Detail Article
Vaksin Booster BCG pada Dewasa, Apakah dapat Digunakan untuk Pencegahan COVID-19?
dr. Josephine Herwita
Sep 24
Share this article
ba3b9f24ace65430c3267f30cd43fd23.jpg
Updated 13/Okt/2021 .

Bacille Calmette-Guerin (BCG) adalah vaksin untuk infeksi bakteri Myobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit tuberkulosis (TBC) paru ataupun ekstra paru. Vaksin BCG sudah lama masuk ke dalam vaksinasi dasar yang harus didapatkan oleh bayi baru lahir di Indonesia. 


Studi epidemiologis oleh Berg, et al, menyebutkan bahwa negara dengan populasi yang sudah tervaksinasi BCG memiliki laju kasus dan kematian akibat COVID-19 yang lebih lambat dibandingkan negara yang tidak menerapkan vaksinasi BCG. Studi ini melakukan perbandingan laju kasus dan laju kematian pada 30 hari pertama terjadinya pandemi pada 3 kelompok negara, yaitu negara yang menerapkan kewajiban vaksin BCG paling lambat pada tahun 2000, negara yang dahulu menerapkan kewajiban vaksin BCG namun ditarik sebelum tahun 2000, dan negara yang tidak pernah mewajibkan vaksinasi BCG. Laju kasus terkonfirmasi dinilai pada 135 negara, sedangkan laju kematian terkait COVID-19 dinilai pada 134 negara.


Hasil studi didapatkan laju kasus terkonfirmasi lebih lambat pada negara yang mewajibkan vaksin BCG dibanding yang tidak (p<0,001). Laju yang lamban juga didapatkan pada negara yang telah mencabut kewajiban vaksin BCG dibandingkan negara yang sama sekali tidak mewajibkan, namun tidak signifikan secara statistik. Selain itu, laju kematian terkait COVID-19 juga didapatkan signifikan lebih rendah pada negara yang mewajibkan vaksin BCG dibanding yang tidak. Sedangkan, negara yang telah mencabut kewajiban vaksin BCG tidak menunjukkan perbedaan signifikan dengan negara yang sama sekali tidak mewajibkan.


Hal ini diperkirakan terjadi karena BCG memiliki efek non-spesifik (nonspecific effects/NSE) dalam meningkatkan imunitas. NSE diperkirakan terjadi tidak hanya karena sistem imunitas adaptif, namun juga proses induksi dan enhancement pada sistem imunitas bawaan, atau innate immunity, yang menyebabkan imunitas menjadi terlatih atau trained immunity. Sayangnya, semakin bertambahnya usia, imunitas dari vaksinasi BCG yang diberikan ketika lahir akan menurun. Oleh karena itu, dibutuhkan vaksinasi BCG booster untuk mempertahankan respon sel-sel imun.


Teori ini menjadi dasar bagi The Emirates International Hospital (EIH) untuk menawarkan vaksinasi BCG booster bagi karyawannya. EIH juga merupakan pusat pemeriksaan dan perawatan COVID-19 di daerahnya, sehingga karyawannya dapat dikelompokkan sebagai kelompok risiko tinggi terpapar COVID-19.


Dari total 280 karyawan, sebanyak 71 orang menerima vaksinasi BCG booster, di antaranya 19% dokter, 17,7% perawat, 3,8% asisten perawat, 7,6% resepsionis, dan 41,8% karyawan administrasi menerima vaksinasi BCG booster pada bulan Maret 2020. Hingga bulan Juni 2020, tercatat sebanyak 18 karyawan EIH terdeteksi positif terinfeksi COVID-19, 13 di antaranya mengalami gejala, dan 5 tidak bergejala. Dari 18 karyawan tersebut, tidak ada yang berasal dari kelompok menerima BCG booster. Oleh karena itu, tingkat infeksi pada kelompok yang tidak menerima BCG booster adalah 18/209 atau 8,6%, sedangkan pada kelompok yang menerima BCG booster adalah 0/71 orang atau 0%. Secara statistik, perbedaan persentase tingkat infeksi pada kedua kelompok tersebut menunjukkan signifikansi (p=0,004).


Kedua kelompok telah mendapatkan vaksinasi BCG ketika lahir, namun tidak ada informasi spesifik merk vaksin yang digunakan. Dari 18 karyawan yang terinfeksi, tidak ada kegiatan risiko tinggi di luar tempat kerja, tidak ada penularan dari rumah tangga, dan tidak ada riwayat bepergian.


Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa vaksinasi BCG booster pada dewasa mungkin dapat membantu dalam pencegahan COVID-19 karena adanya imunitas oleh NSE vaksin BCG terhadap infeksi SARS-CoV-2. Namun, studi klinis lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperjelas peran vaksin BCG dalam pandemi COVID-19.

 


Gambar: Ilustrasi (Photo by Gustavo Fring from Pexels)

Referensi:

1. Berg MK, Yu Q, Salvador CE, Melani I, Kitayama S. Mandated bacillus Calmette-Guérin (BCG) vaccination predicts flattened curves for the spread of COVID-19. Science Advances. 2020;6(32). 

2. Amirlak lradj, Haddad R, Hardy JD, Khaled NS, Chung MH, Amirlak B. Effectiveness of booster BCG vaccination in preventing COVID-19 infection. Human Vaccines & Immunotherapeutics. 2021;:1–3. 

3. IDAI | Jadwal Imunisasi IDAI 2020 [Internet]. [cited 2021 Sep 22]. Available from: https://www.idai.or.id/tentang-idai/pernyataan-idai/jadwal-imunisasi-idai-2020


Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Trastuzumab plus Docetaxel untuk Karsinoma Saluran Saliva HER2 Positif
dr. Hastarita Lawrenti | 13 Des 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi dan Keamanan Beberapa Pilihan Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 12 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
dr. Dedyanto Henky Saputra | 14 Feb 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Piperacillin/tazobactam untuk Anak dengan Demam Neutropenia
dr Johan Indra Lukito | 11 Mar 2019