Detail Article
Kombinasi Fluticasone-Formoterol vs Fluticasone–Salmeterol untuk Asma, apa Perbedaannya?
Esther Kristiningrum
Jan 22
Share this article
img-asma.jpg
Updated 22/May/2020 .

Kombinasi fluticasone/salmeterol memperbaiki FEV1 (forced expiratory volume-one second) sebelum pemberian obat, skor gejala asma, dan skor gangguan tidur. Namun fluticasone/formoterol memberikan perbaikan PEFR (peak expiratory flow rate) yang lebih tinggi.

Kombinasi fluticasone/salmeterol memperbaiki FEV1 (forced expiratory volume-one second) sebelum pemberian obat, skor gejala asma, dan skor gangguan tidur. Namun fluticasone/formoterol memberikan perbaikan PEFR (peak expiratory flow rate) yang lebih tinggi. Hal ini berdasarkan dari studi meta-analisis yang dilakukan oleh Guan R dan kolega yang telah dipublikasikan dalam Journal International of Medical Research. 2019

Studi meta-analisis tersebut berdasarkan dari artikel terapi asma pada anak yang dicari secara sistematik menggunakan Medline, Embase, dan Cochrane Controlled Trials Register. Hasil analisis dari 2 penelitian yang mencakup 546 pasien menunjukkan bahwa kelompok fluticasone/salmeterol memberikan perbaikan yang nyata dalam volume ekspirasi paksa dalam 1 detik (FEV1) sebelum pemberian obat dari hari ke-0 hingga ke-84, skor gejala asma, dan skor gangguan tidur dibandingkan kelompok fluticasone/formoterol, namun kelompok fluticasone/formoterol menunjukkan perbaikan laju aliran ekspirasi puncak (PEFR) yang lebih tinggi. 

Dalam hal FEV1 setelah 2 jam pemberian obat dari hari ke-0 hingga ke-84, laju ekspirasi paksa 2 jam pada 25%, 50%, dan 75%, serta kapasitas vital paksa 2 jam, tidak ditemukan perbedaan bermakna antara kedua kelompok.

Dari profil keamanan yang meliputi pasien dengan minimal satu kejadian yang tidak diharapkan seperti bronkitis, batuk, atau faringitis, kedua kelompok memiliki tingkat kejadian yang sama, yang berbeda hanya pada tingkat kejadian nasofaringitis yang lebih rendah pada kelompok fluticasone/formoterol.

 

Silakan baca juga: Infeksi Saluran Napas Akut pada Anak, Apa Pilihan Obatnya?

Image: Ilustrasi (Designed by Freepik)
Referensi: 
1. Guan R, Liu Y, Ren D, Li J, Xu T, Hu H. The efficacy and safety of fluticasone propionate/formoterol compared with fluticasone propionate/salmeterol in treating pediatric asthma: a systematic review and meta-analysis. J Int Med Res. 2019:300060519889442. doi: 10.1177/0300060519889 442. 
2. Emeryk A, Klink R, McIver T, Dalvi P. A 12-week open-label, randomized, controlled trial and 24-week extension to assess the efficacy and safety of fluticasone propionate/formoterol in children with asthma. Ther Adv Respir Dis. 2016;10(4):324-37. doi: 10.1177/1753465816646320. 

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Kombinasi Sinbiotik – Sitagliptin Bermanfaat pada Pasien Perlemakan Hati Non-alkohol (NAFLD)
Lupita Wijaya | 11 Mar 2019
Suplemen Asam Amino Glutamin dapat Memperbaiki Gejala Sakit Pencernaan IBS, Benarkah?
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019
Hubungan Kadar Vitamin A, E, dan Zinc dengan Keparahan Acne Vulgaris
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019
Efektivitas dan Keamanan Mycophenolate Mofetil sebagai Pengobatan Pasien Lupus Nefritis
Dokter Kalbemed | 15 Mar 2019