Detail Article
Penggunaan Metformin Rawat Jalan Menurunan Keparahan COVID-19 Orang Dewasa dengan Obesitas.
Dr. Martinova Sari Panggabean.
Mar 16
Share this article
a819798de15447f44e7767ec382779af.jpg
Updated 17/Mar/2021 .

Hasil studi pendahulu menunjukkan bahwa penggunaan metformin dikaitkan dengan penurunan angka kematian pada pasien COVID-19. Metformin diketahui memiliki efek imunomodulator yang menguntungkan dengan mengurangi interleukin-6 (IL-6) dan tumor-necrosis alpha (TNFα), di mana sitokin ini berkontribusi terhadap morbiditas penyakit COVID-19. Efek antiinflamasi metformin ini diduga berkaitan dengan terjadinya penurunan keparahan COVID-19.


Studi dilakukan oleh Bramante dkk. yang bertujuan untuk menyelidiki apakah penggunaan metformin rawat jalan dapat menurunkan keparahan COVID-19 berdasarkan kumpulan data perawatan kesehatan di AS. Studi ini merupakan studi kohort retrospektif di mana data dikumpulkan dari catatan kesehatan elektronik dari 12 rumah sakit dan 60 klinik perawatan primer antara 4 Maret 2020 - 4 Desember 2020. Penggunaan metformin rawat jalan yang dimaksud adalah metformin terdaftar sebagai obat rumah yang dikonsumsi dalam waktu 3 bulan sebelum tes PCR SARS-CoV-2 positif.


Kriteria inklusi: indeks massa tubuh (BMI)> 25 kg/m2 dan uji PCR SARS-CoV-2 positif; usia ≥30 dan ≤85 tahun. Kriteria eksklusi: pasien memilih keluar dari penelitian. Jumlah pasien COVID-19 yang terlibat dalam penelitian adalah 9.555 pasien. Outcome yang dinilai adalah masuk rumah sakit, masuk ICU, dan kematian akibat penyakit COVID-19.


Hasilnya adalah, metformin dikaitkan dengan penurunan mortalitas COVID-19 yang signifikan, OR 0,32 (0,15-0,66, p=0,002). Metformin dikaitkan dengan penurunan masuk rumah sakit yang tidak signifikan, OR 0,78 (0,58-1,04, p=0,087). Terjadi penurunan masuk ICU yang tidak signifikan, OR 0,68 (0,45-1,02, p=0,060).


Berdasarkan studi tersebut disimpulkan bahwa penggunaan metformin rawat jalan dikaitkan dengan penurunan keparahan COVID-19 pada orang dewasa dengan kelebihan berat badan atau obesitas.



Gambar: Ilustrasi (sumber: https://www.klikdokter.com/penyakit/coronavirus)

Referensi: Bramante CT, Buse J, Tamaritz L, et al. Outpatient metformin use is associated with reduced severity of COVID-19 disease in adults with overweight or obesity [published online ahead of print, 2021 Feb 12]. J Med Virol. 2021;10.1002/jmv.26873. doi:10.1002/jmv.26873


Share this article
Related Articles
Pengobatan COVID-19, Apakah sudah Ditemukan?
Johan Indra Lukito | 21 Feb 2020
Dampak Infeksi Coronavirus Terhadap Paru
Johan Indra Lukito | 04 Mar 2020
5 Dampak Ekstrapulmonal Infeksi Coronavirus Pada Tubuh Manusia (1)
Johan Indra Lukito | 25 Feb 2020
Langkah-langkah Perlindungan Dasar Terhadap Coronavirus Baru (Covid-19)
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 02 Mar 2020
Korban Utama Coronavirus: Laki-laki, Dewasa, Dan Dengan Penyulit Lain
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 08 Mar 2020
COVID-19 Juga Disebarkan Melalui Rute Fecal-Oral? Ini Hasil Studinya.
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 10 Mar 2020
Penyebab Klinis dan Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 24 Mar 2020
China Menyetujui Favilavir Sebagai Antivirus Pertama Untuk COVID-19
Johan Indra Lukito | 22 Mar 2020
Penderita Diabetes Harus Lebih Bersiap Menghadapi COVID-19. Berikut Rekomendasinya
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 13 Mar 2020
Gangguan Saluran Cerna Mengindikasikan Transmisi Fecal-Oral Covid-19
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 26 Mar 2020