Detail Article
Infeksi Serius pada Paruh Baya Berhubungan dengan Alzheimer dan Penyakit Parkinson Lebih Awal
dr. Kupiya
Sep 23
Share this article
6c8d00ba644fb09989e058840d3af929.jpg
Updated 26/Sep/2022 .

Pasien usia awal dan paruh baya yang terinfeksi dan memerlukan perawatan di rumah sakit tampaknya memiliki peningkatan risiko penyakit neurodegeneratif, termasuk penyakit Alzheimer (AD) dan penyakit Parkinson (PD) pada usia yang relatif muda, menurut penelitian baru. Studi ini dilakukan oleh Jiangwei Sun., PhD, seorang peneliti postdoctoral di Departemen Epidemiologi Medis dan Biostatistik, Karolinska Institutet, Stockholm yang hasilnya telah dipublikasikan secara online pada 15 September di PLOS Medicine 2022.


Peneliti di Swedia ini menganalisis data dari beberapa pendaftar nasional yang besar, dan membandingkan individu yang didiagnosis dengan penyakit Alzheimer (AD), penyakit Parkinson (PD), dan amyotrophic lateral sclerosis (ALS) dengan kontrol yang sesuai dengan usia dan jenis kelamin yang dipilih secara acak dari populasi umum.


Ditemukan bahwa mereka yang mengalami infeksi dan dirawat di rumah sakit 5 tahun atau lebih sebelumnya memiliki 16% peningkatan risiko DA dan 0,04% peningkatan risiko PD. Infeksi multipel sebelum usia 30 tahun memberikan lebih dari 2,5 kali peningkatan risiko DA dan 1,5 kali peningkatan risiko PD sebelum usia 60 tahun. Peningkatan risiko DA dan PD dikaitkan dengan bakteri, virus, infeksi lain dan tempat infeksi yang berbeda, termasuk infeksi gastrointestinal, dan saluran kemih.


Dari studi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa individu dengan infeksi yang dirawat di rumah sakit, terutama yang terjadi pada awal paruh baya, memiliki peningkatan risiko terjadinya AD dan PD, yang disebabkan oleh kasus yang didiagnosis sebelum 60 tahun.


Namun, studi lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi temuan ini, untuk menjelaskan mekanisme yang mendasarinya, dan untuk menentukan apakah kontrol yang lebih baik dari infeksi yang dirawat di rumah sakit dapat mencegah atau menunda timbulnya penyakit neurodegeneratif, terutama yang dengan onset relatif awal dalam kehidupan.



Gambar: Ilustrasi (sumber: https://www.bhf.org.uk/)

Referensi: 

1.Jiangwei Sun ,Jonas F. Ludvigsson,Caroline Ingre,Fredrik Piehl,Karin Wirdefeldt,Ulrika Zagai,Weimin Ye,Fang Fang. Hospital-treated infections in early- and mid-life and risk of Alzheimer’s disease, Parkinson’s disease, and amyotrophic lateral sclerosis: A nationwide nested case-control study in Sweden. PLOS Medicine. Internet [Cited 22/09/2022]. Availabe from:https://journals.plos.org/plosmedicine/article?id=10.1371/journal.pmed.1004092

2. Batya Swift Yasgur MA, LSW.Serious Infections Linked to Early Alzheimer's, Parkinson's Disease.https://www.medscape.com/viewarticle/981175#vp_1


Share this article
Related Articles
Lebih dari 50% Penyakit Menular Diperparah oleh Perubahan Iklim
dr. Kupiya | 13 Sep 2022
Manfaat Tecovirimat pada Monkeypox
dr Kupiya | 09 Agt 2022
Kombinasi Acetyl-L-Carnitine, ALA, dan CoQ10 Berpotensi Mencegah Hepatotoksisitas Disebabkan Obat Antituberkulosis.
dr. Lyon Clement | 08 Agt 2022
Seputar HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease)
dr. Johan Indra Lukita | 20 Jun 2022
Virus Cacar Monyet, Inang dan Jalur Penularannya. Sebuah Tinjauan Sistematis tentang Zoonosis Patogen
dr. Kupiya | 25 Mei 2022
Pemberian Cidofovir untuk Infeksi Adenovirus pada Anak, Ini Studinya
dr. Josephine Herwita | 11 Mei 2022
Pemberian Levofloxacin Menurunkan Risiko Kematian pada Pneumonia yang Disebabkan oleh Stenotrophomonas maltophilia
dr. Lyon Clement | 05 Mei 2022
24 Fakta Seputar Tuberkulosis yang Perlu Diketahui
dr. Johan Indra Lukito | 24 Mar 2022
Molnupiravir Efektif Kurangi Risiko Rawat Inap atau Kematian Pasien COVID-19 Dewasa yang Tidak Dirawat di Rumah Sakit
dr. Johan Indra Lukito | 08 Mar 2022
Dolutegravir, Obat HIV Lini Pertama/Kedua untuk Anak-anak
dr. Yohanes Jonathan | 17 Feb 2022