Detail Article

Studi Meta-analisis: Mycophenolate Mofetil Lebih Efektif dari Azathioprine untuk Mencapai Remisi pada Hepatitis Autoimun

dr. Nugroho Nitiyoso, MBA
Mar 24
Share this article
dc5a533ebedbdc6a2285d50b2ec408ab.jpg
Updated 24/Mar/2026 .

Hepatitis autoimun (AIH) adalah penyakit peradangan hati progresif kronik yang langka dan dimediasi oleh sistem imun. Jika tidak diobati, AIH dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti asites, fibrosis, sirosis, gagal hati, hingga kematian. Selain pengobatan standar yang selama ini digunakan, beberapa studi terbaru menyoroti mycophenolate mofetil sebagai alternatif pengobatan yang potensial.


Dr. Ali dan tim dari Mesir melakukan sebuah meta-analisis yang melibatkan 4 uji klinik & total 512 pasien hepatitis autoimun, yang dipublikasi di jurnal BMC Gastroenterology tahun 2025. Membandingkan 2 kelompok pengobatan, yaitu: mycophenolate mofetil + prednisolone versus azathioprine + prednisolone. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efikasi (kemanjuran) dan keamanan mycophenolate mofetil dibandingkan dengan azathioprine (keduanya dikombinasikan dengan steroid) sebagai pengobatan lini pertama untuk manajemen pasien AIH.

 

Hasilnya:

  • Regimen mycophenolate mofetil secara signifikan meningkatkan tingkat pencapaian complete biochemical remission (CBR) jangka pendek (diukur dalam 6 bulan pertama) dengan nilai Odds Ratio (OR) 2,56 (95% CI: 1,18–5,55) dibandingkan azathioprine.
  • Mycophenolate mofetil juga memberikan peningkatan CBR jangka panjang (diukur setelah >1 tahun) secara signifikan dengan nilai OR 5,51 (95% CI: 1,7–17,91).
  • Penggunaan mycophenolate mofetil berkaitan dengan kemunculan efek samping serius yang lebih rendah secara signifikan.

 

Kesimpulan:

Dari studi meta-analisis ini, dibandingkan dengan rejimen berbasis azathioprine, terapi lini pertama berbasis mycophenolate mofetil untuk hepatitis autoimun menjadi pilihan pengobatan yang lebih efektif, dan relatif aman, menghasilkan angka complete biochemical remission (CBR) yang lebih tinggi dan lebih sedikit efek samping serius.



Gambar: Ilustrasi (Sumber: supagritck-Envato Elements)

Referensi:

  1. Mercado LA, Gil-Lopez F, Chirila RM, Harnois DM. Autoimmune hepatitis: a diagnostic and therapeutic overview. Diagnostics (Basel). 2024 Feb 9;14(4):382.
  2. Ali AM, Abdelrahim ME, AbdelMagid AM. Mycophenolate mofetil versus azathioprine as a first-line treatment for autoimmune hepatitis: a comparative systematic review and meta-analysis. BMC Gastroenterol. 2025 Aug 22;25(1):613.

 


Share this article
Related Articles
Related Products
68ee3715e684699e752ff7d79918bd02.jpg
a67d87d747817244a7ad753d94390bef.jpg
822b20921961ae70f628331602b6c75f.png
c03856df986de72665866f05ff10b536.jpg
f94ced6877824ef31f6551d2941166f9.jpg
d9e04228feba274e954728ecbe866edb.jpg
30525a8dda13bda97ac1ffa62a674c8d.jpg
43d664ed58e6ac453f8aac1bb579344e.jpg
f2e3682f1b88c743e63fbe432ab957ab.jpg
6f8d27e018aa1599a03aeaf99e5518a2.jpg