Detail Article
Pemberian Atorvastatin dalam Terapi Hematoma Subdural Kronik, Apa Manfaatnya?
dr. Jane Cherub
Jul 15
Share this article
e1fea81d577bdd10a663c6d120dcfa62.jpg
Updated 28/Jul/2021 .

He, et al, melakukan hasil tinjauan sistematis dan meta-analisis dari penggunaan atorvastatin dalam pengobatan pasien CSDH (chronic subdural hematoma). Studi ini bertujuan mengevaluasi kemanjuran atorvastatin dalam pengobatan hematoma subdural kronis. 

Dilakukan pencarian literatur sistematis pada database PubMed, Embase, dan Cochrane Library; uji coba terkontrol terkait yang membandingkan efikasi atorvastatin dalam pengobatan hematoma subdural kronis yang diterbitkan dari awal hingga Desember 2018 dikumpulkan.

 

Dari 53 studi yang diambil, 6 uji coba dimasukkan. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa dibandingkan dengan pasien hematoma subdural kronis tanpa pengobatan atorvastatin, baik pada pasien yang telah menjalani operasi maupun yang tidak, atorvastatin efektif dalam mengurangi kejadian kekambuhan yang memerlukan pembedahan (OR = 0,30; 95%CI = 0,19 –0,48; P < 0,00001). Selain itu, atorvastatin juga meningkatkan tingkat pemulihan fungsi neurologis pasien (OR = 1,75, 95% CI 1,08-2,83, P = 0,02).


Kesimpulan:

Hasil meta-analisis atas 6 studi yang terdiri dari 756 pasien dengan hematoma subdural kronis mengungkapkan penurunan kekambuhan yang memerlukan operasi setelah pengobatan dengan atorvastatin. Selain itu, pemulihan fungsi neurologis tampaknya membaik dengan atorvastatin. Oleh karena itu, atorvastatin efektif dalam pengobatan konservatif maupun bedah pada pasien-pasien dengan hematoma subdural kronis.

 

 

Gambar: Ilustrasi (www.pexels.com)

Referensi:

He C, Xia P, Xu J, Chen L, Zhang Q. Evaluation of the efficacy of atorvastatin in the treatment for chronic subdural hematoma: a meta-analysis. Neurosurg Rev. 2021 Feb;44(1):479-484. doi: 10.1007/s10143-019-01218-w.


Share this article
Related Articles
Efek Kardioprotektif Kombinasi Propofol–Dexmedetomidine pada Operasi Jantung Terbuka
dr. Laurencia Ardi | 05 Agt 2022
Kombinasi Terapi Vasopressin, Steroid, Epinephrine pada Henti Jantung, Ini Manfaatnya
dr. Laurencia Ardi | 01 Agt 2022
L-carnitine untuk Anemia pada Penderita Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis, Ini Studi Meta-analisisnya
dr. Lyon Clement | 29 Jul 2022
Vitamin C Memperbaiki Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri Jantung
dr. Esther Kristiningrum | 15 Jul 2022
Potensi Citicoline sebagai Terapi Neuroprotektif yang Menjanjikan pada Anak Pasca-henti Jantung
dr. Allen | 04 Jul 2022
Efikasi dan Keamanan Asam Traneksamat pada Operasi Non-jantung
dr. Hastuti Erdianti | 23 Jun 2022
Fondaparinux Sebagai Profilaksis VTE Pascaoperasi Tulang Belakang Lumbal
dr. Martinova Sari Panggabean | 19 Mei 2022
Campuran Obat Antihipertensi dan NSAID Meningkatkan Risiko Terjadinya Gagal Ginjal Akut
dr. Kupiya | 17 Mei 2022
Antioksidan, Strategi Baru Pencegahan Hipertensi Melalui Terapi Pemrograman
dr. Martinova Sari Panggabean | 28 Apr 2022
ARB vs ACEI, Efektivitas Sebanding dengan Risiko Efek Samping Lebih Rendah
dr. Lyon Clement | 14 Apr 2022