Detail Article
Penggunaan Negative Pressure Wound Therapy Menurunkan Terjadinya Infeksi Pasca-bedah Orthopedi Trauma
dr. Nugroho Nitiyoso
Jan 06
Share this article
498b2340732835f708c1add56d7d2b37.jpg
Updated 06/Jan/2022 .

Pasca-operasi orthopedi trauma seringkali terjadi komplikasi pada penyembuhan luka. Komplikasi luka yang sering terjadi adalah dehisens luka dan surgical site infection. Sebuah uji klinik melaporkan frekuensi deep surgical site infection hampir 19% setelah tindakan bedah orthopedi trauma. Hal ini dapat meningkatkan risiko pemanjangan lama rawat inap, bahkan kematian. 


Salah satu modalitas perawatan luka yang diduga dapat memperbaiki penyembuhan luka pasca-bedah orthopedi trauma adalah penggunaan Negative Pressure Wound Therapy (NPWT). Terdapat beberapa publikasi yang mengevaluasi efektivitas penggunaan NPWT untuk menurunkan risiko infeksi pasca-bedah orthopedi trauma, dengan hasil bervariasi. Dr. Xie dan tim dari China melakukan sebuah meta-analisis yang dipublikasikan di International Wound Journal tahun 2021.

 

Meta-analisis ini mengevaluasi data dari 12 uji klinik dengan total 3555 subjek, dengan di antaranya 1833 subjek mendapatkan NPWT dan 1722 subjek mendapatkan dressing konvensional. Tekanan negatif yang digunakan antara -80 sampai -150 mmHg. Dressing standar yang digunakan sebagian besar berupa gauze dressing atau sterile postoperative dressing. Hasilnya, didapatkan bahwa pada kelompok NPWT terjadi penurunan kejadian deep surgical site infection (p=0,005), superficial surgical site infection (p=0,0002) dan dehisens (0,009). 


Kesimpulan:

Meta-analisis ini menyimpulkan bahwa penggunaan NPWT, secara bermakna menurunkan risiko terjadinya deep surgical site infection, superficial surgical site infection dan dehisens, pada pasien pasca-bedah orthopedi trauma.

 


Gambar: Ilustrasi (Photo by Anna Shvets from Pexels)

Referensi:

1. Stannard JP, Volgas DA, McGwin G, Stewart RL, Obremskey W, Moore T, et al. Incisional negative pressure wound therapy after high-risk lower extremity fractures. J Orthop Trauma. 2012;26(1):37-42.

2. Whitehouse JD, Friedman ND, Kirkland KB, Richardson WJ, Sexton DJ. The impact of surgical-site infections following orthopedic surgery at a community hospital and a university hospital adverse quality of life, excess length of stay, and extra cost. Infect ContrHospEpidemiol. 2002;23(4):183-9.

3. Xie W, Dai L, Qi Y, Jiang X. Negative pressure wound therapy compared with conventional wound dressings for closed incisions in orthopaedic trauma surgery: A meta-analysis. Int Wound J. 2021;1–10.  doi: 10.1111/iwj.13726.


Share this article
Related Articles
Anosmia Pada Covid-19, Bagaimana Mekanismenya?
dr. Kupiya | 24 Nov 2021
Negative Pressure Wound Therapy Efektif Memperbaiki Pressure Injury
dr. Nugroho Nitiyoso, MBA | 02 Jul 2021
Cadexomer Iodine Efektif Memperbaiki Penyembuhan Luka Kronik
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 11 Mei 2021
Upadacitinib Efektif Meredakan Gejala Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 28 Apr 2021