Detail Article
Imunitas Infeksi Virus Dengue Melindungi Infeksi Virus Zika
Dokter Kalbemed
Feb 21
Share this article
img-Nyamuk1.jpg
Updated 22/Mei/2020 .

Dinamika infeksi virus Zika (ZIKV) sulit dikarakterisasi. Banyak infeksi ZIKV tidak menunjukkan gejala, dan presentasi klinis ZIKV tidak spesifik. Hasil klinis yang terkait dengan virus Zika (ZIKV) di Amerika telah didokumentasikan dengan baik, tetapi aspek pandemi lainnya, seperti tingkat serangan dan faktor risiko, kurang dipahami. Hubungan antara infeksi ZIKV dan kasus mikrosefali membuatnya penting untuk menentukan apakah peningkatan kekebalan  dapat mencegah penularan besar di masa depan.

 

Dinamika infeksi virus Zika (ZIKV) sulit dikarakterisasi. Banyak infeksi ZIKV tidak menunjukkan gejala, dan presentasi klinis ZIKV tidak spesifik. Hasil klinis yang terkait dengan virus Zika (ZIKV) di Amerika telah didokumentasikan dengan baik, tetapi aspek pandemi lainnya, seperti tingkat serangan dan faktor risiko, kurang dipahami. Hubungan antara infeksi ZIKV dan kasus mikrosefali membuatnya penting untuk menentukan apakah peningkatan kekebalan  dapat mencegah penularan besar di masa depan.

Beberapa studi menunjukkan bahwa ada korelasi antara kekebalan akibat infeksi virus Dengue dengan virus Zika (ZIKV).  Virus dengue (DENV), merupakan sebuah patogen endemik yang secara genetik dan antigen mirip dengan ZIKV dan telah dihipotesiskan untuk mempromosikan dan menekan munculnya ZIKV. Sejumlah penelitian in vitro menunjukkan peningkatan infeksi ZIKV di hadapan antibodi DENV, tetapi hasil dari penelitian in vivo kurang jelas. Kekebalan terhadap DENV telah ditunjukkan secara eksperimental untuk menetralkan dan melindungi terhadap infeksi ZIKV dan karenanya dapat mengurangi kemungkinan keberhasilan pembentukan ZIKV pada populasi yang kebal terhadap DENV. Namun hingga saat ini, pengaruh kekebalan DENV yang sudah ada sebelumnya pada kerentanan atau resistensi terhadap infeksi ZIKV belum dievaluasi secara ketat pada populasi manusia.

Studi terbaru yang dilakukan Dr. Rodriguez-Barraquer  dari Department of Medicine, University of California, San Francisco, CA, USA.dan kolega. Melakukan studi kesehatan jangka panjang yang sedang berlangsung di Salvador, Brasil, yang merupakan pusat penyebaran baru-baru ini di Amerika. Mereka menggunakan beberapa tes serologis, dari sebelum dan sesudah munculnya ZIKV pada Oktober 2015, untuk membedakan tanggapan kekebalan ZIKV dari mereka yang melawan virus Dengue (DENV). Sekitar 73% populasi diserang oleh ZIKV. Kehadiran antibodi yang sudah ada sebelumnya untuk DENV dikaitkan dengan risiko infeksi ZIKV yang lebih sedikit dan gejala yang lebih sedikit. Titer antibodi tinggi yang sudah ada sebelumnya untuk virus dengue dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi ZIKV dan gejala. (Red)


Image: Ilustrasi (sumber: https://www.euroweeklynews.com)
Referensi: Isabel Rodriguez-Barraquer,Federico Costa, Eduardo J. M. Nascimento, Nivison Nery Júnior, Priscila M. S. Castanha,. et al. Impact of preexisting dengue immunity on Zika virus emergence in a dengue endemic region. Science  2019:363(6427):607-10.

Share this article
Related Articles
Mengenal Varian Omicron (2)
dr. Kupiya | 03 Des 2021
Mengenal Varian Omicron (1)
dr. Kupiya | 01 Des 2021
COVID-19, Varian Omicron Masuk Kategori "Variant of Concern"
dr. Kupiya | 30 Nov 2021
Fraksi Trombosit Muda Dapat Sebagai Penanda Perkembangan Demam Berdarah
dr. Kupiya | 26 Nov 2021
Anosmia Pada Covid-19, Bagaimana Mekanismenya?
dr. Kupiya | 24 Nov 2021
Calcitriol Meningkatkan Oksigenasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit
dr. Esther Kristiningrum | 02 Des 2021
Suplementasi Zinc Menurunkan Penanda Inflamasi dan Stres Oksidatif
Dr. Della Sulamita Mahendro | 25 Nov 2021
Klonidin Epidural Memperpanjang Efek Anestesi Lokal
dr. Laurencia Ardi | 29 Nov 2021
Suplemen Multivitamin Membantu Memperlambat Penurunan Kognitif
dr. Esther Kristiningrum | 23 Nov 2021
Citicoline Meningkatkan Fungsi Memori pada Lanjut Usia Sehat
dr. Yohanes Jonathan | 22 Nov 2021