Detail Article
Keamanan Penggunaan Enoxaparin pada Kehamilan
Dr. Martinova Sari Panggabean
Mei 24
Share this article
030c65873b5c50b01515c6e138a32794.jpg
Updated 20/Mei/2022 .

Pedoman internasional mendukung preferensi penggunaan LMWH (low-molecular-weight heparin) dibandingkan UFH (unfractionated heparin) dan agen antikoagulan oral lainnya untuk pengobatan tromboemboli dan tromboprofilaksis selama kehamilan. Namun, rekomendasi ini sebagian besar didasarkan pada konsensus atau pendapat ahli. Di samping itu, studi-studi pendukung mengenai manfaat penggunaan LMWH untuk pengobatan tromboemboli dan tromboprofilaksis selama kehamilan sudah sangat lama sehingga perlu dilakukan penelitian berkualitas tinggi lebih lanjut untuk mengevaluasi keamanan dan efikasi LMWH pada kasus kehamilan.

Sebuah tinjauan sistematik dan meta-analisis yang dilakukan oleh Dr. Barry Jacobson dan kolega yang telah dipublikasikan secara online dalam Advances in Therapy tahun 2020, menyebutkan bahwa enoxaparin memberikan keuntungan pada pasien dengan kehamilan. Tinjauan sistematis dan meta-analisis terbaru mengenai keamanan dan efikasi enoxaparin untuk pengobatan tromboemboli dan tromboprofilaksis selama kehamilan. Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Advances in Therapy pada tahun 2020.


Hasilnya, dalam hal keamanan, penggunaan enoxaparin pada kehamilan dikaitkan dengan kejadian keguguran yang lebih rendah secara signifikan bila dibandingkan dengan penggunaan aspirin saja dengan tingkat perdarahan yang sebanding dengan aspirin. Enoxaparin dikaitkan dengan komplikasi yang lebih rendah daripada aspirin. 



Gambar: Ilustrasi (sumber: https://extension.usu.edu/nutrition/research/how-to-nourish-mom-and-baby-alike-nutrition-during-pregnancy)

Referensi:

Jacobson B, Rambiritch V, Paek D, et al. Safety and Efficacy of Enoxaparin in Pregnancy: A Systematic Review and Meta-Analysis. Adv Ther. 2020;37(1):27-40. doi:10.1007/s12325-019-01124-z


Share this article
Related Articles
Peran Multiple Micronutrient pada Fertilitas Wanita
dr. Josephine Herwita | 28 Mar 2022
Penambahan Terapi Tislelizumab pada Kemoterapi Bermanfaat untuk Pasien Kanker Nasofaring Rekuren atau Metastatik
dr. Hastarita Lawrenti | 19 Jan 2022
Wanita Kekurangan Vitamin B1, B6 dan B12 Berisiko Depresi
dr. Kupiya | 16 Des 2021
Kombinasi Metformin dan Simvastatin pada Terapi PCOS, Efektifkah?
dr. Della Sulamita | 17 Sep 2021
Tatalaksana Nyeri pada Endometriosis, Mana yang Paling Unggul?
dr. Josephine Herwita | 25 Agt 2021
Suplementasi Vitamin C dan E pada Pasien Endometriosis, Ini Manfaatnya
dr. Josephine Herwita | 30 Jul 2021
Suplementasi Vitamin D3 Menurunkan Risiko Pre-eklampsia
Dr. Esther Kristiningrum | 17 Jun 2021
Kontrasepsi Oral Kombinasi pada Pasien Resisten Clomiphene Citrate, Apa Manfaatnya?
dr. Josephine Herwita Atepela | 05 Mei 2021
Metode Pasteurisasi Efektif Menonaktifkan SARS-COV-2 pada ASI
dr. Josephine Herwita Atepela | 19 Apr 2021