Detail Article
Metaanalisis - Negative Pressure Wound Therapy Efektif Menurunkan Risiko Infeksi Pasca Sternotomi
Dr. Nugroho Nitiyoso, MBA.
Jun 14
Share this article
527025b56e9f2d8ed62f0a3b8b9dd632.jpg
Updated 17/Jun/2021 .

Salah satu tindakan bedah yang banyak dilakukan pada bidang bedah toraks adalah midline sternotomy. Midline sternotomy adalah insisi vertical yang dilakukan pada bagian tengah dada, yang membagi dada menjadi 2 bagian simetris kanan dan kiri. Tindakan ini bisa dilakukan pada tindakan coronary artery bypass graft (CABG), transplantasi jantung, dan lain-lain.


Pasca-sternotomi, dapat timbul beberapa komplikasi, misalnya: infeksi. Dr Rashed dan tim melakukan sebuah uji klinik yang dipublikasi di International Wound Jurnal 2021 untuk mengevaluasi manfaat penggunaan negative pressure pasca-tindakan sternotomi, untuk mengetahui bagaimana manfaatnya.

 

Sebanyak 104 pasien diacak menjadi 2 kelompok: Negative Pressure (n=52) dan conventional dressing (n=52). Parameter yang dievaluasi adalah kejadian Deep Sternal Wound Infection (DSWI) pada kedua kelompok. Hasil dari studi tersebut menunjukkan bahwa kejadian Deep Sternal Wound Infection (DSWI) pada Kedua Kelompok masing-masing: Negative Pressure (n=52) adalah 0 (0%), Conventional Dressing (n=52) adalah 11 (21%) dengan P =0,026.

 

Dari studi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan Negative Pressure Wound Therapy pasca-sternotomi, bermanfaat menurunkan kejadian Deep Sternal Wound Infection secara bermakna.



Gambar: Ilustrasi (sumber: https://advancedtissue.com/)

Referensi: Rashed A, Csiszar M, Beledi A, Gombocz K. The impact of incisional negative pressure wound therapy on the wound healing process after midline sternotomy. Int Wound J. 2021 Feb;18(1):95-102.


Share this article
Related Articles
Meta-analisis, Efektivitas dan Keamanan HES 130/0,4 pada Pembedahan Dan Trauma
dr. Laurencia Ardi | 20 Mei 2022
Efek "early vs late" Suplementasi Nutrisi Parenteral Pasien Bedah Abdomen
dr. Laurencia Ardi | 11 Apr 2022
Cadexomer Iodine Efektif Memperbaiki Penyembuhan Luka Kronik
dr. Nugroho Nitiyoso, MBA | 02 Nov 2021
Dexmedetomidine Menurunkan Kejadian Post-operative Delirium
dr. Laurencia Ardi | 22 Okt 2021
Pemberian Granisetron Tunggal untuk Cegah PONV, Apakah Efektif?
dr. Laurencia Ardi | 14 Okt 2021
Penggunaan Dexmedetomidine sebagai Sedasi Pasien COVID-19, Apakah Efektif?
dr. Laurencia Ardi | 28 Sep 2021
Pemberian HES 6% 130/0,4 vs NaCl 0,9% pada Pasien yang Menjalani Operasi Mayor Abdomen, Bagaimana Efeknya?
dr. Laurencia Ardi | 06 Sep 2021
Pemberian Atorvastatin dalam Terapi Hematoma Subdural Kronik, Apa Manfaatnya?
dr. Jane Cherub | 15 Jul 2021
Efektivitas Rocuronium dan Succinylcholine pada Operasi Mikrolaringeal, Manakah yang Lebih Baik?
dr. Laurencia Ardi | 24 Jun 2021
Propofol sebagai Sedasi Pasien Sepsis, Bagaimana Efektivitasnya?
dr. Laurencia Ardi | 29 Mar 2021