URDAHEX

URDAHEX

Ursodeoxycholic acid adalah asam empedu tersier yang memiliki potensi untuk mengurangi tingkat kejenuhan asam empedu

 

find pharmacy

Komposisi:

Ursodeoxycholic acid 250 mg

Bentuk sediaan:

Kapsul

Farmakologi:

Ursodeoxycholic acid adalah asam empedu tersier yang memiliki potensi untuk mengurangi tingkat kejenuhan asam empedu, sehingga akan menekan pembentukan batu kolesterol dan memperbaiki gangguan pada aliran asam empedu. Ursodeoxycholic acid menekan sintesis dan sekresi kolesterol dari hati dan juga menghambat penyerapan kolesterol pada usus. Ursodeoxycholic acid juga memiliki aktivitas penghambatan kecil pada sintesis dan sekresi asam empedu endogen, tanpa mempengaruhi sekresi fosfolipid ke dalam empedu.

Indikasi:

Untuk pasien dengan batu empedu radiolusen tanpa kalsifikasi (diameter < 20 mm) sebelum dilakukannya tindakan cholecystectomy elektif, kecuali pada pasien dengan penyakit sistemik, pasien lanjut usia, reaksi idiosinkrasi terhadap anestesi umum, atau pasien yang menolak tindakan pembedahan.

shopping online

Dosis:

- Dosis umum : 8 – 10 mg / kg BB / hari dlm 2 – 3 dosis terbagi. Umumnya dosis 250 mg diberikan pada pagi dan malam hari.

- Dosis dapat dibagi tidak rata dan dosis lebih besar diberikan sebelum tidur untuk menghalangi peningkatan konsentrasi kolesterol empedu di malam hari.

Kontraindikasi:

- Batu kolesterol yang mengalami kalsifikasi, batu pigmen empedu yg radiolusen dan radioopak.

- Kolesistitis akut, kolangitis, obstruksi bilier, pankreatitis, fistula gastrointestinal bilier.

- Alergi asam empedu.

- Kehamilan.

- Gangguan fungsi ginjal.

Peringatan dan Perhatian:

- Terapi batu empedu dengan ursodeoxycholic acid butuh waktu beberapa bulan. Sehingga perlu diberikan perhatian selama pengobatan dengan ursodeoxycholic acid dan terapi alternatif harus dipertimbangkan.

- Disolusi batu empedu tidak terhadi pada semua pasien dan angka kekambhuan dalam 5 tahun mencapai 50%.

- Disolusi batu empedu dengan ursodeoxycholic acid hanya untuk batu radiolusen saja pada pasien dengan kandung empedu yang berfungsi. Kecepatan disolusi yang terbaik dicapai oleh batu empedu yang kecil dan tergantung (diameter < 10 mm).

- Keamanan pemakaian ursodeoxycholic acid lebih dari 24 bulan belum diketahui.

- Keamanan dan efikasi pada anak-anak belum dapat dibuktikan.

Efek Samping:

Diare ringan biasanya terjadi dan akan membaik secara spontan. Efek samping yang jarang dilaporkan seperti : kemerahan, rambut rontok, gatal-gatal, mual, muntah, gangguan saluran cerna, metalic taste, nyeri abdomen, nyeri kandung empedu, cholecystitis, konstipasi, stomatitis, kembung, sakit kepala, cemas, kelelahan, depresi, gangguan tidur, nyeri sendi, myalgia, nyeri punggung, batuk, dan rhinitis.

Interaksi Obat:

- Menghambat absorpsi ursodeoxycholic acid: kolestiramin, kolestipol, aluminium hidroksida.

- Penggunaan bersama hormon estrogen dapat mempercepat pembentukan batu empedu.

 

 

find pharmacy

URADHEX

 

Composition:

Ursodeoxycholic acid 250 mg.

Presentation:

Capsule / Box of 3 strips x 10 capsule

Pharmacology:

Ursodeoxycholic acid is a tertiary bile acid that has the potential to reduce the saturation level of bile acids, so it will suppress the formation of cholesterol stones and improve the disruption of bile acid flow. Ursodeoxycholic acid suppresses the synthesis and secretion of cholesterol from the liver and also inhibits the absorption of cholesterol in the intestine. Ursodeoxycholic acid also has a small inhibitory activity in the synthesis and secretion of endogenous bile acids, without affecting the secretion of phospholipids into bile.

Indications:

Patients with radiolucent gallstones without calcification (diameter <20 mm) before elective cholecystectomy is performed, except in patients with systemic disease, elderly patients, idiosyncratic reactions to general anesthesia, or patients who refuse surgery.

Contraindications:

- Calcified cholesterol stones, radiolucent bile and radioopaque bile pigment stones. - Acute cholecystitis, cholangitis, biliary obstruction, pancreatitis, biliary gastrointestinal fistula. - Bile acid allergy. - Pregnancy. - Impaired kidney function.

shopping online

Dosage:

- General dosage: 8-10 mg/kg/day in 2-3 divided doses. Generally a dose of 250 mg is given in the morning and evening. - Doses can be divided unevenly and larger doses are given before bed to prevent an increase in bile cholesterol concentration at night.

Warning and Precautions:

- Gallstone therapy with Ursodeoxycholic acid takes several months. Therefore, caution must be taken during treatment with ursodeoxycholic acid and alternative therapies must be considered. - Dissolution of gallstones is not present in all patients and the rate of recurrence in 5 years reaches 50%. - Dissolution of gallstones with Ursodeoxycholic acid only for radiolucent stones in patients with functioning gallbladder. The best dissolution speed is achieved by small and dependent gallstones (<10 mm in diameter). - Safety of using ursodeoxycholic acid for more than 24 months is unknown. - Safety and efficacy in children has not been proven.

Adverse events:

Mild diarrhea usually occurs and will improve spontaneously. Less commonly reported side effects include: flushing, hair loss, hives, nausea, vomiting, gastrointestinal disorders, metallic taste, abdominal pain, gallbladder pain, cholecystitis, constipation, stomatitis, bloating, headache, anxiety, fatigue, depression , sleep disorders, joint pain, myalgia, back pain, coughing, and rhinitis.

Drugs Interaction:

- Inhibits absorption of Ursodeoxycholic acid: cholestiramine, cholestipol, aluminum hydroxide. - Concurrent use with estrogen hormone can accelerate the formation of gallstones.

Download

About CDK

Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) adalah majalah kedokteran yang telah dipublikasikan sejak tahun 1974 dan terbit setiap bulan. CDK menyajikan informasi-informasi kedokteran yang mutakhir, serta mendukung perkembangan dunia kedokteran di Indonesia. Dari tahun ke tahun, CDK terus memantapkan diri sebagai salah satu referensi ilmiah yang praktis dan terpercaya.

Saat ini CDK bekerjasama dengan PB IDI, dan PP IAI, di mana pada setiap edisi CDK terdapat artikel yang berbobot poin SKP, yaitu CME bagi dokter dan CPD bagi apoteker. Artikel yang dipublish di majalah CDK akan terindeks di google scholar.

 

Bagi sejawat sekalian yang ingin mengirimkan naskah ilmiah ke majalah CDK, baik berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, maupun laporan kasus, silahkan dapat mengirimkannya melalui email atau alamat berikut ini:

 

Redaksi CDK Gedung Kalbe II Lt. 2 (Medical Department)

Jl. Letjend. Suprato Kav. 4, Cempaka Putih – Jakarta 10510.

Telepon : 021-4208171

Email : cdk.redaksi@gmail.com

Please login or register to post comments.