Terastarch

Oleh Johan Indra Lukito pada June 29, 2018 08:08

Apakah kandungan Terastarch?
Jawab:
Hydroxyethyl starch (HES) 6% dalam larutan elektrolit seimbang.

Tiap 1000 mL larutan infus Terastarch mengandung:
O-(2-hydroxyethyl)-amylopectin hydrolysate
HES BM 130.000 Dalton 60,00 g
(derajat substitusi 0,4)
Sodium chloride 6,26 g
Potassium chloride 0,30 g
Calcium chloride 2H2O 0,37 g
Magnesium chloride 6H2O 0,20 g
Sodium acetate 3H2O 3,28 g
Malic acid 0,67 g
dalam air untuk injeksi

Apa bentuk sediaan Terastarch?
Jawab:
Larutan infus dalam flexy bag berisi 500 mL.

Untuk kondisi apa Terastarch bisa digunakan?
Jawab:
Terastarch bisa digunakan sebagai cairan infus untuk pengobatan pada pasien dengan kekurangan cairan tubuh.

Bagaimana dosis Terastarch?
Jawab:
Dosis dan kecepatan infus tergantung pada jumlah hilangnya cairan tubuh serta kondisi dan penyakit pasien

Pada kondisi apa Terastarch tidak boleh digunakan?
Jawab:
• penyakit kritis, termasuk pasien sepsis dan pada pasien yang menjalani terapi pengganti ginjal.
• penyakit hati berat.
• gagal ginjal yang tidak terkait kondisi kekurangan cairan tubuh.
• hemodialisis.
• Kondisi kelebihan cairan tubuh termasuk edema paru.
• perdarahan otak.
• kelebihan elektrolit kalium, natrium, dan klor
• hipersensitif terhadap hydroxyethyl starch atau pembawanya.
• gagal jantung kongestif.

Apa yang harus diperhatikan bila menggunakan Terastarch?
Jawab:
• Lanjutkan pemantauan fungsi ginjal pada pasien yang menggunakan produk HES.
• Hentikan penggunaan produk HES ketika terdapat gejala awal gangguan ginjal.
• Hindari selalu kelebihan cairan akibat overdosis. Dosis harus disesuaikan dengan hati-hati, khususnya pada pasien dengan gangguan jantung.
• Pasien usia lanjut dengan hipovolemia harus dimonitor dengan benar, dan dosis harus disesuaikan, untuk menghindari gangguan fungsi ginjal.
• Karena ada kemungkinan terjadinya reaksi alergi, diperlukan pemantauan pasien yang tepat dan pemberian dapat dimulai dengan kecepatan infus lambat
• Tidak ada data yang cukup yang tersedia mengenai terapi Terastarch pada ibu hamil. Terastarch dapat digunakan pada ibu hamil jika hanya manfaatnya lebih besar daripada risikonya terhadap janin; pada kondisi seperti ini dapat dipertimbangkan untuk diberikan Terastarch pada trimester pertama kehamilan.
• Belum dilakukan penelitian terkait keamanan dan efikasi Terastarch pada anak, oleh karena itu, Terastarch hanya boleh digunakan pada anak setelah menilai manfaat/risiko, dan dengan hati-hati.
• Karena tidak diketahui apakah starch dapat diekskresi melalui ASI, maka pemberian produk ini pada ibu menyusui harus dilakukan secara hati-hati. Penghentian pemberian ASI sementara dapat dipertimbangkan.
• Simpan di bawah suhu 300C, jangan dibekukan.
• Hanya digunakan jika larutan jernih, bebas dari partikel, dan dalam kemasan yang utuh.

Apa saja efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan Terastarch?
Jawab:
Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah yang berhubungan langsung dengan efek dan dosis pemberian larutan, seperti hemodilusi (pengenceran darah).
Reaksi hipersensitivitas, sangat jarang, tidak tergantung dosis.