Detail Article
Pengobatan COVID-19, Apakah sudah Ditemukan?
Johan Indra Lukito
Feb 21
Share this article
img-minum-obat-(2).JPG
Updated 22/Mei/2020 .

Obat antivirus Favilavir telah mendapatkan persetujuan dari National Medical Products Administration China untuk mengobati COVID-19. Menurut Kementerian Sains dan Teknologi Cina, Favilavir adalah salah satu dari tiga obat yang menunjukkan profil yang potensial untuk membasmi coronavirus 2019-nCoV dalam uji klinis awal. 

Obat antivirus Favilavir telah mendapatkan persetujuan dari National Medical Products Administration China untuk mengobati COVID-19. Favilavir merupakan versi generik dari produk yang dikembangkan oleh salah satu perusahaan farmasi di Cina, yang telah menunjukkan efikasi dengan efek samping minimal dalam uji klinis terhadap 70 pasien di Shenzhen, Guangdong.

 

Menurut Kementerian Sains dan Teknologi Cina, Favilavir adalah salah satu dari tiga obat yang menunjukkan profil yang potensial untuk membasmi coronavirus 2019-nCoV dalam uji klinis awal. Dua obat lainnya adalah obat antimalaria chloroquine dan remdesivir.

 

Chloroquine sedang dalam diuji klinis pada lebih dari 100 pasien di lebih dari sepuluh rumah sakit di Beijing dan provinsi Guangdong. Rencana untuk penelitian tambahan di provinsi Hunan sedang berlangsung.

 

Remdesivir sedang dalam diuji klinis pada lebih dari sepuluh lembaga medis di Wuhan yang merupakan pusat wabah COVID-19. Sebuah penelitian oleh National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat mengungkapkan bahwa remdesivir dapat mencegah coronavirus penyebab MERS (MERS-CoV).

 

Simpulan:

Obat antivirus Favilavir telah mendapatkan persetujuan dari National Medical Products Administration China untuk mengobati COVID-19.

 

Image : Ilustrasi

Referensi:

1. Pharmaceutical Technology. China approves first anti-viral drug against coronavirus Covid-19 [Internet]. 2020 February 18 [cited 2020 February 21]. Available from: https://www.pharmaceutical-technology.com/news/china-approves-favilavir-covid-19/

2. Chinabiotoday. Hisun pharma's favilavir approved to treat Wuhan coranovirus [Internet]. 2020 February 18 [cited 2020 February 21]. Available from: http://www.chinabiotoday.com/articles/hisun-favilavir-covid19

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Trastuzumab plus Docetaxel untuk Karsinoma Saluran Saliva HER2 Positif
dr. Hastarita Lawrenti | 13 Des 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi dan Keamanan Beberapa Pilihan Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 12 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
dr. Dedyanto Henky Saputra | 14 Feb 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Piperacillin/tazobactam untuk Anak dengan Demam Neutropenia
dr Johan Indra Lukito | 11 Mar 2019