Detail Article

Demam Neutropenia pada Pasien Kanker Payudara dengan Docetaxel, Bagaimana Mengatasinya?

Hastarita Lawrenti
Feb 13
Share this article
img-Demam.jpg
Updated 22/Mei/2020 .

Demam neutropenia merupakan efek samping yang sering dijumpai pada pasien kanker payudara yang mendapat docetaxel. Pemberian profilaksis seperti antibiotik dan granulocyte colony stimulating factor (GCSF) dapat menurunkan risiko demam neutropenia. Durasi profilaksis GCSF adalah selama 4/5 hari atau 7 hari, yang sering dimulai dalam 5 hari setelah kemoterapi diberikan untuk menurunkan risiko demam neutropenia.

Demam neutropenia merupakan efek samping yang sering dijumpai pada pasien kanker payudara yang mendapat docetaxel. Pasien yang mendapat regimen kemoterapi TC (docetaxel, cyclophosphamide), TJH (docetaxel, carboplatin, trastuzumab), dan TAC (docetaxel, cyclophosphamide, doxorubicin) berisiko tinggi mengalami demam neutropenia (>20%). Risiko demam neutropenia pada AC-T (doxorubicin, cyclophosphamide kemudian docetaxel) dan FEC-T (fluorouracil, epirubicin, cyclophosphamide kemudian docetaxel) adalah intermediate (10-20%).

 

Neutropenia adalah kondisi di mana jumlah neutrofil dalam darah menurun, sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi, dan demam adalah salah satu gejalanya. Selain regimen kemoterapi, faktor lain yang juga meningkatkan risiko demam neutropenia adalah usia lanjut, stadium kanker yang lebih tinggi, status performa, dan nutrisi yang buruk.

 

Pemberian profilaksis seperti antibiotik dan granulocyte colony stimulating factor (GCSF) dapat menurunkan risiko demam neutropenia. Namun, penggunaan antibiotik berpotensi terjadinya resistensi bakteri dan efek samping. Pemberian GCSF lebih sering digunakan untuk menurunkan risiko demam neutropenia.

 

Durasi profilaksis GCSF adalah selama 4/5 hari atau 7 hari, yang sering dimulai dalam 5 hari setelah kemoterapi diberikan untuk menurunkan risiko demam neutropenia. Suatu studi kohort retrospektif dilakukan pada pasien kanker payudara yang mendapat docetaxel. Peneliti mengidentifikasi 3.916 pasien kanker payudara yang mendapat TC, AC-T, FEC-T, TJH, atau TAC dari database antara tahun 2014 dan 2016. Pasien diberikan GCSF dalam waktu 5 hari sejak diberikan docetaxel.

 

Hasilnya, pada regimen TC kejadian demam neutropenia pasien tanpa profilaksis primer 21,69%, profilaksis primer selama 4/5 hari 7,95% (OR 0,31; p< 0,001), dan profilaksis primer 7 hari adalah 5,33% (OR 0,20; p < 0,001). Pada regimen TJH, kejadian demam neutropenia pasien tanpa profilaksis primer 38,26%, profilaksis primer selama 4/5 hari 8,33% (OR 0,15; p < 0,001), dan profilaksis primer 7 hari adalah 8,57% (OR 0,15; p < 0,001).

 

Pada regimen AC-T, kejadian demam neutropenia pasien tanpa profilaksis primer dan profilaksis primer selama 4/5 hari adalah 20,93% dan 6,84% (OR 0,28; p= 0,005). Pada regimen FEC-T, kejadian demam neutropenia pasien tanpa profilaksis primer dan profilaksis primer selama 4/5 hari adalah 9,91% dan 4,77% (OR 0,46; p= 0,035). Hanya 3,27% kasus demam neutropenia yang tidak dirawat inap. Rerata durasi rawat inap pasien tanpa profilaksis primer 4,66 ± 2,60 hari, profilaksis primer selama 4/5 hari 4,37 ± 2,85 hari, dan profilaksis primer selama 7 hari adalah 5,12 ± 2,97 hari.

 

Kesimpulan dari studi ini adalah profilaksis granulocyte colony stimulating factor pada pasien kanker payudara yang mendapat docetaxel dapat menurunkan kejadian demam neutropenia. 

 

Image : Ilustrasi (a href="http://www.freepik.com">Designed by jcomp / Freepik)

Referensi:

1. Lee CF, Zhou K, Young WM, Wong CS, Ng TY, Lee SF, et al. Febrile neutropenia and its associated hospitalization in breast cancer patients on docetaxel-containing regimen: A retrospective cohort study on duration of prophylactic GCSF administration. Support Care in Cancer 2019 doi: 10.1007/s00520-019-05111-6.

2. Smith TJ, Khatcheressian J, Lyman H, Ozer H, Armitage JO, Balducci L, et al. 2006 update of recommendations for the use of white blood cell growth factors: An evidence-based clinical practice guideline. J Clin Oncol. 2006;24:3187-205.

Share this article
Related Articles
Related Products
882a21e0550404365283f9249410b9b7.jpg
503c5b1b0f46b88b42d418315ed1477d.jpg
cf1da69ebd1116c86d6034cd26156209.jpg
cc7f9568a3fcdc82348afb297c5664ed.jpeg
c0e7b92e068a2eccfa08988b40b32cb0.jpg
356d66568b455c4368cdadf46784c775.jpg
900c2356dee3ff4aee51683fee4f262e.jpg
672391ae056b53966d03fcfa191761f3.jpg
0c6e8e8bfe59d047f4baeedffba37ada.jpg
6dd9462e30cf0d90440fe23295353737.jpg