Detail Article
Efektivitas Baricitinib Monoterapi untuk Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho Nitiyoso, MBA
Mei 06
Share this article
c518ca1d0d6508f5ee634616c114252f.jpg
Updated 06/Mei/2022 .

Rheumatoid arthritis (RA) adalah salah satu penyakit autoimun yang paling banyak terjadi. Diperkirakan ada sebanyak 17,6 juta pasien rheumatoid arthritis di dunia. Pada rheumatoid arthritis terbentuk antibodi yang beredar melalui sirkulasi darah yang dikenal dengan nama rheumatoid factor. 

Rheumatoid factor menumpuk pada sendi, merangsang reaksi inflamasi, sehingga mengakibatkan gejala nyeri dan pembengkakan sendi. 

Dr. Taylor dan tim melakukan sebuah uji klinik yang dipublikasi di jurnal RMD Open tahun 2022. Pasien rheumatoid arthritis diacak menjadi 3 kelompok, yaitu baricitinib 1 x 4 mg (n=159), baricitinib 1 x 4 mg + methotrexate 1x/minggu (n=215), methotrexate 1x/minggu (n=210). Parameter yang diavaluasi adalah nyeri (visual analogue scale/VAS).

 

Hasilnya didapatkan bahwa, baik baricitinib 1 x 4 mg dan baricitinib 1 x 4 mg + methotrexate 1x/minggu, keduanya lebih efektif secara bermakna dibandingkan dengan methotrexate 1x/minggu, p<0,001. 


Kesimpulan:

Baricitinib monoterapi 1 x 4 mg lebih efektif dari methotrexate monoterapi 1 x per minggu untuk meredakan gejala nyeri (VAS), secara bermakna (p<0,001), pada pasien rheumatoid arthritis.

 

Referensi:

Taylor PC, Alten R, Gracia JMA, Kaneko Y, Walls C, Quebe A, et al. Achieving pain control in early rheumatoid arthritis with baricitinib monotherapy or in combination with methotrexate versus methotrexate monotherapy. RMD Open 2022;8(1):e001994.


Share this article
Related Articles
Mycophenolate Mofetil sebagai Terapi Lini Pertama pada Immune Thrombocytopenia
dr. Laurencia Ardi | 17 Mar 2022
Vaksinasi Booster Meningkatkan Efikasi Antibodi Melawan Varian SARS-CoV-2
dr. Johan Indra Lukita | 23 Des 2021
Calcitriol Meningkatkan Oksigenasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit
dr. Esther Kristiningrum | 02 Des 2021
Vaksin Covid-19, Tidak Hanya Mencegah Kematian Akibat Covid, Namun Juga Sebab Yang Lain.
dr. Kupiya | 27 Okt 2021
Obesitas Sentral, Merokok dan Hipertensi Berpotensi Menurunkan Respons Vaksin mRNA
dr. Kupiya TW | 18 Agt 2021
Vaksinasi COVID-19 Terkait dengan Penggunaan Ventilasi Mekanik yang Lebih Rendah
dr. Kupiya TW | 09 Mar 2021
Vaksinasi COVID-19 Pasien Sembuh Sebagai Donor CCP, Bagaimana Hasil Studinya?
Dr. Della Sulamita Mahendro | 01 Mar 2021
Vaksin mRNA-1273. Bagaimana Efikasi dan Keamanan-nya?
Dr.Johan I. Lukito | 26 Feb 2021
Imunitas pada Pasien yang Sembuh dari COVID-19, Bertahan Berapa Lama?
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 19 Feb 2021
Zinc Pada Sistem Imun, Berikut Mekanisme Kerjanya.
dr. Esther Kristiningrum | 07 Jul 2020