Detail Article
Pemberian Albumin vs Hydroxyethyl Starch 6% 130/0,4 pada Operasi Jantung, Ini Studi Meta-analisisnya
dr. Laurencia Ardi
Jul 01
Share this article
166d940228a2f08265966fc4ee877303.jpg
Updated 04/Jul/2022 .

Pemberian cairan merupakan kunci utama untuk mempertahankan status normovolemia pada pasien yang menjalani operasi jantung. Dibutuhkan cairan yang lebih banyak untuk stabilisasi hemodinamik pada operasi jantung. Terapi cairan sangat penting untuk mencegah terjadinya gagal ginjal akut pasca-operasi dan mortalitas. 

Terlebih, cardiopulmonary bypass (CPB) pada operasi jantung mengaktifkan sistem pembekuan dan meningkatkan kerusakan dari fungsi koagulasi. Pemilihan cairan selama sebelum tindakan CPB dan ekspansi volume perioperatif dapat berpengaruh terhadap risiko terjadinya pembekuan yang berlebihan. Cairan yang sering digunakan adalah kristaloid, albumin, dan koloid sintetik.

 

Berikut penelitian meta-analisis yang bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan keamanan hydroxyethyl starch (HES) 6% 130/0,4 vs albumin pada operasi jantung. Metodenya adalah dengan mengumpulkan penelitian RCT yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 10 dengan jumlah subjek 1567. Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan terhadap volume total infus antara kedua kelompok [P=0,64, Fixed Efect Model (FEM): standardized mean diference (SMD)=0,04, 95% confidence interval (CI) (− 0,12, 0,20)]. 


Sedangkan untuk keamanan, albumin menunjukkan risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan HES 6% 130/0,4 terhadap kejadian kehilangan darah [p=0,02; FEM: SMD: 0,22; 95% CI (0,03, 0,41)]. Tidak ada perbedaan terhadap frekuensi transfusi (p=0,20; RR=1,11; 95% CI (0,95, 1,27)), lama tinggal di ICU [p=0,05; FEM: SMD=− 0,18, 95% CI (− 0,36, 0,00)], dan lama tinggal di RS [p=0,32; FEM: SMD=− 0,11, 95% CI (− 0,32, 0,10)] pada kedua kelompok. Kejadian gagal ginjal akut, terapi pengganti ginjal dan mortalitas pada kedua kelompok sebanding.


Berdasarkan penelitian meta-analisis menunjukkan bahwa hydroxyethyl starch 6% 130/0,4 dapat menggantikan penggunaan human albumin karena mempunyai efektivitas dan keamanan yang sebanding. Selain itu, dengan penggunaan hydroxyethyl starch 6% 130/0,4 dapat membantu menurunkan biaya pada pasien yang menjalani operasi jantung.

 


Gambar: Ilustrasi

Referensi:

Wei L, Li D, Sun L. The comparison of albumin and 6% hydroxyethyl starches   (130/0.4) in cardiac surgery: A meta-analysis of randomized controlled clinical trials. BMC Surg 2021;21:342.

 





Share this article
Related Articles
Cilostazol Menurunkan Risiko Major Coronary Event Pasien Penyakit Jantung Koroner dan dengan Risiko Tinggi Penyakit Kardiovaskular
dr. Lyon Clement | 17 Jan 2023
Efek Video Game Terhadap Ritme Jantung pada Anak
dr Kupiya | 13 Okt 2022
Konsumsi Kopi Berhubungan dengan Penurunan Kejadian Penyakit Kardiovaskular dan Kematian
dr. Lyon Clement | 04 Okt 2022
Pemanis Buatan, Adakah Korelasinya Dengan Penyakit Kardiovaskuler?
dr. Kupiya | 20 Sep 2022
Profil Keamanan Fondaparinux Lebih Baik Dibandingkan UFH sebagai Antikoagulan Pasca-tindakan PCI
dr. Lyon Clement | 12 Sep 2022
Suplementasi Vitamin D Bermanfaat pada Pasien Hipertensi Esensial
dr. Esther Kristiningrum | 02 Sep 2022
Efek Kardioprotektif Kombinasi Propofol–Dexmedetomidine pada Operasi Jantung Terbuka
dr. Laurencia Ardi | 05 Agt 2022
Kombinasi Terapi Vasopressin, Steroid, Epinephrine pada Henti Jantung, Ini Manfaatnya
dr. Laurencia Ardi | 01 Agt 2022
L-carnitine untuk Anemia pada Penderita Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis, Ini Studi Meta-analisisnya
dr. Lyon Clement | 29 Jul 2022
Vitamin C Memperbaiki Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri Jantung
dr. Esther Kristiningrum | 15 Jul 2022