Detail Article

Calcitriol Menurunkan Mikroalbuminuria pada Pasien DM Tipe 2

dr. Esther Kristiningrum
Jan 07
Share this article
79a9dd75d396f09a4e2ebacbb1546824.jpg
Updated 07/Jan/2026 .

Penyakit ginjal stadium akhir merupakan komplikasi  ginjal yang paling sering dari penyakit ginjal diabetik dengan tingkat mortalitas yang tinggi. Munculnya mikroalbuminuria merupakan indikator awal kerusakan ginjal. Mikroalbuminuria juga berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan progresivitas menuju penyakit ginjal kronik stadium akhir. Suatu penelitian yang dilakukan untuk mengevaluasi efek pemberian calcitriol terhadap tingkat mikroalbuminuria pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2.


Angiotensin-converting enzyme inhibitor (ACE inhibitor) dan angiotensin receptor blocker (ARB) adalah obat yang digunakan untuk menangani tekanan darah tinggi dengan mengurangi proteinuria dan laju filtrasi glomerulus, namun penyakit ginjal stadium akhir dan komplikasi jantung tidak sepenuhnya dicegah pada banyak pasien dengan penyakit ginjal kronik. Oleh karena itu, perlunya terapi tambahan yang dapat menekan mikroalbuminuria. Calcitriol, sebagai bentuk aktif vitamin D, diketahui memiliki efek modulasi terhadap sistem renin-angiotensin dan sistem imun. Aktivator reseptor vitamin D dapat mengurangi proteinuria dengan menghambat sintesis dan aktivitas monocyte chemoattractant protein 1, regulasi transforming growth factor β, ekspresi angiotensinogen, efek antiproliferatif, efek antifibrotik, atau kombinasi dari semuanya. Hasil dari suatu penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemberian calcitriol pada pasien PGK dengan kadar 25-(OH)D serum yang rendah yang juga mendapat ACE inhbitor atau ARB, secara bermakna menurunkan derajat proteinuria dibandingkan tanpa pemberian calcitriol.

 

Suatu penelitian dilakukan secara acak dan tersamar ganda untuk mengevaluasi efek pemberian calcitriol terhadap tingkat mikroalbuminuria pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2 (DMT2) yang telah mendapatkan terapi standar menggunakan ACE inhibitor atau ARB minimal 1 tahun pada pasien dewasa berusia 30–75 tahun dengan DMT2 dan memiliki mikroalbuminuria (rasio albumin-kreatinin urin 30–300 mg/g). Sebanyak 38 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dibagi secara acak menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang mendapat calcitriol dosis 0,25 mcg per hari dan kelompok kontrol yang mendapat plasebo selama 3 bulan.

 

Hasilnya menunjukkan bahwa setelah 3 bulan intervensi, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dalam parameter kreatinin serum, gula darah puasa, HbA1c, ataupun profil lipid. Namun, kadar mikroalbuminuria menunjukkan penurunan pada kedua kelompok. Median penurunan mikroalbuminuria lebih besar pada kelompok calcitriol dibandingkan kelompok kontrol. Meskipun perbedaan penurunan antara kedua kelompok tidak signifikan secara statistik, analisis intra-kelompok menunjukkan bahwa penurunan mikroalbuminuria pada kelompok calcitriol sebelum dan sesudah intervensi bersifat signifikan secara statistik (p = 0,03). Selama periode penelitian, tidak dilaporkan adanya efek samping bermakna yang berhubungan dengan penggunaan calcitriol, seperti hiperkalsemia atau gangguan gastrointestinal.

 

Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian calcitriol selama 3 bulan dapat menurunkan kadar mikroalbuminuria secara signifikan pada pasien DMT2. Temuan ini mengindikasikan bahwa calcitriol berpotensi menjadi terapi tambahan yang aman dan bermanfaat untuk mengurangi mikroalbuminuria residual pada pasien DMT2 yang telah mendapatkan ACE inhibitor atau ARB.

 

Kesimpulan:

Dari penelitian ini didapatkan bahwa penambahan calcitriol dapat dipertimbangkan sebagai strategi pendukung dalam pengelolaan penyakit ginjal diabetik tahap awal. Namun, diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi tindak lanjut yang lebih panjang untuk mengonfirmasi manfaat klinis jangka panjang serta dampaknya terhadap progresivitas penyakit ginjal.

 


Gambar: Ilustrasi (Sumber: Dokumentasi tim Kalbemed)

Referensi:

  1. Askari M, Ghadiri-Anari A, Jaafarinia A, Kharazmi S, Hemayati R. The effects of calcitriol on microalbuminuria in patients with type 2 diabetes mellitus; a double-blind randomized clinical trial. Journal of Nephropathology 2024;13(3):e17163. doi: 10.34172/jnp.2022.17163.
  2. Wu CCLiao MTHsiao PJLu CLHsu YJLu KC, et al. Antiproteinuria effect of calcitriol in patients with chronic kidney disease and vitamin D deficiency: A randomized controlled study. J Ren Nutr. 2020;30(3):200-7. doi: 10.1053/j.jrn.2019.09.001.


Share this article
Related Articles