Thidim

Oleh Johan Indra Lukito pada June 29, 2018 07:15

Apakah bahan aktif Thidim?
Jawab:
Ceftazidime

Apa bentuk sediaan Thidim?
Jawab:
Vial 1 g

Untuk kondisi apa Thidim bisa digunakan?
Jawab:
Pada orang dewasa, anak dan bayi, Thidim bisa digunakan untuk pengobatan infeksi saluran pernapasan bawah termasuk paru, kulit dan jaringan lunak, tulang dan sendi, saluran kemih, infeksi di dalam rongga perut, infeksi di dalam darah, infeksi selaput otak yang disebabkan oleh bakteri yang rentan.

Bagaimana dosis Thidim?
Jawab:
Thidim merupakan antibiotik yang diberikan dengan cara injeksi atau infus. Dosis dan lama pengobatan ditetapkan dokter bergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi dan kondisi pasien.

Pada kondisi apa Thidim tidak boleh digunakan?
Jawab:
Thidim tidak boleh digunakan oleh pasien yang memiliki hipersensitivitas (alergi) terhadap ceftazidime dan antibiotik golongan cephalosporin lainnya.

Apa yang harus diperhatikan bila menggunakan Thidim?
Jawab:
Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan/atau hati, anak, ibu hamil, dan menyusui, penggunaannya perlu pertimbangan dokter Anda

Informasikan ke dokter Anda apabila Anda memiliki riwayat mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap meropenem atau antibiotik beta-lactam lainnya,

Apa saja efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan Thidim?
Jawab:
Efek samping yang umum dapat berupa diare , mual, muntah, demam, sakit kepala, ruam / kemerahan pada kulit, gatal, reaksi radang pada lokasi injeksi.