Ranitidine OGB HJ

Oleh admin kalbemed pada August 23, 2013 09:52



RANITIDINE OGB HJ

Komposisi:

Ranitidinine 150  mg.

Ranitidine  25 mg/2 mL injeksi.


Bentuk Sediaan:

Tablet dan ampul.


Farmakologi:

Menduduki reseptor histamin tipe 2 (H-2) di sel parietal, sehingga histamin tidak dapat merangsang reseptor histamin di sel parietal akibatnya rangsangan pelepasan asam lambung berkurang.


Indikasi:

Ulkus duodenum, ulkus gaster jinak, esofagitis refluks.


Dosis:

Tukak usus 12 jari aktif: 150 mg, 2 kali sehari atau 300 mg sekali sehari sesudah makan malam atau sebelum tidur, selama 4-8 minggu.

Tukak lambung aktif: 150 mg, 2 kali sehari selama 2 minggu.

Terapi pemeliharaan pada penyembuhan tukak 12 jari dan tukak lambung:150 mg malam sebelum tidur.

Keadaan hipersekresi patologis : 150 mg, 2 kali sehari dengan lama pengobatan ditentukan oleh dokter berdasarkan gejala klinik yang ada. Dosis hingga 6 g sehari dapat diberikan pada penyakit yang berat.

Refluks gastroesofagitis :  150 mg, 2 kali sehari.

Esofagitis erosif :  150 mg, 4 kali sehari.

Pemeliharaan dan penyembuhan esofagitis erosif :150 mg, 2 kali sehari.


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap ranitidine.


Peringatan dan Perhatian:

Hati-hati penggunaan pada gangguan fungsi hati, ginjal, adanya keganasan harus disingkirkan.             Penggunaan pada kehamilan dan menyusui hanya bila diperlukan. Hindari pemberian pada penderita dengan riwayat porfiria akut.


Efek Samping:

Sakit kepala.