Detail Article
Statin, Adakah Manfaatnya Pada TB Aktif?
Jane Cherub
Aug 08
Share this article
img-Kultur1.png
Updated 22/May/2020 .

Statin merupakan obat penurun lipid yang digunakan secara luas untuk menurunkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Beberapa studi menunjukkan sifat anti-inflamasi dan imunomodulatoris dari statin dapat menurunkan risiko penyakit infeksius dan mortalitas terkait-infeksi. 

Statin merupakan obat penurun lipid yang digunakan secara luas untuk menurunkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Beberapa studi menunjukkan sifat anti-inflamasi dan imunomodulatoris dari statin dapat menurunkan risiko penyakit infeksius dan mortalitas terkait-infeksi. Secara spesifik, sifat-sifat tersebut dapat mempengaruhi perkembangan tuberkulosis (TB). Namun, hubungan antara penggunaan statin dan penyakit TB aktif masih belum jelas. 

Silahkan baca juga: Statin berpotensi menurunkan risiko demensia pada pasca gegar otak, benarkah?

Sebuah studi yang dilakukan Kim dan kolega mempelajari kaitan antara statin dan risiko TB aktif dengan menggunakan skor prospensity matching. Dalam studi ini digunakan data dari south Korea’s National Health Insurance dari hampir 1 juta orang, setelah dilakukan prospensity score matching didapatkan 26.036 individu yang menderita TB aktif sejak tahun 2003 hingga 2013. Selama durasi studi, 150 kasus TB pada 31.645 person-years (4,74 per 1.000 person-years; 95% CI: 3,98-5,50) berkembang pada individu yang menggunakan statin dan 902 TB aktif pada 153.041 person-years (5,88 per 1.000 person-years; 95% CI: 5,50-6,26) berkembang pada individu yang tidak menggunakan statin. 

Silahkan baca juga: Kadar kolesterol LDL kurang dari 70 mg/dL, terbukti meningkatkan risiko stroke pendarahan

Pada individu yang menggunakan statin didapati risiko TB yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan yang tidak menggunakan statin, dengan hazard ratio (HR) 0,78 (95% CI: 0,65-0,93; P= 0,006). Selain itu, dilakukan analisis subkelompok yang menunjukkan penggunaan statin menurunkan TB secara signifikan pada individu tanpa diabetes (HR: 0,73; 95% CI: 0,56-0,95; P=0,018) tetapi tidak pada individu tanpa diabetes (HR: 0,83; 95% CI: 0,54-1,28; P=0,40). 

Berdasarkan temuan-temuan epidemiologis diatas, disimpulkan bahwa penggunaan statin menurunkan risiko terkena TB aktif. Efek protektif statin terhadap TB dilemahkan oleh diabetes. Diperlukan studi klinis lanjutan untuk mengonfirmasi temuan ini. 

 

Silahkan baca juga:Truvask, untuk tatalaksana hiperlipidemia

Image: Ilustrasi (www.pennmedicine.org)
Referensi: Kim MC , Yun SC, Kim SH. Poster Abstract Session: Tuberculosis and Other Mycobacterial Infections. Statins decrease the risk of active tuberculosis: a propensity score-matched analysis [Internet]. 2018 [cited 2018 October 31]. Available from: https://idsa.confex.com/idsa/2018/webprogram/Paper71467.html

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Kombinasi Sinbiotik – Sitagliptin Bermanfaat pada Pasien Perlemakan Hati Non-alkohol (NAFLD)
Lupita Wijaya | 11 Mar 2019
Suplemen Asam Amino Glutamin dapat Memperbaiki Gejala Sakit Pencernaan IBS, Benarkah?
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019
Hubungan Kadar Vitamin A, E, dan Zinc dengan Keparahan Acne Vulgaris
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019
Efektivitas dan Keamanan Mycophenolate Mofetil sebagai Pengobatan Pasien Lupus Nefritis
Dokter Kalbemed | 15 Mar 2019