Detail Article
Kombinasi L. acidophillus AD031 – B. longum BORI Memperpendek Diare akibat Rotavirus
Admin
Jan 07
Share this article
img-Baby1.jpg
Updated 22/Mei/2020 .

Diare merupakan penyebab utama kematian bayi di negara-negara berkembang. Infeksi rotavirus merupakan penyebab utama diara dan berakibat lebih fatal pada bayi daripada dewasa. Walaupun saat ini sudah berkembang berbagai jenis vaksin rotavirus, namun masih ada beberapa kasus diare bayi dan anak kurang dari 5 tahun yang tidak dapat dicegah dengan vaksin tersebut. Selain itu vaksin ini tergolong vaksin dengan biaya yang cukup mahal sehingga tidak semua golongan masyarakat dapat membelinya.

Diare merupakan penyebab utama kematian bayi di negara-negara berkembang. Infeksi rotavirus merupakan penyebab utama diara dan berakibat lebih fatal pada bayi daripada dewasa. Walaupun saat ini sudah berkembang berbagai jenis vaksin rotavirus, namun masih ada beberapa kasus diare bayi dan anak kurang dari 5 tahun yang tidak dapat dicegah dengan vaksin tersebut. Selain itu vaksin ini tergolong vaksin dengan biaya yang cukup mahal sehingga tidak semua golongan masyarakat dapat membelinya.

Adapun beberapa studi yang sudah mengidentifikasi efek beberapa strain probiotik (seperti Bifidobacterium, Enterococcus, Lactobacillus, Lactococcus, Propionibacterium, Saccharomyces dan Streptococcus) untuk infeksi usus khususnya terhadap diare akibat infeksi rotavirus.

Studi terbaru yang dilakukan oleh Dr. Park MS dan kolega menunjukkan kemanfaatan penggunaan probiotik dalam hal ini Bifidobacterium dan Lactobacillus merupakan organisme probiotik  terhadap infeksi rotavirus. Penelitian yang melibatkan sebanyak 57 pasien bayi usia 9-16 bulan tersebut sebagian diberikan kombinasi probiotik B Longum BORI 2x1010 CFU/g dan L acidophilus AD031 2x109 CFU/g sebanyak 2x sehari dan sebagai pembanding adalah plasebo dengan lama pemberian 3 hari.

Dari beberapa parameter yang dilakukan penilaian menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada kelompok yang mendapatkan probiotik dalam lama diare jika dibandingkan dengan kelompok plasebo, sedangkan parameter lainnya seperti: demam, dan muntah tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna.

Dari studi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa, suplementasi probiotik khususnya dalam hal ini B. Longum BORI 2x1010 CFU/g dan L acidophilus AD031 2x109 CFU/g secara bermakna memperpendek waktu diare akibat infeksi rotavirus. [LWA]

 

 

Image: Ilustrasi
Referensi: Park MS, Kwon B, Ku S, Ji GE. The Efficacy of Bifidobacterium longum BORI and Lactobacillus acidophilus AD031 Probiotic Treatment in Infants with Rotavirus Infection. Nutrients. 2017;9:887.

Share this article
Related Articles
Mengenal Varian Omicron (2)
dr. Kupiya | 03 Des 2021
Mengenal Varian Omicron (1)
dr. Kupiya | 01 Des 2021
COVID-19, Varian Omicron Masuk Kategori "Variant of Concern"
dr. Kupiya | 30 Nov 2021
Fraksi Trombosit Muda Dapat Sebagai Penanda Perkembangan Demam Berdarah
dr. Kupiya | 26 Nov 2021
Anosmia Pada Covid-19, Bagaimana Mekanismenya?
dr. Kupiya | 24 Nov 2021
Calcitriol Meningkatkan Oksigenasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit
dr. Esther Kristiningrum | 02 Des 2021
Suplementasi Zinc Menurunkan Penanda Inflamasi dan Stres Oksidatif
Dr. Della Sulamita Mahendro | 25 Nov 2021
Klonidin Epidural Memperpanjang Efek Anestesi Lokal
dr. Laurencia Ardi | 29 Nov 2021
Suplemen Multivitamin Membantu Memperlambat Penurunan Kognitif
dr. Esther Kristiningrum | 23 Nov 2021
Citicoline Meningkatkan Fungsi Memori pada Lanjut Usia Sehat
dr. Yohanes Jonathan | 22 Nov 2021