Pengobatan lini pertama standar untuk kanker payudara metastatik yang hormone-receptor (HR) dan human epidermal growth factor receptor 2 (HER2) positif biasanya melibatkan terapi anti-HER2 ganda yang dikombinasikan dengan kemoterapi, diikuti oleh fase pemeliharaan terapi yang ditargetkan pada HER2 dan terapi endokrin. Namun, resistensi terhadap terapi ini tetap menjadi hambatan klinis yang signifikan. Pada uji klinik PATINA, menyelidiki efikasi penambahan palbociclib, a selective inhibitor of cyclin-dependent kinases 4 and 6 (CDK4/6), pada rejimen pemeliharaan standar. Studi ini bertujuan untuk menentukan apakah penambahan ini dapat mengatasi resistensi terapeutik dan meningkatkan hasil pada pasien yang telah menyelesaikan kemoterapi induksi tanpa progresi penyakit.
Dalam tata laksana kanker payudara metastatik, kombinasi terapi yang ditargetkan pada HER2 dan kemoterapi merupakan standar perawatan yang mapan. Meskipun awalnya efektif, mekanisme resistensi terhadap terapi endokrin dan terapi yang ditargetkan pada HER2 pada akhirnya mengganggu pengendalian penyakit jangka panjang. Data praklinis dan klinis awal menunjukkan bahwa penambahan palbociclib dapat membantu mengatasi jalur resistensi ini. Uji klinik PATINA dirancang untuk menguji hipotesis ini secara ketat dengan memperkenalkan palbociclib selama fase pemeliharaan pengobatan.
Uji klinik PATINA adalah uji klinik fase 3, label terbuka, dan acak. Kriteria inklusi meliputi pasien dengan kanker payudara metastatik HR-positif, HER2-positif. Pasien yang memenuhi syarat harus telah menyelesaikan 4 hingga 8 siklus kemoterapi induksi yang dikombinasikan dengan terapi yang ditargetkan pada HER2 tanpa mengalami progresi penyakit. Peserta secara acak ditugaskan dalam rasio 1:1 ke salah 1 dari 2 kelompok:
1. Kelompok Investigasi: Terapi pemeliharaan yang ditargetkan pada HER2 dan terapi endokrin dengan palbociclib
2. Kelompok Standar: Terapi pemeliharaan yang ditargetkan pada HER2 dan terapi endokrin tanpa palbociclib (terapi standar)
Sebanyak 518 pasien menjalani pengacakan untuk penelitian ini terdiri dari kelompok palbociclib sebanyak 261 pasien dan kelompok terapi standar sebanyak 257 pasien. Outcome atau titik akhir utama adalah progression-free survival yang dinilai oleh peneliti. Titik akhir sekunder meliputi respons objektif, manfaat klinis, overall survival, dan profil keamanan.
Pada tindak lanjut median 53,5 bulan, penelitian ini menunjukkan hasil rinci berikut:
• Progression-Free Survival (Titik Akhir Utama):
◦ Durasi median progression-free survival secara signifikan lebih lama pada kelompok palbociclib (44,3 bulan) dibandingkan dengan kelompok terapi standar (29,1 bulan).
◦ Hazard ratio untuk progresi penyakit atau kematian adalah 0,75 (interval kepercayaan 95%, 0,59 hingga 0,96), menunjukkan pengurangan risiko sebesar 25%.
◦ Perbaikan ini signifikan secara statistik dengan nilai p 2 sisi sebesar 0,02.
• Keamanan dan Efek Samping:
◦ Penambahan palbociclib mengakibatkan peningkatan kejadian toksisitas. Efek samping derajat 3 dan 4 masing-masing terjadi pada 79,7% dan 10,0% pasien dalam kelompok palbociclib.
◦ Sebaliknya, efek samping derajat 3 dan 4 masing-masing terjadi pada 30,6% dan 3,6% pasien dalam kelompok terapi standar.
◦ Penyebab utama efek samping ini adalah neutropenia.
Kesimpulan:
Pada uji klinik ini menegaskan bahwa penambahan palbociclib pada terapi pemeliharaan anti-HER2 dan endokrin menghasilkan peningkatan yang signifikan secara statistik dan bermakna secara klinis dalam progression-free survival dibandingkan dengan terapi pemeliharaan standar saja. Meskipun rejimen ini memperpanjang pengendalian penyakit, obat ini dikaitkan dengan peningkatan efek toksik, khususnya neutropenia. Temuan ini mendukung kegunaan penghambatan CDK4/6 dalam mengatasi mekanisme resistensi pada kanker payudara stadium lanjut HR-positif, HER2-positif.
Gambar: Ilustrasi (jcomp-Freepik)
Referensi:
1. Metzger O, Mandrekar S, Goel S, Gligorov J, Lim E, Ciruelos E, et al. Palbociclib for Hormone-Receptor-Positive, HER2-Positive Advanced Breast Cancer. N Engl J Med. 2026;394(5):451-62
2. Larionov AA. Current therapies for human epidermal growth factor receptor 2-positive metastatic breast cancer patients. Front Oncol. 2018;8:89
3. Goel S, Wang Q, Watt AC, Tolaney SM, Dillon DA, Li W, et al. Overcoming therapeutic resistance in HER2-positive breast cancers with CDK4/6 inhibitors. Cancer Cell. 2016;29:255–69.