Cefoperazone/Sulbactam OGB HJ

Oleh Marcel Aldion Rahardja pada August 23, 2013 06:00

CEFOPERAZONE / SULBACTAM OGB HJ


Komposisi:

- Cefoperazone 500 mg.

- Sulbactam 500 mg.


Bentuk Sediaan:

Vial 1 g serbuk injeksi.


Farmakologi:

Cefoperazone menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga terjadi kebocoran sel bakteri dan bakteri lisis. Sulbactam meningkatkan efektifitas cefoperazone dengan melindungi cefoperazone dari enzim beta lactamase.


Indikasi:

1. Infeksi saluran napas (atas dan bawah).

2. Infeksi saluran kemih (atas dan bawah).

3. Peritonitis, kolesistitis, kolangitis, dan infeksi intra abdominal lainnya.


Dosis:

Dewasa : Dosis diberikan setiap 12 jam dalam dosis terbagi yang sama.

Anak-anak : Dosis diberikan setiap 6-12 jam dalam dosis terbagi yang sama.


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap antibiotik cephalosporin atau sulbactam.


Peringatan dan Perhatian:

- Hati-hati pada ibu hamil dan menyusui.

- Defisiensi vitamin K dapat terjadi.

- Lainnya : Sakit kepala, demam, nyeri injeksi, kedinginan terjadi pada < 1 % pasien.


Efek Samping:

- Gangguan sal cerna 9 3,6 - 10,8%): Diare, mual, muntah.

- Reaksi kulit (0,8 - 1,3%): ruam, urtikaria.

- Peningkatan sementara SGOT, SGPT, bilirubin, (6,3 -10%).