Product Profile
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
L
M
N
O
P
Q
R
S
T
U
V
W
X
Y
Z

AVESTRANT

BRANDED
Avestrant, berisi fulvestrant yang merupakan antagonis reseptor estrogen kompetitif dengan afinitas sebanding dengan estradiol.
Available at :
Share this article

Komposisi:

Satu prefilled syringe mengandung:

Fulvestrant 250 mg/5 mL

Alcohol 10% w/v

Benzyl alcohol 10% w/v

Benzyl benzoate 15% w/v

Tambahan Castor Oil hingga 100%

Kemasan:

Fulvestrant 250 mg, boks berisi 2 prefilled syringe @ 5 mL.

Indikasi:

  • Terapi wanita pasca-menopause dengan kanker payudara reseptor estrogen positif, lokal lanjut atau metastatik yang relaps dengan atau setelah terapi adjuvan anti-estrogen atau progresivitas penyakit dengan terapi anti-estrogen.
  • Terapi wanita pasca-menopause dengan kanker payudara reseptor estrogen positif, human epidermal growth receptor 2 (HER2) negatif lokal lanjut atau metastatik yang belum diterapi dengan terapi endokrin sebelumnya.

Dosis dan Pemberian:

Dosis

Wanita dewasa (termasuk lanjut usia)

Dosis yang direkomendasikan adalah 500 mg dengan interval 1 bulan, dengan tambahan dosis 500 mg diberikan 2 minggu setelah dosis pertama.

Metode Pemberian

Avestrant harus diberikan sebagai 2 injeksi 5 mL berturut-turut secara injeksi intramuskuler lambat (1-2 menit/injeksi), satu injeksi pada tiap bokong (area gluteal).

Hati-hati jika menginjeksikan Avestrant pada lokasi dorsogluteal karena berdekatan dengan nervus sciatica di bawahnya.

Petunjuk Pemberian

Berikan injeksi sesuai petunjuk lokal untuk melakukan injeksi intramuskuler dalam volume besar.

CATATAN: Karena berdekatan dengan nervus sciatica di bawahnya, hati-hati jika memberikan injeksi fulvestrant pada lokasi injeksi dorsogluteal.

 

Peringatan – Jangan sterilkan jarum sebelum digunakan. Tangan harus tetap berada di belakang jarum pada setiap waktu selama penggunaan dan pembuangan.

Untuk setiap syringe:

  • Keluarkan barel syringe kaca dari wadahnya dan periksa apakah ada kerusakan atau tidak.
  • Inspeksi produk dalam syringe kaca untuk melihat adanya partikulat atau perubahan warna sebelum digunakan. Jangan gunakan jika terdapat adanya partikulat atau perubahan warna.
  • Buka kemasan luar safety needle.
  • Pegang syringe tegak lurus pada bagian bergaris (C). Dengan tangan yang lain, pegang penutup (A) dan hati-hati memutar penutup berlawanan arah jarum jam sampai penutup terlepas (lihat Figure 1).

  • Tarik penutup (A) dengan arah lurus ke atas. JANGAN SENTUH UJUNG SYRINGE STERIL (Luer-Lok) (B) (lihat Figure 2).

  • Hubungkan safety needle pada ujung syringe (Luer-Lok). Putar jarum sampai terpasang erat (lihat Figure 3). Pastikan bahwa jarum terkunci pada penghubung Luer sebelum menggerakkan atau memiringkan syringe secara vertikal untuk menghindari tumpahan isi syringe.

Untuk Pemberian:

  • Tarik pelindung jarum secara langsung untuk menghindari kerusakan titik jarum.
  • Lepaskan pembungkus jarum.
  • Keluarkan kelebihan udara dari syringe (sedikit buih masih ada).
  • Berikan secara lambat secara intramuskuler (1-2 menit/injeksi) pada bokong (area gluteal). Untuk kenyamanan pengguna, posisi bevel jarum searah dengan lengan tuas, seperti ditunjukkan pada Figure 4.

  • Setelah injeksi, segera aktifkan lengan tuas untuk mengeluarkan pelindung jarum dengan menggunakan 1 jari untuk mendorong lengan tuas ke depan. Dengarkan bunyi klik. Pastikan bahwa pelindung jarum telah menutupi semua jarum (lihat Figure 5). CATATAN: Aktifkan dengan menjauhi diri dan orang lain.

  • Buang syringe kosong ke kotak pengumpul benda tajam sesuai dengan peraturan dan kebijakan institusi.
  • Ulangi langkah 1 sampai 12 untuk syringe kedua.

Pembuangan

Prefilled syringe hanya untuk sekali pakai.

Produk medis yang tidak terpakai atau yang telah terpakai harus dibuang sesuai dengan ketentuan lokal.

Petunjuk Dosis Khusus

Gangguan Ginjal

Tidak direkomendasikan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan ginjal ringan sampai sedang (bersihan kreatinin ≥ 30 mL/menit). Keamanan dan efikasi belum dievaluasi pada pasien dengan gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin < 30 mL/menit), dan oleh karena itu, hati-hati jika diberikan pada pasien tersebut.

Gangguan Hati

Tidak direkomendasikan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan hati ringan sampai sedang. Namun, karena pajanan fulvestrant dapat meningkat, hati-hati jika fulvestrant digunakan pada pasien tersebut. Tidak terdapat data pada pasien dengan gangguan hati berat.

Populasi Pediatri

Keamanan dan efikasi fulvestrant pada anak sejak dilahirkan sampai usia 18 tahun belum diketahui. Tidak terdapat rekomendasi posologi yang dapat dibuat.

Kontraindikasi:

  • Hipersensitivitas terhadap bahan aktif atau pembawa yang ada.
  • Kehamilan dan menyusui.
  • Gangguan hati berat.

Peringatan dan Perhatian:

  • Hati-hati digunakan pada pasien dengan gangguan hati ringan sampai sedang.
  • Hati-hati digunakan pada pasien dengan gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin < 30 mL/menit).
  • Hati-hati pada pasien dengan diatesis perdarahan, trombositopenia, atau yang sedang mendapat terapi anti-koagulan.
  • Kejadian tromboemboli.
  • Kejadian terkait tempat injeksi termasuk sciatica, neuralgia, nyeri neuropati, dan neuropati perifer.
  • Risiko potensial terjadinya osteoporosis.
  • Gangguan dengan assay antibodi estradiol: peningkatan palsu kadar estradiol.
  • Reaksi alergi dan iritasi lokal, sensasi terbakar pada kulit yang mengalami kerusakan.
  • Mempengaruhi kemampuan mengendarai atau menggunakan mesin, dan mengubah efek obat lain. Hati-hati jika diberikan pada pasien dengan ketergantungan alkohol, epilepsi, dan gangguan hati.  

Interaksi Obat:

Studi interaksi klinis dengan midazolam (substrat CYP3A4) menunjukkan bahwa fulvestrant tidak menghambat CYP3A4. Studi interaksi klinis dengan rifampicin (penginduksi CYP3A4) dan ketoconazole (penghambat CYP3A4) tidak menunjukkan perubahan yang relevan secara klinis terhadap bersihan fulvestrant. Penyesuaian dosis oleh karena itu tidak diperlukan pada pasien yang mendapat fulvestrant dan penghambat atau penginduksi CYP3A4 secara konkomitan.

Efek Samping:

Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah reaksi pada tempat injeksi, astenia, mual, sakit kepala, dan peningkatan enzim hati (ALT, AST, ALP).

Penyimpanan:

Simpan dan transportasikan dalam suhu dingin (2-8°C).

Penyimpangan suhu di luar 2-8°C harus dibatasi. Hal ini termasuk menghindari penyimpanan pada suhu melebihi 30°C, dan tidak melebihi periode 28 hari di mana suhu penyimpanan rata-rata untuk produk harus segera dikembalikan pada kondisi penyimpanan yang direkomendasikan (simpan dan transportasikan dalam suhu dingin 2-8°C). Penyimpangan suhu memiliki efek kumulatif terhadap kualitas produk dan periode waktu 28 hari tidak boleh melebihi durasi waktu pakai 3 tahun dari fulvestrant. Pajanan terhadap suhu di bawah 2°C tidak akan merusak produk selama tidak disimpan di bawah suhu - 20°C.

Simpan prefilled syringe dalam kemasan asli untuk melindungi dari cahaya.

Satu syringe per pasien dan syringe kedua perlu disimpan dalam kemasan asli sampai digunakan.



FAQ


Farmakologi

Bagaimana mekanisme kerja Avestrant?

Fulvestrant merupakan antagonis reseptor estrogen kompetitif dengan afinitas sebanding dengan estradiol. Fulvestrant menghambat kerja trofik estrogen tanpa aktivitas agonis parsial (seperti estrogen). Mekanisme kerja fulvestrant dikaitkan dengan down-regulation kadar protein reseptor estrogen.


Apakah fulvestrant efektif untuk pasien kanker payudara?

Hasil uji klinik menunjukkan bahwa fulvestrant efektif dalam memperbaiki survival pasien kanker payudara reseptor hormon positif stadium lanjut baik sebagai terapi lini pertama atau lini berikutnya.


Indikasi/Kegunaan

Avestrant digunakan untuk kasus apa saja?

Avestrant dapat digunakan untuk pasien pasca-menopause dengan kanker payudara stadium lanjut reseptor hormon positif.


Apakah perlu dilakukan pemeriksaan reseptor hormon sebelum Avestrant diberikan?

Pemeriksaan reseptor hormon harus dilakukan sebelum memulai terapi dengan Avestrant.


Cara Pemberian/Penggunaan

Bagaimana cara pemberian Avestrant?

Avestrant harus diberikan sebagai 2 injeksi 5 mL berturut-turut secara injeksi intramuskuler lambat (1-2 menit/injeksi), satu injeksi pada tiap bokong (area gluteal). Hati-hati jika menginjeksikan Avestrant pada lokasi dorsogluteal karena berdekatan dengan nervus sciatica di bawahnya. Petunjuk pemberiannya dapat dilihat dalam informasi produk.


Apakah Avestrant perlu dilarutkan?

Avestrant tidak perlu dilarutkan dan dapat langsung diberikan pada pasien karena bentuk sediaannya adalah prefilled syringe.


Berapa dosis Avestrant yang diberikan?

Dosis yang direkomendasikan adalah 500 mg dengan interval 1 bulan, dengan tambahan dosis 500 mg diberikan 2 minggu setelah dosis pertama.


Apakah fulvestrant bisa dikombinasikan dengan obat lain?

Fulvestrant dapat dikombinasikan dengan penghambat CDK4/6 seperti palbociclib, ribociclib, abemaciclib atau penghambat aromatase non-steroid seperti anastrozole, letrozole.


Hingga berapa lama Avestrant diberikan?

Secara umum, jika diberikan pada kanker stadium lanjut, fulvestrant diberikan sampai penyakitnya progresif atau toksisitas tidak dapat ditoleransi pasien.


Pasien Khusus/Perhatian

Apakah Avestrant dapat diberikan pada anak-anak?

Penggunaan Avestrant pada pasien anak tidak direkomendasikan.


Apakah Avestrant boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?

Avestrant tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui.


Bagaimana penggunaan Avestrant pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

Tidak direkomendasikan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan hati ringan sampai sedang. Namun, karena pajanan fulvestrant dapat meningkat, hati-hati jika fulvestrant digunakan pada pasien tersebut. Tidak terdapat data pada pasien dengan gangguan hati berat.


Bagaimana penggunaan Avestrant pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

Tidak direkomendasikan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan ginjal ringan sampai sedang (bersihan kreatinin ≥ 30 mL/menit). Keamanan dan efikasi belum dievaluasi pada pasien dengan gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin < 30 mL/menit), dan oleh karena itu, hati-hati jika diberikan pada pasien tersebut.


Interaksi Obat

Bagaimana interaksi obat dari Avestrant?

Penyesuaian dosis tidak diperlukan pada pasien yang mendapat fulvestrant dan penghambat atau penginduksi CYP3A4 secara konkomitan.


Efek Samping

Apa saja efek samping Avestrant yang sering dilaporkan?

Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah reaksi pada tempat injeksi, astenia, mual, sakit kepala, dan peningkatan enzim hati (ALT, AST, ALP).


Penyimpanan

Bagaimana penyimpanan Avestrant?

( Simpan dan transportasikan dalam suhu dingin (2-8°C). Penyimpangan suhu di luar 2-8°C harus dibatasi. Penyimpangan suhu memiliki efek kumulatif terhadap kualitas produk dan periode waktu 28 hari tidak boleh melebihi durasi waktu pakai 3 tahun dari fulvestrant. Pajanan terhadap suhu di bawah 2°C tidak akan merusak produk selama tidak disimpan di bawah suhu - 20°C. Simpan prefilled syringe dalam kemasan asli untuk melindungi dari cahaya. Satu syringe per pasien dan syringe kedua perlu disimpan dalam kemasan asli sampai digunakan.