Detail Article
Vitamin C Injeksi Tidak Meningkatkan Kejadian Batu Ginjal, Bagaimana Hasil Studinya?
dr. Natalia Christine Go
Mei 13
Share this article
img-Ginjal1.jpg
Updated 21/Jul/2020 .

Beberapa kasus yang mengaitkan pemberian vitamin C (IVC) intravena dosis tinggi dengan pembentukan batu ginjal telah dilaporkan dalam literatur, namun, tidak ada penelitian jangka panjang yang menyelidiki 

Beberapa kasus yang mengaitkan pemberian vitamin C (IVC) intravena dosis tinggi dengan pembentukan batu ginjal telah dilaporkan dalam literatur, namun, tidak ada penelitian jangka panjang yang menyelidiki pemberian IVC dan melaporkan batu ginjal telah dilakukan. Dari studi yang ada menunjukkan bahwa pemberian vitamin C intervena (IVC) tidak berhubungan dengan kejadian batu ginjal. Hal tersebut merupakan kesimpulan dari studi yang dilakukan oleh Dr. Melissa Prier dari Feedback Research Ltd., Auckland 1050, New Zealand dan kolega yang telah dipublikasikan dalam jurnal Antioxidants tahun 2018.

Dalam studi ini peneliti bertujuan mengukur frekuensi batu ginjal yang dilaporkan pada pasien yang menerima terapi IVC. Peneliti melakukan studi seri kasus prospektif dari 157 pasien dewasa yang memulai terapi IVC di klinik Pilihan Kesehatan Terpadu antara 1 September 2011 sampai 31 Agustus 2012, dengan tindak lanjut selama 12 bulan. Pertanyaan tentang terjadinya batu ginjal dilakukan pada awal penelitian, 6 dan 12 bulan, dan tes darah fungsi ginjal dilakukan pada awal penelitian, minggu ke-4 dan setiap 12 minggu sesudahnya pada subkelompok pasien.

 

Dari studi ini tidak ada batu ginjal yang dilaporkan oleh pasien dalam penelitian ini, meskipun 8% dari pasien memiliki riwayat batu ginjal. Selain itu, sebagian besar pasien yang diselidiki memiliki fungsi ginjal yang stabil selama periode penelitian yang dibuktikan dengan sedikit perubahan kadar kreatinin serum dan perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR) setelah IVC. 

Berdasarkan hasil tersebut peneliti menyimpulkan bahwa, terapi IVC tidak dikaitkan dengan batu ginjal yang dilaporkan pasien. Meskipun bukan fokus utama dari penelitian ini, juga diamati bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam kreatinin serum rata-rata atau eGFR bagi mereka yang memiliki tindak lanjut tes darah fungsi ginjal.

 

Image: Ilustrasi (sumber: http://www.learningradiology.com)

Referensi: Prier M, Carr AC, Baillie N. No reported renal stones with intravenous vitamin C administration : a prospective case series study. Antioxidants. 2018;7:68.

Share this article
Related Articles
Vitamin C Menurunkan Risiko Fibrilasi Atrium pada Pasien Pasca-bedah Jantung
Admin | 06 Mei 2018
Vitamin C Bermanfaat Untuk Kesehatan Kulit
dr. Angeline Fanardy | 15 Jan 2019
PUFA Omega-3 Memperbaiki Denyut Jantung Pasien Dialisis Kronik
Dokter Kalbemed | 30 Jan 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Vitamin C, Adakah Manfaat bagi Jantung?
Esther Kristiningrum | 20 Mar 2019
Antioksidan, Adakah Manfaat untuk Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah?
dr. Angeline Fanardy | 28 Apr 2019
Nah, Ini Manfaat Konsumsi Oat Pada Pasien Gagal Ginjal
Laurencia Ardi | 19 Agt 2019
Ini Salah Satu Manfaat Vitamin C Untuk Perokok
Esther Kristiningrum | 26 Sep 2019
Kadar Kromium Berkaitan dengan Kondisi Malnutrisi pada Pasien Hemodialisis, Benarkah?
Laurencia Ardi | 05 Nov 2019
Vitamin C Mengurangi Nyeri Pascaoperasi Trauma Kaki
Esther Kristiningrum | 03 Des 2019