Detail Article
Pemberian Nutrisi Enteral secara Dini pada Pasien Pankreatitis Akut, Apa Manfaatnya?
Dedyanto Henky Saputra
May 01
Share this article
img-sayur-(2).jpg
Updated 22/May/2020 .

Mekanisme pasti dari kejadian infeksi bakteri pada pasien pankreatitis akut belum dapat dijelaskan. Namun, tampaknya terlihat bahwa menunda pemberian nutrisi enteral dapat meningkatkan risiko nekrosis pankreas dan kegagalan multi organ dengan meningkatkan translokasi bakteri dan pertumbuhan patogen. 

Mekanisme pasti dari kejadian infeksi bakteri pada pasien pankreatitis akut belum dapat dijelaskan. Namun, tampaknya terlihat bahwa menunda pemberian nutrisi enteral dapat meningkatkan risiko nekrosis pankreas dan kegagalan multi organ dengan meningkatkan translokasi bakteri dan pertumbuhan patogen. Invasi bakteri yang terjadi sejak dini dapat semakin memperburuk kondisi sindrom pernapasan akut, membuat pasien lebih rentan terhadap kegagalan multi-organ, yang bersifat seperti lingkaran setan. Pemberian nutrisi enteral secara dini dapat mengurangi atau mencegah translokasi bakteri dengan mempertahankan fungsi barier usus.

 

Penelitian berikut ini bertujuan untuk membandingkan berbagai hasil pemberian nutrisi enteral yang diberikan secara dini dan non-dini pada kasus pankreatitis akut berat.
Penelitian dilakukan secara acak di rumah sakit India antara Juli 2016 hingga Juni 2017. Pasien dengan pankreatitis akut berat diacak ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok A yang diberikan nutrisi enteral dini (nutrisi enteral diberikan dalam 24 jam setelah pasien masuk rumah sakit)  dan kelompok B yang pemberian nutrisi diberikan setelah 72 jam secara oral. Karakteristik pasien, temuan klinis, lama rawat inap, komplikasi dinilai dan dibandingkan.

 

Hasilnya adalah sebanyak 124 dari 132 pasien memenuhi kriteria inklusi, yaitu 120 pria (96,7%) dan 4 wanita (3,2%). Tidak ada perbedaan signifikan dalam hal usia, rasio jenis kelamin, dan komorbiditas di antara kedua kelompok. Usia rata-rata pasien adalah 28,6 tahun. Dibandingkan kelompok B, kelompok A mengalami jumlah efek samping gastrointestinal yang lebih minimal setelah inisiasi makanan enteral dan jumlah hari yang lebih cepat untuk beradaptasi penuh terhadap paparan nutrisi enteral. Selain itu, pada kelompok A mengalami komplikasi yang lebih rendah, seperti pankreatitis nekrotis, kegagalan fungsi organ tunggal atau multipel, lebih sedikit dalam hal jumlah pasien yang dirawat di ICU, membutuhkan ventilasi mekanis, dan mortalitas.

 

Dari penelitian ini disimpulkan bahwa nutrisi enteral secara dini yang diberikan pada pasien dengan pankreatitis akut berat dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien. Selain itu, pemberian nutrisi enteral dini bermanfaat dalam menurunkan komplikasi, mempercepat waktu toleransi pasien untuk mendapatkan nutrisi oral, menurunkan kebutuhan nutrisi parenteral, waktu rawat lebih singkat, dan menurunkan beban pengobatan.

 

Image : Ilustrasi

Referensi:

Manjunath BD, Abhishek G. Early versus delayed enteral feeding in acute pancreatitis. Int Surg J. 2018;5(3):942-5.

Share this article
Related Articles
Manfaat Pemberian Nutrisi Enteral pada Pasien Diabetes
Admin | 23 Nov 2018
Suplementasi Creatine Nitrate Meningkatkan Performa Latihan
Dokter Kalbemed | 24 Jan 2019
Pemberian Nutrisi Enteral pada Pasien Stroke dengan NGT vs DET, Manakah yang Lebih Baik?
Dokter Kalbemed | 03 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
Dokter Kalbemed | 13 Feb 2019
Pengaruh Pemberian Nutrisi Parenteral Awal Pasien Kritis
Dokter Kalbemed | 04 Mar 2019
Pemberian Nutrisi Parenteral pada Pasien ICU dapat Menurunkan Biaya Perawatan
Laurencia Ardi | 01 Apr 2019
Pemberian Asam Amino Parenteral dapat Mempercepat Penyembuhan Luka Post-operatif
Laurencia Ardi | 29 Apr 2019
Pemberian Nutrisi Enteral secara Dini pada Pasien Pankreatitis Akut, Apa Manfaatnya?
Dedyanto Henky Saputra | 01 May 2019
Pencegahan Primer Penyakit Kardiovaskuler Menurut Panduan ACC/AHA 2019, Apa Sajakah itu?
Jane Cherub | 16 Jul 2019
Hanya Dengan Mengurangi 300 Kalori Per Hari, Jantung Anda Akan Lebih Sehat
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 18 Jul 2019