Detail Article
Penggunaan Terapi Tekanan Negatif Pasca-Bedah Trauma Orthopedi, Bagaimana Hasil Meta-analisisnya?
nugroho nitiyoso
Feb 12
Share this article
img-surgery1.jpg
Updated 22/May/2020 .

Beberapa komplikasi luka yang sering terjadi pasca-bedah trauma ortopedi antara lain: infeksi luka dan dehisens. Perawatan luka pasca-bedah dengan tekanan negatif (NPWT: Negative Pressure Wound Therapy) memberikan hasil yang optimal

Beberapa komplikasi luka yang sering terjadi pasca-bedah trauma ortopedi antara lain: infeksi luka dan dehisens. Perawatan luka pasca-bedah dengan tekanan negatif (NPWT: Negative Pressure Wound Therapy) memberikan hasil yang optimal untuk kondisi tersebut, hal ini merupakan kesimpulan dari hasil studi yang dilakukan oleh Dr. Wang dari Department of Orthopaedic Surgery, The Second Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine, Hangzhou, Peoples Republic of China dan kolega melakukan sebuah metaanalisis yang telah diterbitkan di Journal of Orthopaedic Surgery and Research 2019.

Dalam studinya Dr. Wang melakukan meta-analisis terhadap 6 penelitian (2 uji klinik, 4 kohort) yang meneliti manfaat tekanan negatif untuk mengurangi kejadian komplikasi luka pasca-bedah trauma ortopedi. Endpoint yang dievaluasi pada meta-analisis ini adalah: kejadian infeksi luka dangkal (superficial SSI), kejadian infeksi luka dalam (deep SSI) serta kejadian dehisens luka, antara kelompok yang mendapatkan terapi tekanan negatif pasca-bedah vs kelompok yang mendapatkan perawatan luka standar.

Hasilnya didapatkan bahwa, pasien pasca-bedah trauma ortopedi yang mendapatkan terapi tekanan negatif secara bermakna memberikan hasil yang lebih baik untuk parameter-parameter penilaian studinya. Penggunaan NPWT terbutki secara bermakna mampu menurunkan kejadian komplikasi luka yang lebih rendah, lebih spesifiknya, kejadian infeksi luka dangkal (superficial SSI), infeksi luka dalam (deep SSI) dan dehisens luka yang lebih rendah.

Dari hasil meta-analisis tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pada pasien pasca-bedah trauma ortopedi, penggunaan terapi tekanan negatif pasca-bedah, secara bermakna mampu mengurangi kejadian infeksi luka dangkal (superficial SSI), infeksi luka dalam (deep SSI) dan dehisens luka.

 

Silakan baca juga: PICO, Perawatan Luka Tekanan Negatif

Image: Ilustrasi (sumber: https://www.woundsource.com/)
Referensi: Wang C, Zhang Y, Qu H. Negative pressure wound therapy for closed incisions in orthopedic trauma surgery: a meta-analysis. J Orthop Surg. 2019 Dec 11;14(1):427. 

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Trastuzumab plus Docetaxel untuk Karsinoma Saluran Saliva HER2 Positif
dr. Hastarita Lawrenti | 13 Dec 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi dan Keamanan Beberapa Pilihan Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 12 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
dr. Dedyanto Henky Saputra | 14 Feb 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Piperacillin/tazobactam untuk Anak dengan Demam Neutropenia
dr Johan Indra Lukito | 11 Mar 2019