Detail Article
Hasil Meta-analisis. Vitamin C Memperpendek Waktu Rawat Inap di ICU
dr. Natalia Christine Go
May 22
Share this article
img-Jeruk.jpg
Updated 21/Jul/2020 .

Sejumlah uji coba terkontrol sebelumnya telah menemukan bahwa dalam beberapa konteks, vitamin C dapat memiliki efek menguntungkan pada tekanan darah, infeksi, bronkokonstriksi, 

Sejumlah uji coba terkontrol sebelumnya telah menemukan bahwa dalam beberapa konteks, vitamin C dapat memiliki efek menguntungkan pada tekanan darah, infeksi, bronkokonstriksi, fibrilasi atrium, dan cedera ginjal akut. Namun, signifikansi praktis dari efek ini tidak jelas. Hasil dari studi meta-analisis yang dilakukan Dr. Harri Hemilä dari Department of Public Health, University of Helsinki, dan kolega menunjukkan bahwa suplementasi vitamin C mampu mempercepat waktu rawat inap pasien di ruang ICU.

Dalam studi tersebut peneliti mengevaluasi apakah vitamin C memiliki efek pada hasil praktis: lama tinggal di unit perawatan intensif (ICU) dan waktu penggunaan ventilasi mekanik. Peneliti mengidentifikasi 18 percobaan terkontrol yang relevan dengan total responden 2004 pasien, 13 studi di antaranya pada pasien yang menjalani operasi jantung elektif. Meta-analisis menggunakan varians terbalik, "fixed effect options", menggunakan rasio skala rata-rata. 

Dalam 12 studi dengan subyek 1766 pasien, vitamin C secara bermakna mengurangi lama tinggal di ICU rata-rata sebesar 7,8% (95% CI: 4,2% - 11,2%; p = 0,00003). Dalam enam studi, vitamin C yang diberikan secara oral dalam dosis 1-3 g/hari (rata-rata tertimbang 2,0 g/hari) secara bermakna mengurangi lamanya tinggal di ICU sebesar 8,6% (p = 0,003). Dalam tiga studi di mana pasien membutuhkan ventilasi mekanik selama lebih dari 24 jam, vitamin C memperpendek waktu penggunaan ventilasi mekanik sebesar 18,2% (95% CI 7,7% - 27%; p = 0,001). 

Dari hasil studi tersebut peneliti menyebutkan bahwa, mengingat biaya vitamin C yang tidak signifikan, bahkan pengurangan 8% dalam masa inap di ICU patut ditelusuri. Efek vitamin C pada pasien ICU harus diselidiki lebih rinci.

 


Image: Ilustrasi

Referensi: Hemila H, Chalker E. Vitamin C can shorten the length of stay in the ICU: A Meta-Analysis. Nutrients. 2019;11:708. [Internet] [Cited 22/05/2020]. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30934660/

Share this article
Related Articles
Vitamin C Menurunkan Risiko Fibrilasi Atrium pada Pasien Pasca-bedah Jantung
Admin | 06 May 2018
Vitamin C Bermanfaat Untuk Kesehatan Kulit
dr. Angeline Fanardy | 15 Jan 2019
Suplementasi Creatine Nitrate Meningkatkan Performa Latihan
Dokter Kalbemed | 24 Jan 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Vitamin C, Adakah Manfaat bagi Jantung?
Esther Kristiningrum | 20 Mar 2019
Pemberian Nutrisi Parenteral pada Pasien ICU dapat Menurunkan Biaya Perawatan
Laurencia Ardi | 01 Apr 2019
Antioksidan, Adakah Manfaat untuk Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah?
dr. Angeline Fanardy | 28 Apr 2019
Makan Tinggi Protein pada Pasien ICU untuk Status Nutrisi yang Lebih Baik
Dedyanto Henky Saputra | 25 Aug 2019
Ini Salah Satu Manfaat Vitamin C Untuk Perokok
Esther Kristiningrum | 26 Sep 2019
Vitamin C Mengurangi Nyeri Pascaoperasi Trauma Kaki
Esther Kristiningrum | 03 Dec 2019