Detail Article
Amikacin Nebulisasi vs Amikacin IV untuk Pasien Pasca-bedah Thorax Jantung, Manakah yang Lebih Efektif?
Johan Indra Lukito
Sep 17
Share this article
img-obat-injeksi.jpg
Updated 22/May/2020 .

Suatu uji klinik dilakukan dengan membandingkan efikasi dan nefrotoksisitas (obat yang dapat mengganggu fungsi ginjal) antara antibiotik amikacin IV dan amikacin nebulizer pada pasien yang telah menjalani bedah thorax jantung dengan pneumonia nosokomial

Suatu uji klinik dilakukan dengan membandingkan efikasi dan nefrotoksisitas (obat yang dapat mengganggu fungsi ginjal) antara antibiotik amikacin IV dan amikacin nebulizer pada pasien yang telah menjalani bedah thorax jantung dengan pneumonia nosokomial (pneumonia yang terjadi setelah pasien 48 jam dirawat di rumah sakit dan disingkirkan semua infeksi yang terjadi sebelum masuk rumah sakit), yang disebabkan oleh bakteri gram-negatif MDR/ multidrug-resistant.

 

Antibiotik amikacin IV diberikan dengan dosis 20 mg/kg sekali setiap hari diencerkan dalam 100 mL normal salin (NS) dan dinfus selama 1 jam (dosis disesuaikan setiap hari berdasarkan estimasi creatinin clearance). Antibiotik amikacin nebulizer diberikan dengan dosis 400 mg dua kali sehari diencerkan dengan 10 mL NS. Antibiotik amikacin nebulizer disiapkan dengan mencampurkan 3 mL NS dengan 2 mL amikacin IV vial yang mengandung 500 mg amikacin, kemudian diambil 4 mL dan ditambahkan ke cangkir nebulizer dengan 6 mL NS. Nebulizer pneumatik digunakan untuk pasien yang memakai ventilator dan nebulizer ultrasonik untuk pasien tanpa ventilator.

 

Obat lain yang diberikan pada kedua kelompok:

- Furosemide dan captopril pada pasien setelah menjalani operasi (sebagai standar perawatan bedah jantung)

- Bronkodilator nebulized (ipratropium 500 μg empat kali setiap hari) diberikan sebelum amikacin nebulizer.

- Piperacillin/ tazobactam IV (sesuai dengan antibiogram) dikombinasikan secara empiris dengan amikacin pada kedua kelompok.

 

KESIMPULAN:

Amikacin nebulisasi menunjukkan tingkat kesembuhan klinis yang lebih baik, durasi rawat ICU lebih singkat, dan waktu mencapai pemulihan yang lebih cepat, serta kurang nefrotoksik dibandingkan dengan amikacin IV untuk pasien yang telah menjalani bedah thorax jantung dengan pneumonia nosokomial yang disebabkan oleh bakteri gram -negatif MDR.

 

Image : Ilustrasi

Referensi:

Hassan NA, Awdallah FF, Abbassi MM, Sabry NA.  Nebulized versus IV amikacin as adjunctive antibiotic for hospital and ventilator-acquired pneumonia postcardiac surgeries: A randomized controlled trial. Crit Care Med. 2018;46(1):45-52.

Share this article
Related Articles
Vitamin C Menurunkan Risiko Fibrilasi Atrium pada Pasien Pasca-bedah Jantung
Admin | 06 May 2018
Metformin dapat Menurunkan Penyakit Kardiovaskuler pada Pasien Prediabetes, Benarkah?
Admin | 14 Nov 2018
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efektivitas Norepinephrine untuk Pasien dengan Acute Heart Failure (AHF)
Dokter Kalbemed | 18 Feb 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Kombinasi Sinbiotik – Sitagliptin Bermanfaat pada Pasien Perlemakan Hati Non-alkohol (NAFLD)
Lupita Wijaya | 11 Mar 2019