Detail Article
Echinacea Mengurangi Penggunaan Antibiotik pada Anak dengan Infeksi Saluran Napas
dr. Kupiya Timbul Wahyudi
Mar 17
Share this article
img-echinacea1.jpg
Updated 20/Jul/2020 .

Pada anak, sampai 30% infeksi saluran cerna yang disebabkan oleh virus dapat berkembang menjadi infeksi bakterial, yang berhubungan dengan pneumonia, sinusitis, dan otitis media yang memicu penggunaan antibiotik berulang. Studi penggunaan

Pada anak, sampai 30% infeksi saluran cerna yang disebabkan oleh virus dapat berkembang menjadi infeksi bakterial, yang berhubungan dengan pneumonia, sinusitis,dan otitis media yang memicu penggunaan antibiotik berulang. Suatu studi yang menggunakan echinacea menunjukkan potensi dalam menurunkan penggunaan antibiotik pada kasus tersebut, hal ini seperti yang disimpulkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh M. Ogal, dari Pediatric Clinic, Brunnen, Switzerland, dan kolega yang telah dipublikasikan dalam Planta Medica tahun 2019.

Dalam studi tersebut, peneliti memberikan tablet echinacea [400 mg freshly-harvested Echinacea purpurea alcoholic extract] atau vitamin C (50 mg) yang diberikan 3 kali sehari kepada anak 4 - 12 tahun untuk pencegahan infeksi saluran napas. 

Tablet 400 mg ekstrak alkohol Echinacea purpurea yang baru dipanen atau vitamin C 50 mg diberikan setiap hari untuk pencegahan respiratory tract infection ketika "cold days" pada anak-anak 4 - 12 tahun. 2 x 2 bulan pencegahan dipisahkan dengan istirahat pengobatan 1 minggu. Orang tua menilai gejala pernapasan pada anak-anak melalui e-diary dan mengumpulkan sekresi hidung untuk skrining patogen pernapasan.

Secara keseluruhan sebesar 429 dari "cold days" pada kelompok yang diberikan echinacea dibanding dengan 602 untuk yang diberikan vitamin C (NITT=98; p<0.001, Chi-Square test). Echinacea mencegah 32,5% episode respiratory tract infection yang menghasilkan rasio odds OR = 0,52 [95% CI, 0,30-0,91, p = 0,021]. Enam anak (5,8%) dengan Echinacea memerlukan perawatan antibiotik hingga hari ke-45 dibandingkan dengan 15 anak (15,3%) dalam kelompok vitamin C yang memerlukan perawatan antibiotik pada hari ke-216, hal ini menunjukkan penurunan yang kuat sebesar 76,3% (p <0,001).

Sebanyak 11 dan 30 kejadian superinfeksi bakteri dan komplikasi respiratory tract infection terjadi masing-masing dengan Echinacea dan vitamin C (p <0,05). Echinacea secara signifikan mencegah influenza (3 vs 20 deteksi, p <0,05) dan infeksi virus membran (28 vs 47 deteksi, p <0,05). Sebanyak 76 efek samping terjadi pada kelompok dengan Echinacea dan 105 peristiwa dengan vitamin C, hanya 3 peristiwa yang terkait dengan obat studi.

Berdasarkan studi tersebut menunjukkan bahwa pemberian echinacea mampu memberikan manfaat untuk pencegahan infeksi saluran napas pada anak-anak dan menurunkan kebutuhan antibiotik pada populasi tersebut.

 

 

Silahkan baca juga: Starmuno kids, membantu memperbaiki daya tahan tubuh

Image: Ilustraasi (sumber: https://nccih.nih.gov/)

Referensi: M Ogal, P Klein, A Suter, R Schoop. Echinacea reduces antibiotics through prevention of respiratory tract infections in children: a randomized, blinded, controlled clinical trial. Internet [Cited.16/3/2020]. Available at: https://www.thiemeconnect.com/products/ejournals/html/ 10.1055/s-0039-3400122


 

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Trastuzumab plus Docetaxel untuk Karsinoma Saluran Saliva HER2 Positif
dr. Hastarita Lawrenti | 13 Dec 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi dan Keamanan Beberapa Pilihan Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 12 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
dr. Dedyanto Henky Saputra | 14 Feb 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Piperacillin/tazobactam untuk Anak dengan Demam Neutropenia
dr Johan Indra Lukito | 11 Mar 2019