Detail Article

Inisiasi Finerenone dan Empagliflozin secara Bersamaan Memberikan Keuntungan Utilitas Biaya

dr. Nugroho Nitiyoso, MBA
Agt 07
Share this article
2c86259e953d747ecb0e96817498e302.jpg
Updated 07/Agt/2026 .

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) dengan komplikasi penyakit ginjal kronik (DMT2-PGK) merupakan komplikasi DMT2 yang umum dan berat, yang mempredisposisi pasien untuk mengalami penyakit ginjal tahap akhir (PGTA), sehingga secara substansial meningkatkan risiko mortalitas dan beban ekonomi medis jangka panjang. Saat ini, inhibitor SGLT-2 digunakan sebagai regimen pengobatan dasar dalam praktik klinis.


Finerenone adalah nonsteroid-mineralocorticoid receptor antagonist (ns-MRA) yang selektif. Berdasarkan hasil uji klinis CONFIDENCE, kombinasi empagliflozin dengan finerenone mencapai penurunan Urine Albumin-Creatinine Ratio (UACR) tambahan sebesar 34% dibandingkan dengan monoterapi empagliflozin.

 

Dr. Liu dan tim dari Tiongkok melakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi utilitas biaya dari inisiasi simultan finerenone dan empagliflozin dibandingkan dengan monoterapi empagliflozin pada pasien DMT2-PGK, berdasarkan desain uji klinis CONFIDENCE, yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Pharmacology pada tahun 2026. Sebuah model Markov dikonstruksi untuk mensimulasikan riwayat alamiah dari DMT2-PGK. Siklus model tersebut adalah 1 tahun, dengan cakrawala waktu simulasi selama 30 tahun. Ambang batas kesediaan membayar (willingness-to-pay/WTP) ditetapkan sebesar tiga kali lipat PDB per kapita Tiongkok pada tahun 2025 (¥299.100/QALY).

 

Dosis obat ditentukan sesuai dengan protokol uji klinis CONFIDENCE dan brosur kemasan dari produsen: empagliflozin diberikan sebesar 10 mg sekali sehari (qd), dengan harga satuan ¥4,24 per tablet (10 mg); finerenone diberikan pada dosis pemeliharaan target jangka panjang sebesar 20 mg sekali sehari (qd), dengan harga satuan ¥6,45 per tablet (10/20 mg). Berdasarkan hasil analisis subkelompok Asia yang telah ditetapkan sebelumnya dari uji klinis CONFIDENCE, kombinasi empagliflozin dengan finerenone mencapai penurunan UACR tambahan sebesar 34% dibandingkan dengan monoterapi empagliflozin. Berdasarkan data yang dipublikasikan dari penelitian-penelitian terkait, untuk setiap 30% penurunan UACR, rasio hazard (HR) untuk progresi penyakit ginjal pada pasien diabetes melitus tipe 2 adalah sebesar 0,68.

 

Dalam penelitian ini, quality-adjusted life years (QALYs) digunakan sebagai ukuran luaran kesehatan, yang dihitung sebagai waktu bertahan hidup pasien dalam status kesehatan tertentu dikalikan dengan nilai utilitas kesehatan yang bersesuaian. Incremental cost-utility ratio (ICUR) diadopsi sebagai indikator untuk menilai perbedaan biaya per unit utilitas antara kelompok kontrol dan kelompok terapi kombinasi. Ambang batas kesediaan membayar (willingness-to-pay/WTP) sebesar 3 kali lipat PDB per kapita Tiongkok pada tahun 2025 (¥99.700 atau ¥299.100) diterapkan.

 

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, selama 30 tahun, inisiasi empagliflozin dan finerenone secara bersamaan memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar dibandingkan empagliflozin saja, dengan tambahan sebesar 0,20 QALYs. Kombinasi ini meningkatkan total biaya sebesar ¥7.103,23. Nilai ICUR adalah sebesar ¥35.082,44/QALY, jauh di bawah ambang batas kesediaan membayar (willingness-to-pay/WTP) dalam penelitian ini (¥99.700 atau ¥299.100). Dengan demikian, inisiasi simultan empagliflozin dan finerenone lebih efektif secara biaya (cost-effective) dibandingkan empagliflozin saja.

 

Kesimpulan:

Regimen inisiasi simultan finerenone ditambah empagliflozin yang berasal dari studi CONFIDENCE menghasilkan luaran kesehatan yang lebih unggul dan keuntungan utilitas biaya yang bermakna dibandingkan dengan monoterapi empagliflozin untuk pasien DMT2-PGK, dalam model Markov dengan siklus 1 tahun dan cakrawala simulasi 30 tahun.


Gambar: Ilustrasi (Sumber: JoPanwatD Envato element)

Referensi:

  1. Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO) CKD Work Group. KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney Int. 2024;105(4S): S117-S314. Available from: https://kdigo.org/wp-content/uploads/2024/03/KDIGO-2024-CKD-Guideline.pdf
  2. Agarwal R, Green JB, Heerspink HJL, Mann JFE, McGill JB, Mottl AK, Rosenstock J, Rossing P, Vaduganathan M, Brinker M, Edfors R, Li N, Scheerer MF, Scott C, Nangaku M; CONFIDENCE investigators. COmbinatioN effect of Finerenone anD Empagliflozin in participants with chronic kidney disease and type 2 diabetes using a UACR Endpoint (CONFIDENCE) trial: baseline clinical characteristics. Nephrol Dial Transplant. 2025 Aug 1;40(8):1559-1569.
  3. Liu Q, Lu J, Chuan F, Zhao R, Xiong N, Wang Z, Zhang J, Lai L. Cost-utility analysis of simultaneous initiation of finerenone and empagliflozin for type 2 diabetes mellitus complicated with chronic kidney disease. Front Pharmacol. 2026 Jul 20;17: 1847907.


Share this article
Related Articles
Related Products
329f06f44e84c415597b1b0760b54e06.jpeg
30525a8dda13bda97ac1ffa62a674c8d.jpg
4431c44b99239f5ffe960a390cc0d22c.jpg
8cba86d6aea6dace6eda16b3d224c743.jpg
cc7f9568a3fcdc82348afb297c5664ed.jpeg
cf47e2b402582616756299e22ff132d3.png
a14aa175c8c971fe8dba2905498a49af.jpeg
d9e04228feba274e954728ecbe866edb.jpg
a67d87d747817244a7ad753d94390bef.jpg
7f07afe13fa3ef94dd63c6c9dc4eeba4.jpeg