Detail Article
Kalbe Academia Banten “Anti Aging Nutrition, Stem Cells and Gene Therapy for Aging Disorders”
dr. Dorotea Arccinirmala
Jul 28
Share this article
img-Kalbe-Academia_Perdaweri-Banten-'19.jpg
Updated 22/Mei/2020 .

Pada 28 Juli 2019 diselenggarakan simposium Kalbe Academia dengan topik: “Anti Aging Nutrition, Stem Cells and Gene Therapy for Aging Disorders” yang melibatkan anggota PERDAWERI (Persatuan Dokter Anti Aging, Wellness, Estetika, dan Regeneratif Indonesia) cabang Banten. Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta ini bertempat di Hotel Novotel Tangerang ini pun turut dihadiri oleh Ketua PERDAWERI Banten.

Pada 28 Juli 2019 diselenggarakan simposium Kalbe Academia dengan topik: “Anti Aging Nutrition, Stem Cells and Gene Therapy for Aging Disorders” yang melibatkan anggota PERDAWERI (Persatuan Dokter Anti Aging, Wellness, Estetika, dan Regeneratif Indonesia) cabang Banten. Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta ini bertempat di Hotel Novotel Tangerang ini pun turut dihadiri oleh Ketua PERDAWERI Banten.

 

Sesi ilmiah diawali oleh Bpk. Indra Bachtiar, PhD (Stem Cell and Cancer Institute PT Kalbe Farma) dengan topik: ”Potential Stem Cell and Derivative for Antiaging and Regenerative Medicine”. Di sini dibahas mengenai peran stem cell dan 2 tipe stem cell, yaitu haemopoietic stem cells dan mesenchymal stem cells. Topik kedua, yaitu: ”Superba Krill Oil for Wellness Management: How the application in Nutrigenomic?”, dibawakan oleh dr. Cindiawaty Josito P., MARS, MS, Sp.GK. Mengenai nutrigenomic, disebutkan bahwa nutrigenomic test dapat dipakai untuk membantu menentukan dosis yang diperlukan tiap individu sesuai gen masing-masing. Dibahas juga mengenai omega 3 di mana omega 3 yang terkandung dalam krill oil lebih mudah diserap dibandingkan fish oil. Selain itu, krill oil membantu menurunkan inflamasi dan kadar trigliserida.

 

Sesi berikutnya dibawakan oleh dr. Nenden Sobarna, Sp.KK yang membawakan topik: “Skingenomic Approach for Skin Treatment”. Di sini dibahas mengenai peran skingenomic, untuk mengetahui secara mendalam kondisi kulit tiap individu beserta penanganannya yang tentu akan berbeda. Dr. Nenden mengingatkan akan pentingnya kesehatan kulit, ”Great Skin doesn’t happen by chance, it happen by appointment”.

  

Sesi ilmiah 3 diisi dengan pembahasan materi Continuing Medical Education (CME) oleh dr. Dorotea Dita A. (Medical Department PT Kalbe Farma). Dalam sesi ini, dibahas CME di majalah CDK edisi khusus yang memuat 4 materi CME dengan total mencapai 10 SKP. Peserta masih antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai, dengan bersama-sama dalam pembahasan materi CME. Sampai berjumpa di acara berikutnya. 

 

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Suplementasi Creatine Nitrate Meningkatkan Performa Latihan
Dokter Kalbemed | 24 Jan 2019
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Kombinasi Sinbiotik – Sitagliptin Bermanfaat pada Pasien Perlemakan Hati Non-alkohol (NAFLD)
Lupita Wijaya | 11 Mar 2019
Suplemen Asam Amino Glutamin dapat Memperbaiki Gejala Sakit Pencernaan IBS, Benarkah?
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019
Hubungan Kadar Vitamin A, E, dan Zinc dengan Keparahan Acne Vulgaris
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019