Detail Article

Serplulimab Perluas Cakupan Indikasi di Eropa, dari Kanker Paru hingga Kanker Esofagus

dr. Michael Jaya Saputra
Okt 21
Share this article
f2a8ce34b425a22514760bcbebafb6ab.jpg
Updated 23/Okt/2026 .

Serplulimab kini telah memiliki empat indikasi sebagai terapi lini pertama di Uni Eropa. Indikasi terbarunya diperoleh pada Juni 2026 setelah European Commission (EC) menyetujui kombinasi serplulimab dengan carboplatin dan nab-paclitaxel untuk pasien dengan squamous non-small cell lung cancer (sq-NSCLC). Keputusan tersebut mengikuti persetujuan dari European Medicines Agency (EMA).


Persetujuan pada sq-NSCLC tersebut menambah tiga indikasi yang sebelumnya telah tersedia, yaitu extensive-stage small cell lung cancer (ES-SCLC), non-squamous non-small cell lung cancer (nsq-NSCLC), dan esophageal squamous cell carcinoma (ESCC). Bukti klinis untuk keempat indikasi tersebut berasal dari empat uji fase III, yaitu ASTRUM-005, ASTRUM-004, ASTRUM-002, dan ASTRUM-007. Masing-masing studi mengevaluasi serplulimab dengan kombinasi kemoterapi.


Hasil studi

ES-SCLC – ASTRUM-005

ASTRUM-005 merupakan studi fase III internasional, randomized, dan double-blind yang melibatkan 585 pasien. Studi ini membandingkan serplulimab dengan plasebo bersama carboplatin-etoposide. Pada analisis jangka panjang dengan median follow-up 42,4 bulan, median overall survival (OS) mencapai 15,8 bulan pada kelompok serplulimab dibandingkan 11,1 bulan pada kelompok plasebo. Perbedaan tersebut juga terlihat pada survival jangka panjang, dengan presentase OS empat tahun sebesar 21,9% pada kelompok serplulimab dibandingkan 7,2% pada kelompok plasebo.


sq-NSCLC – ASTRUM-004

ASTRUM-004 merupakan studi fase III internasional, randomized, dan double-blind yang melibatkan 537 pasien. Studi ini membandingkan serplulimab dengan plasebo bersama carboplatin-nab-paclitaxel. Median progression-free survival (PFS) tercatat 8,3 bulan pada kelompok serplulimab dibandingkan 5,7 bulan pada kelompok plasebo. Pada analisis final, median OS mencapai 22,7 bulan pada kelompok serplulimab dibandingkan 18,2 bulan pada kelompok plasebo.


nsq-NSCLC – ASTRUM-002

ASTRUM-002 merupakan studi fase III Asia, randomized, dan double-blind yang melibatkan 636 pasien. Studi ini membandingkan serplulimab dengan plasebo bersama carboplatin-pemetrexed. Median PFS tercatat 11,0 bulan pada kelompok serplulimab dibandingkan 5,6 bulan pada kelompok plasebo. Median OS 26,8 bulan pada kelompok serplulimab dibandingkan 20,3 bulan pada kelompok plasebo.


ESCC – ASTRUM-007

ASTRUM-007 merupakan studi fase III Asia, randomized, dan double-blind pada 551 pasien. Studi ini membandingkan serplulimab dengan plasebo bersama cisplatin dan 5-fluorouracil. Median PFS tercatat 6,9 bulan pada kelompok serplulimab dibandingkan 5,3 bulan pada kelompok plasebo. Median OS 16,5 bulan pada kelompok serplulimab dibandingkan 10,7 bulan pada kelompok plasebo.


Profil Keamanan Konsisten pada Berbagai Indikasi

Di keempat studi tersebut, profil keamanan serplulimab yang diberikan bersama kemoterapi secara umum tetap sesuai dengan profil keamanan yang telah dikenal dari masing-masing regimen. Temuan ini mendukung penggunaan serplulimab bersama kemoterapi.


Kesimpulan

Serplulimab kini telah memiliki empat indikasi sebagai terapi lini pertama di Uni Eropa, yaitu extensive-stage small cell lung cancer (ES-SCLC), squamous non-small cell lung cancer (sq-NSCLC), non-squamous non-small cell lung cancer (nsq-NSCLC), dan esophageal squamous cell carcinoma (ESCC). Hasil studi menunjukkan manfaat klinis ketika serplulimab dikombinasikan dengan kemoterapi.



Gambar: Ilustrasi (Sumber: Envato element)

Referensi:

1. Liu J, Han L, Wu L, Chen J, Sun H, Wen G, et al. First-line serplulimab in extensive-stage small cell lung cancer: secondary analysis of the ASTRUM-005 phase 3 randomized clinical trial. JAMA Oncol. 2026;12(8):810-818.

2.    Zhou C, Hu Y, Arkania E, Kilickap S, Ying K, Xu F, et al. A global phase 3 study of serplulimab plus chemotherapy as first-line treatment for advanced squamous non-small-cell lung cancer (ASTRUM-004). Cancer Cell. 2024;42(2):198-208.e3.

3.    Hao X, Wang L, Hao Y, Hu Y, Chen C, Chen B, et al. Serplulimab plus chemotherapy, with or without HLX04, versus chemotherapy as first-line treatment for nonsquamous NSCLC: final survival analysis of the phase III ASTRUM-002 study. Cancer Commun. 2026;46:Article 0034.

4.    Song Y, Zhang B, Xin D, Kou X, Tan Z, Zhang S, et al. First-line serplulimab or placebo plus chemotherapy in PD-L1-positive esophageal squamous cell carcinoma: a randomized, double-blind phase 3 trial. Nat Med. 2023;29:473-482.

5.    European Medicines Agency. Hetronifly: EPAR product information [Internet]. 2026 [cited 2026 Sep 19]. Available from: https://www.ema.europa.eu/en/medicines/human/EPAR/hetr onifly


Share this article
Related Articles
Related Products
cc7f9568a3fcdc82348afb297c5664ed.jpeg
7f07afe13fa3ef94dd63c6c9dc4eeba4.jpeg
8cba86d6aea6dace6eda16b3d224c743.jpg
a14aa175c8c971fe8dba2905498a49af.jpeg
30525a8dda13bda97ac1ffa62a674c8d.jpg
4431c44b99239f5ffe960a390cc0d22c.jpg
329f06f44e84c415597b1b0760b54e06.jpeg
675849deb1dfbe178e826a3854285e42.jpg
822b20921961ae70f628331602b6c75f.png
d9e04228feba274e954728ecbe866edb.jpg