Detail Article
Fondaparinux Sebagai Profilaksis VTE Pascaoperasi Tulang Belakang Lumbal
dr. Martinova Sari Panggabean
Mei 19
Share this article
198bc4352360672d41c6aff7971c7ca9.jpg
Updated 19/Mei/2022 .

Risiko tromboemboli vena (venous thromboembolism/VTE) meningkat pada pasien yang menjalani operasi tulang belakang, dengan insidensi emboli paru (pulmonary embolus/PE) dan trombosis vena dalam (deep venous thrombosis/DVT) yang dilaporkan masing-masing sebesar 18% dan 19%. Namun, saat ini tidak ada standar baku mengenai pemberian profilaksis VTE pascaoperasi tulang belakang elektif. 

Profilaksis fondaparinux berpotensi menurunkan kejadian VTE pascaoperasi tulang belakang lumbal elektif pada pasien berisiko tinggi, hal ini berdasarakan hasil studiyang dilakukan oleh Dr. Mitchell S Fourman dari University of Pittsburgh Medical Center, Amerika dan kolega yang telah dipublikasikan dalam Global Spine Journal tahun 2020.


Hasil dari studi tersebut, menunjukkan bahwa jumlah diagnosis DVT pascaoperasi secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang tidak menerima fondaparinux sebagai profilaksis VTE dibandingkan dengan kelompok yang menerima fondaparinux sebagai profilaksis VTE ((2,9% vs 0%, p=0,02). Ditemukan 2 kasus emboli paru/PE pada kelompok asam asetil salisilat saja dan 1 kasus PE pada kelompok fondaparinux (2,0% vs 0,4%, p=0,49). Tidak ditemukan kasus hematoma epidural pada kedua kelompok. Jumlah transfusi darah setelah hari ke-2 pascaoperasi dan kembali lagi ke kamar operasi dalam 90 hari adalah sebanding antara kedua kelompok. Peningkatan drainase luka terlihat pada 18,5% pasien yang diberikan fondaparinux, dibandingkan dengan 25,5% pasien yang tidak diberikan fondaparinux (p=0,15). Infeksi yang dilaporkan sebanding antara kedua kelompok (2,2% dengan fondaparinux vs 4,9% kontrol, p=0,18).


Dari studi ini peneliti menyimpulkan bahwa pasien yang menjalani operasi lumbal elektif yang diberikan profilaksis VTE dengan fondaparinux memiliki insiden DVT simtomatik yang secara signifikan lebih rendah, tanpa peningkatan risiko komplikasi pascaoperasi dibandingkan pasien yang tidak diberikan fondaparinux. Hasil studi ini menunjukkan bahwa fondaparinux berpotensi dan tampaknya dapat dipertimbangkan pada pasien yang akan menjalani operasi lumbal elektif dan memiliki risiko tinggi VTE. Diperlukan studi prospektif lebih lanjut untuk menilai efektivitas fondaparinux sebagai profilaksis VTE pada pasien menjalani operasi lumbal elektif. 



Gambar: Ilustrasi (sumber: https://www.herminahospitals.com/id/articles/solusi-atasi-gangguan-tulang-belakang-spine)

Referensi:

1. Fourman MS, Shaw JD, Nwasike CO, et al. Use of Fondaparinux Following Elective Lumbar Spine Surgery Is Associated With a Reduction in Symptomatic Venous Thromboembolism. Global Spine J. 2020;10(7):844-850. 

2. Cox JB, Weaver KJ, Neal DW, Jacob RP, Hoh DJ. Decreased incidence of venous thromboembolism after spine surgery with early multimodal prophylaxis: Clinical article. J Neurosurg Spine. 2014;21(4):677-684.

Share this article
Related Articles
Efikasi dan Keamanan Asam Traneksamat pada Operasi Non-jantung
dr. Hastuti Erdianti | 23 Jun 2022
Campuran Obat Antihipertensi dan NSAID Meningkatkan Risiko Terjadinya Gagal Ginjal Akut
dr. Kupiya | 17 Mei 2022
Antioksidan, Strategi Baru Pencegahan Hipertensi Melalui Terapi Pemrograman
dr. Martinova Sari Panggabean | 28 Apr 2022
ARB vs ACEI, Efektivitas Sebanding dengan Risiko Efek Samping Lebih Rendah
dr. Lyon Clement | 14 Apr 2022
Efektivitas ω-3 Krill Oil pada Pasien dengan Hipertrigliserida Berat
dr. Della Sulamita | 06 Apr 2022
Ranolazine Menurunkan ALT dan AST pada Pasien PJK dengan NAFLD
dr. Lyon Clement | 31 Mar 2022
Pemberian Enoxaparin dalam Mencegah VTE pada Pasien Perdarahan Intraserebral, Profilaksis Onset Cepat atau Lambat?
dr. Martinova Sari Panggabean | 15 Mar 2022
Suplementasi Mikronutrien Berpotensi Meningkatkan Fungsi Mitokondria pada Pasien Gagal Jantung
dr. Martinova Sari Panggabean | 10 Mar 2022
Ticagrelor dan Clopidogrel untuk Percutaneous Coronary Intervention (PCI) Elektif, Ini Perbandingannya
dr. Lyon Clement | 16 Feb 2022
Polusi Udara dan Kebisingan Tidak Menguntungkan untuk Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
dr. Kupiya | 26 Okt 2021