Detail Article
Piperacillin/tazobactam untuk Anak dengan Demam Neutropenia
dr Johan Indra Lukito
Mar 11
Share this article
img-Darah1.jpg
Updated 04/Des/2020 .

Demam neutropenia merupakan penyebab penting morbiditas dan mortalitas pada pasien anak dengan kanker. Meskipun monoterapi menggunakan antibiotik spektrum luas sekarang menjadi standar perawatan, saat ini tidak ada konsensus tentang antibiotik yang optimal. Carbapenem efektif dan banyak digunakan dalam pengobatan demam neutropenia. Namun, obat ini memiliki beberapa kelemahan seperti risiko munculnya bakteri yang resistan terhadap obat. Kegunaan imunoglobulin intravena (IVIG) untuk demam neutropenia juga masih belum jelas.

Carbapenem sekarang lebih banyak digunakan dalam pengobatan demam neutropenia; Namun, hal ini dapat meningkatkan prevalensi bakteri yang resisten terhadap obat, dan, dengan demikian, penggunaan piperacillin/tazobactam untuk anak dengan demam neutropenia sangat dianjurkan. Selain itu, penggunaan IVIG secara bersamaan perlu dipertimbangkan untuk pasien dengan nilai IgG serum rendah.


Salah satu studi adalah studi yang dilakukan di Departemen Pediatri, Rumah Sakit Sapporo Hokuyu antara April 2012 dan Maret 2016. Kami juga mengevaluasi efektivitas IVIG dalam kombinasi dengan antibiotik sebagai terapi lini kedua. Melibatkan 105 pasien (42 perempuan dan 63 laki-laki) dengan kasus demam neutropenia sebagai responden, dan secara acak mendapat pengobatan dengan piperacillin/tazobactam (337,5 mg / kg / hari dibagi 3 dosis, DIV 1 jam, maksimum 13,5 g / hari) atau meropenem (120 mg / kg / hari dibagi 3 dosis, DIV 1 jam maksimum 3 g / hari).


Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa piperacillin/tazobactam dan meropenem efektif dan aman sebagai terapi empiris untuk demam neutropenia. Sejumlah besar kasus dengan kegagalan pengobatan setelah meropenem dapat diselamatkan oleh piperacillin/tazobactam dan sebaliknya.

 

 

Image: Ilustrasi

Referensi: Sano H, Kobayashi R, Suzuki D, Hori D, Kobayashi K. A Prospective Randomized Crossover Comparison Between Piperacillin/Tazobactam and Meropenem As Empirical Antibiotic Therapy for Febrile Neutropenia in Children with Hematological and Malignant Disorders. Blood 2016;128:3527

 

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Trastuzumab plus Docetaxel untuk Karsinoma Saluran Saliva HER2 Positif
dr. Hastarita Lawrenti | 13 Des 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi dan Keamanan Beberapa Pilihan Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 12 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
dr. Dedyanto Henky Saputra | 14 Feb 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Piperacillin/tazobactam untuk Anak dengan Demam Neutropenia
dr Johan Indra Lukito | 11 Mar 2019