Studi retrospektif dilakukan untuk mengevaluasi efek kombinasi metformin dan insulin aspart pada pasien dengan diabetes melitus gestasional (GDM). Seluruh pasien mendapatkan intervensi diet dan olahraga. Pasien menerima terapi insulin aspart saja atau terapi kombinasi dengan metformin. Kedua kelompok melanjutkan pengobatan hingga persalinan.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kombinasi metformin dan insulin aspart menunjukkan manfaat terapeutik yang signifikan dalam penatalaksanaan GDM. Terapi ini secara efektif mengatur kadar glukosa darah dan metabolisme lipid, mengontrol kenaikan berat badan, meningkatkan fungsi imun, menurunkan resistensi insulin, menekan proses inflamasi, serta mengurangi kejadian luaran persalinan yang merugikan, dengan profil keamanan obat yang baik.
Saat ini, penanganan klinis diabetes melitus gestasional (GDM) biasanya melibatkan olahraga dan intervensi diet untuk menurunkan kadar glukosa darah. Namun, beberapa pasien masih menghadapi kontrol glikemik yang tidak memadai dan membutuhkan obat antidiabetes. Pengobatan utama untuk GDM meliputi agen hipoglikemik oral (seperti glyburide, metformin) serta preparat insulin (seperti insulin lispro, insulin aspart). Efektivitas obat-obatan ini dapat bervariasi, dan belum ada protokol pengobatan standar yang ditetapkan.
Insulin aspart umumnya digunakan untuk pengobatan GDM (diabetes melitus gestasional). Pada beberapa pasien, monoterapi insulin aspart mungkin tidak memberikan kontrol glukosa darah yang ideal. Selain itu, metode injeksi subkutan dapat memengaruhi hasil terapi jika tidak diberikan dengan benar. Akibatnya, pengobatan kombinasi dengan obat lain seringkali diperlukan. Metformin telah digunakan untuk meningkatkan pemanfaatan glukosa, mengurangi penyerapan glukosa di usus, dan memperbaiki resistensi insulin.
Studi retrospektif dilakukan untuk mengevaluasi efek metformin yang dikombinasikan dengan insulin aspart pada pasien dengan GDM (Diabetes Melitus Gestasional). Kriteria inklusi pasien adalah berusia antara 20 dan 40 tahun, memiliki data klinis lengkap, mengandung janin tunggal dengan posisi janin normal, membutuhkan pengobatan karena kontrol glukosa darah yang tidak memadai melalui olahraga dan modifikasi diet, dan menunjukkan kepatuhan pengobatan yang baik. Data klinis dari 95 pasien GDM dianalisis secara retrospektif.
Semua pasien menerima intervensi diet dan olahraga. Kelompok kontrol menerima insulin aspart yang diberikan secara subkutan dengan dosis 0,5-1,0 U/kg dan kelompok studi menerima pengobatan kombinasi dengan metformin (dosis awal 0,5 g sekali sehari, ditingkatkan 0,5 g setiap hari setelah satu minggu). Kedua kelompok melanjutkan pengobatan hingga persalinan.
Berikut adalah hasil penelitian tersebut:

- Setelah terapi, kadar glukosa darah menurun secara bermakna di kedua kelompok, dengan kadar yang lebih rendah terpantau pada kelompok studi (p < 0,05).
- Kedua kelompok menunjukkan peningkatan berat badan, tetapi peningkatan tersebut lebih kecil pada kelompok studi (p < 0,05).
- Kadar TC, TG, LDL-C, FINS, HOMA-IR, dan penanda inflamasi menurun secara bermakna di kedua kelompok, dengan penurunan yang lebih besar pada kelompok studi (p < 0,05).
- HDL-C, penanda fungsi imun, dan HOMA-β meningkat, dengan peningkatan yang lebih bermakna pada kelompok studi (p < 0,05).
Kesimpulan:
Penelitian ini adalah kombinasi metformin dengan insulin aspart menunjukkan manfaat terapeutik yang bermakna dalam pengobatan GDM. Kombinasi ini secara efektif mengatur metabolisme glukosa dan lipid darah, mengendalikan penambahan berat badan, meningkatkan fungsi imun, mengurangi resistensi insulin, menekan peradangan, dan menurunkan kejadian adverse delivery outcome, dengan keamanan obat yang baik.
Gambar: Ilustrasi (Sumber: Envato elements)
Referensi:
- Cui J, Huang Y, Wang X. Effects of metformin combined with insulin aspart on gestational weight gain, lipid metabolism, immune function, and delivery outcomes in pregnant women with gestational diabetes. Am J Transl Res. 2025;17(5):3435–44 doi: 10.62347/ROSD8026.
- Gerede A, Domali E, Chatzakis C, Margioula-Siarkou C, Petousis S, Stavros S, et al. Metformin for treating gestational diabetes: what have we learned during the last two decades? a systematic review. Life 2025;15(1):130 doi: 10.3390/life15010130.