Detail Article
Pencegahan Primer Penyakit Kardiovaskuler Menurut Panduan ACC/AHA 2019, Apa Sajakah itu?
Jane Cherub
Jul 16
Share this article
img-Stetoscop1.jpg
Updated 09/Agt/2022 .

The American College of Cardiology (ACC) dan American Heart Association (AHA) telah meluncurkan guideline berbasis evidens baru mengenai pencegahan primer penyakit kardiovaskular (PKV) yang mencakup rekomendasi layanan berbasis-pasien, penggunaan aspirin, nutrisi dan berat badan, penghentian merokok, serta penanganan diabetes. Guideline ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan ACC pada bulan Maret 2019.

The American College of Cardiology (ACC) dan American Heart Association (AHA) telah meluncurkan guideline berbasis evidens baru mengenai pencegahan primer penyakit kardiovaskuler (PKV) yang mencakup rekomendasi layanan berbasis-pasien, penggunaan aspirin, nutrisi dan berat badan, penghentian merokok, serta penanganan diabetes. Guideline ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan ACC pada bulan Maret 2019. Berikut beberapa intisari dari update rekomendasi pada guideline tersebut:


  • Strategi pencegahan PKV

Penecgahan ditujukan pada faktor-faktor yang terkait dengan beban dan mortalitas PKV, yaitu merokok, diet yang buruk, gaya hidup sedentary, peningkatan indeks massa tubuh, hiperkolesterolemia, hipertensi, dan diabetes.

Berdasarkan data terkini yang diperoleh, pada guideline direkomendasikan untuk tidak menggunakan aspirin pada pasien berusia >70 tahun maupun dewasa (usia berapapun) dengan dengan risiko tinggi perdarahan.

  • Penggunaan rokok

Guideline ini tetap merekomendasikan penghentian merokok, meskipun terdapat penurunan angka perokok di Amerika Serikat pada beberapa tahun terakhir.

Diet yang direkomendasikan adalah diet tinggi sayuran dan buah-buahan, kacang-kacangan, ikan, kacang polong, dan gandum utuh; lemak trans dan lemak jenuh diganti dengan lemak tidak jenuh, serta pengurangan kolesterol dan natrium.

  • Aktivitas fisik

Rekomendasi aktivitas fisik 150 menit/ minggu dengan intensitas sedang, 75 menit/minggu aktivitas kuat, atau kombinasi kedua rejimen aktivitas tersebut.

  • Penanganan diabetes

3 faktor yang merupakan risiko diabetes dan menjadi sasaran penting pencegahan PKV: diet, aktivitas fisik, dan berat badan. Terapi lini pertama untuk diabetes tipe II adalah metformin (kelas rekomendasi IIa). Individu dengan diabetes tipe II atau faktor risiko kardiovaskular tambahan direkomendasikan mengonsumsi sodium-glucose cotransporter 2 inhibitor atau glucagon-like peptide-1 receptor antagonist.

 


Image: Ilustrasi

Referensi:

Arnett DK, Blumenthal RS, Albert MA, Buroker AB, Goldberger ZD, Hahn EJ, et al. 2019 ACC/AHA Guideline on the Primary Prevention of Cardiovascular Disease. Circulation. 2019 Mar 17:CIR0000000000000678. doi: 10.1161/CIR.0000000000000678.

 

Share this article
Related Articles
Lebih dari 50% Penyakit Menular Diperparah oleh Perubahan Iklim
dr. Kupiya | 13 Sep 2022
Anemia Defisiensi Besi Mempengaruhi Prematuritas, Pertumbuhan Janin dan Infeksi Postpartum
dr. Josephine Herwita Atepela BC | 13 Jan 2022
Manfaat Vitamin D3 pada Pasien DM Tipe 2 Tidak Terkontrol
dr. Esther Kristiningrum | 05 Jan 2022