Detail Article
Kombinasi Vitamin E dengan Atorvastatin Memperbaiki Sensitivitas Insulin dan Ekspresi PPAR-y Pasien DM Tipe 2
dr. Esther Kristiningrum
Jun 28
Share this article
7ae32f440c5cdabae58a611dcf5b2af0.jpg
Updated 05/Jul/2022 .

Sekitar 60% pasien diabetes melitus (DM) tipe 2 memiliki kondisi hiperlipidemia. Dislipidemia dan resistensi insulin dapat mengakibatkan komplikasi mikro- dan makrovaskuler, yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas pada pasien ini. Terapi statin menunjukkan efektif dalam mencegah komplikasi pada pasien DM tipe 2. Dari hasil studi didapatkan pemberian atorvastatin ditambah vitamin E dapat mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan ekspresi mRNA PPAR-g pada pasien DM tipe 2.


Statin mengaktivasi peroxisome proliferator-activated receptor gamma (PPAR-g) yang meregulasi ekspresi beberapa gen yang terlibat dalam metabolisme lemak. PPAR-y juga memperbaiki sensitivitas insulin dan kadar glukosa. Namun, beberapa studi telah melaporkan bahwa atorvastatin dapat menyebabkan kontrol glikemik yang buruk pada pasien diabetes.

 

Uji klinik acak tersamar ganda telah dilakukan pada 30 pasien wanita DM tipe 2 yang mendapat atorvastatin ditambah plasebo (n = 15) atau atorvastatin ditambah vitamin E (n = 15). Atorvastatin diberikan dengan dosis 20 mg/hari dan vitamin E diberikan dengan dosis 400 IU/hari selama 12 minggu. Semua pasien mendapat obat untuk mengontrol gula darah yang sebanding antara kedua kelompok. Dalam studi tersebut dilakukan pengukuran antropometri dan biokimia sebelum dan setelah intervensi. Selain itu, juga dilakukan pengukuran ekspresi PPAR-y dalam sel mononuklear darah perifer (PBMC).

 

Hasilnya menunjukkan bahwa setelah penyesuaian basal, ditemukan perbaikan yang signifikan pada homeostatic model assessment for insulin resistance (HOMA-IR) (p=0,04) dan kadar insulin serum (p<0,001) pada kelompok atorvastatin ditambah vitamin E dibandingkan dengan kelompok atorvastatin ditambah plasebo. Selain itu, pemberian vitamin E bersama dengan atorvastatin secara signifikan meningkatkan ekspresi PPAR-y (OR=5,4; p=0,04) pada PBMC pasien DM tipe 2


Dari hasil studi tersebut disimpulkan bahwa pemberian atorvastatin ditambah vitamin E dapat mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan ekspresi mRNA PPAR-y pada pasien DM tipe 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memperkuat temuan tersebut.

 


Gambar: Ilustrasi

Referensi:

Tabaei BS, Mousavi SN, Rahimian AA, Rostamkhani H, Mellati AA, Jameshorani M. Co-administration of vitamin E and atorvastatin improves insulin sensitivity and peroxisome proliferator-activated receptor-γ expression in type 2 diabetic patients: A randomized double-blind clinical trial. Iran J Med Sci. 2022;47(2):114-22. doi: 10.30476/ijms.2021.89102.1981.


Share this article
Related Articles
Metformin dan Perubahan Gaya Hidup Bermanfaat untuk Anak dengan Obesitas dan Resistensi Insulin
dr. Lyon | 20 Jul 2022
Terapi Metformin-Glimepiride Menurunkan HbA1c dan Berat Badan yang Lebih Signifikan Dibandingkan Metformin-Glibenclamide
dr. Lyon Clement | 26 Apr 2022
Efektivitas ω-3 Krill Oil pada Pasien dengan Hipertrigliserida Berat
dr. Della Sulamita | 06 Apr 2022
Kadar Vitamin D3 Serum Berkorelasi Negatif Terhadap Resistensi Insulin
dr. Hasna Mardhiah | 01 Apr 2022
Terapi Jangka Panjang Dapagliflozin + Saxagliptin + Metformin Meningkatkan Proporsi Pasien yang Mencapai Target HbA1C
dr. Lupita Wijaya | 30 Mar 2022
Vitamin C dan E Bermanfaat pada Pasien DM Tipe 2 dengan Terapi Metformin
dr. Esther Kristiningrum | 22 Mar 2022
Penggantian Insulin NPH ke Glargine, Profil Glikemik Lebih Baik dengan Risiko Hipoglikemia Lebih Rendah pada Pasien DM Tipe 1 dan 2
dr. Lupita Wijaya | 23 Feb 2022
Saxagliptin secara Signifikan Menurunkan Glukosa Post-Prandial pada pasien Obesitas dengan Intoleransi Glukosa
dr. Lupita Wijaya | 02 Feb 2022
COVID-19 Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Diabetes pada Pasien Di bawah 18 tahun
dr. Hasna Mardhiah | 18 Jan 2022
Anemia Defisiensi Besi Mempengaruhi Prematuritas, Pertumbuhan Janin dan Infeksi Postpartum
dr. Josephine Herwita Atepela BC | 13 Jan 2022