CDK Edisi Suplemen-2 2019

CDK Edisi Suplemen-2 2019

Salah satu tujuan penerbitan Cermin Dunia Kedokteran (CDK) adalah agar para sejawat dapat selalu mengikuti perkembangan dunia kesehatan dan kedokteran khususnya. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, CDK kembali menerbitkan edisi suplemen dengan artikel yang dilengkapi dengan pertanyaan CME.

Download

Documents to download

About CDK

Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) adalah majalah kedokteran yang telah dipublikasikan sejak tahun 1974 dan terbit setiap bulan. CDK menyajikan informasi-informasi kedokteran yang mutakhir, serta mendukung perkembangan dunia kedokteran di Indonesia. Dari tahun ke tahun, CDK terus memantapkan diri sebagai salah satu referensi ilmiah yang praktis dan terpercaya.

Saat ini CDK bekerjasama dengan PB IDI, dan PP IAI, di mana pada setiap edisi CDK terdapat artikel yang berbobot poin SKP, yaitu CME bagi dokter dan CPD bagi apoteker. Artikel yang dipublish di majalah CDK akan terindeks di google scholar.

 

Bagi sejawat sekalian yang ingin mengirimkan naskah ilmiah ke majalah CDK, baik berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, maupun laporan kasus, silahkan dapat mengirimkannya melalui email atau alamat berikut ini:

 

Redaksi CDK Gedung Kalbe II Lt. 2 (Medical Department)

Jl. Letjend. Suprato Kav. 4, Cempaka Putih – Jakarta 10510.

Telepon : 021-4208171

Email : cdk.redaksi@gmail.com

Please login or register to post comments.

Meta-analisis,  Second Line Agent Hepatitis Autoimun Anak

Meta-analisis, Second Line Agent Hepatitis Autoimun Anak

Hepatitis autoimun merupakan penyakit penting pada anak yang berpotensi menyebabkan terjadinya penyakit hati terminal sehingga membutuhkan tranplantasi hati atau yang lebih fatal dapat juga menyebabkan kematian.

Penularan Hepatitis B dari Ibu Hamil ke Janin, Bagaimana Pencegahannya?

Penularan Hepatitis B dari Ibu Hamil ke Janin, Bagaimana Pencegahannya?

Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Penularan penyakit hepatitis B pada dasarnya dibagi menjadi dua, yaitu penularan horizontal dan penularan vertikal. Penularan vertikal terjadi antara ibu dan anak baik pada masa sebelum 

Konsumsi Suplemen Vitamin D, Apakah Meningkatkan Risiko Batu Ginjal?

Konsumsi Suplemen Vitamin D, Apakah Meningkatkan Risiko Batu Ginjal?

Pada suatu studi case-control, risiko batu ginjal 73% lebih tinggi pada kadar 1,25(OH)2D kuartil tertinggi. Di sisi lain, insufisiensi vitamin D dan densitas mineral tulang yang rendah sering ditemukan pada penderita batu ginjal,