Detail Article
Efikasi Kombinasi Hydroxychloroquine dan Azithromycin Pada COVID-19
Johan Indra Lukito
Apr 14
Share this article
img-Covid1.jpg
Updated 27/Jul/2020 .

Sebuah penelitian oleh Gautret et al. mengevaluasi efikasi kombinasi hydroxychloroquine (200 mg 3x/hari, untuk 10 hari ) dan azithromycin (500 mg pada hari pertama dilanjutkan 250 mg per hari untuk empat hari 

Sebuah penelitian oleh Gautret et al. mengevaluasi efikasi kombinasi hydroxychloroquine (200 mg 3x/hari, untuk 10 hari ) dan azithromycin (500 mg pada hari pertama dilanjutkan 250 mg per hari untuk empat hari berikutnya) pada 80 pasien COVID-19. Untuk pasien dengan pneumonia juga ditambahkan ceftriaxone (dosis tidak disebut). Pasien dipantau gejalanya, EKG, CT-scan paru, PCR, dan kultur virus. 

79 dari 80 pasien mendapat pengobatan setiap hari, yang berlangsung maksimal sepuluh hari. Pada satu pasien, pengobatan harus dihentikan pada hari keempat karena, meskipun ditoleransi dengan baik, terdapat potensi risiko interaksi dengan obat lain. Kejadian efek samping jarang dan sedikit. Dari 80 pasien, perbaikan klinis terjadi pada semua pasien kecuali satu pasien berusia 86 tahun yang meninggal, dan satu pasien berusia 74 tahun masih dalam unit perawatan intensif. Penurunan jumlah virus (viral load) dari sampel nasofaring yang cepat diamati melalui hasil PCR, dengan 83% hasil negatif pada hari ketujuh, dan 93% hasil negatif pada hari kedelapan.

Kombinasi hydroxychloroquine dan azithromycin berpotensi efektif untuk pasien COVID-19, mengingat kebutuhan obat COVID-19 yang efektif, aman, dan ekonomis yang mendesak.

Namun yang harus diperhatikan adalah kombinasi penggunaan hydroxychloroquine dan azithromycin berisiko menimbulkan pemanjangan interval QT dan kehati-hatian diperlukan ketika mempertimbangkan obat ini pada pasien dengan penyakit penyerta kronis (misalnya gagal ginjal, penyakit hati) atau yang mendapat obat lain yang mungkin berinteraksi menyebabkan gangguan irama jantung.

 


Image: Ilustrasi (sumber: www.who.int)

Referensi: 

1. Gautret P, Lagier JC, Parola P, Hoang VT, Meddeb L, Sevestre J, et al. Clinical and microbiological effect of a combination of hydroxychloroquine and azithromycin in 80 COVID-19 patients with at least a six-day follow up: an observational study [Internet]. 2020 [Cited 2020 April 7]. Available from: https://www.mediterranee-infection.com/wp-content/uploads/2020/03/COVID-IHU-2-1.pdf

2. CDC. Information for Clinicians on Therapeutic Options for COVID-19 Patients [Internet]. 2020 [Cited 2020 March 26]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/hcp/therapeutic-options.html

Share this article
Related Articles
Bagaimana Memerangi Resistensi Bakteri Terhadap Antibiotik?
Johan Indra Lukito | 28 Feb 2019
Amikacin Nebulisasi vs Amikacin IV untuk Pasien Pasca-bedah Thorax Jantung, Manakah yang Lebih Efektif?
Johan Indra Lukito | 17 Sep 2019
Pemberian Profilaksis Antibiotik Azithromycin Jangka Panjang, Apa Manfaatnya?
Johan Indra Lukito | 07 Jan 2020
Pengobatan COVID-19, Apakah sudah Ditemukan?
Johan Indra Lukito | 21 Feb 2020
Dampak Infeksi Coronavirus Terhadap Paru
Johan Indra Lukito | 04 Mar 2020
5 Dampak Ekstrapulmonal Infeksi Coronavirus Pada Tubuh Manusia (1)
Johan Indra Lukito | 25 Feb 2020
Langkah-langkah Perlindungan Dasar Terhadap Coronavirus Baru (Covid-19)
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 02 Mar 2020
Korban Utama Coronavirus: Laki-laki, Dewasa, Dan Dengan Penyulit Lain
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 08 Mar 2020
COVID-19 Juga Disebarkan Melalui Rute Fecal-Oral? Ini Hasil Studinya.
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 10 Mar 2020
Penyebab Klinis dan Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 24 Mar 2020