi Poisson multivariabel menunjukkan bahwa periode pasca-intervensi dikaitkan dengan tingkat kejadian BSI yang secara signifikan lebih rendah (adjusted incidence rate ratio: 0,190; 95%CI: 0,045 - 0,804), yang diartikan sebagai penurunan kejadian BSI sebesar 81 %.

 

Kesimpulan:

Penelitian retrospektif ini menyimpulkan bahwa mempersingkat waktu durasi pemberian nutrisi parenteral perifer, dapat bermanfaat untuk menurunkan risiko kejadian Bloodstream Infection (BSI), secara bermakna.

 


Gambar: Ilustrasi 

Referensi:

1. Shimoda M, Tanaka Y, Morimoto K, Yoshimori K, Ohta K. Risk Factors for Bloodstream Infection in Patients Receiving Peripheral Parenteral Nutrition. Intern Med. 2025 Jan 1;64(1):73-80.

2. Shimoda M, Tanaka Y, Kokutou H, Yoshiyama T, Morimoto K, Yoshimori K, Kudoh S. Reducing the daily infusion time of peripheral parenteral nutrition to prevent bloodstream infection in hospitalized patients. J Infect Chemother. 2026 Jan;32(1):102884.


Share this article
Related Articles
Related Products
d312c5f2eaf4e114f8be7b492c705cb8.jpg
d8f253b3f8d1dfb21c126bc08a8cb649.jpg
37f6ca20a6e9ab72767692afffcce8b8.jpg
8910f73d34b80beca9eabe859d327483.jpg
fd145ba042dce5023e1dc6b461eecd6e.jpg
882a21e0550404365283f9249410b9b7.jpg
d9e04228feba274e954728ecbe866edb.jpg
4431c44b99239f5ffe960a390cc0d22c.jpg
4e6913ebce8d52feac0064a5ed7f3e6c.jpg
559ffbd5bd72b544068dfff3eb060745.jpg