Durolane

Oleh Martinova Sari Panggabean pada June 25, 2018 18:06

Apakah bahan aktif Durolane?
Jawab:
Asam Hialuronat sebesar 60 mg.

Apa bentuk sediaan Durolane?
Jawab:
Durolane tersedia dalam kemasan syringe kaca. Setiap syringe mengandung asam Hialuronat sebanyak 3 mL.

Bagaimana cara kerja Durolane?
Jawab:
Durolane berfungsi memulihkan elastisitas dan kekentalan cairan sinovial (cairan yang terdapat dalam sendi yang fungsinya untuk melumasi sendi sehingga sendi mudah bergerak) sehingga mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas sendi.

Untuk kondisi apa Durolane bisa digunakan?
Jawab:
Durolane bisa digunakan pada pasien penderita OA (Osteoartritis, pengapuran sendi) lutut dan panggul sedang hingga menengah.

Bagaimana dosis Durolane?
Jawab:
Dosis yang direkomendasikan adalah 3 ml untuk setiap lutut atau sendi panggul.

Pada kondisi apa 
Durolane tidak boleh digunakan?
Jawab:

-  Durolane tidak boleh diberikan jika sendi yang akan disuntikkan sedang terinfeksi atau mengalami peradangan berat, atau jika ada penyakit kulit yang aktif atau ada infeksi pada tempat suntikan.
-  Durolane tidak boleh disuntikan secara intravaskular (ke dalam pembuluh darah) atau ekstra-artikular (di luar ruang sendi) atau di dalam jaringan atau kapsul sendi.
-  Durolane tidak boleh diberikan pada pasien yang alergi terhadap obat ini.

Apa saja yang perlu menjadi perhatian pada pemberian Durolane?
Jawab:

Durolane hanya boleh disuntikkan oleh dokter yang berwenang, yang sudah tidak asing dengan teknik suntikan intra-artikular untuk sendi sinovial yang ingin diobatin dan pada fasilitas yang sesuai untuk suntikan intra-artikular, Durolane harus disuntikkan ke dalam rongga sendi dan menggunakan teknik aseptik yang ketat. Ukuran jarum suntik yang disarankan adalah 18 G dan 22 G dengan panjang yang memadai, penggunaan jarum lebih kecil dapat meningkatkan tekanan yang dibutuhkan untk mendorong produk. Setelah penyuntikan, hindari kegiatan yang membutuhkan banyak tenaga dalam 2 hari pertama setelah penyuntikan. Sebagian reaksi sementara yang terkait dengan penyuntikan Durolane, akan ada rasa sakit dan/atau pembengkakan/kekakuan tingkat sedang hingga menengah selama minggu pertama setelah penyuntikan dilakukan.

Pada kondisi seperti apa pasien harus segera menghubungi dokter?
Jawab: 
Segera ke dokter jika rasa sakit dan/atau pembengkakan/kekakuan berlangsung lebih dari satu minggu.

Apa saja efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan Durolane?
Jawab:
Efek samping yang mungkin terjadi berupa kaku, nyeri, dan bengkak di sekitar sendi pasca penyuntikan. Efek samping ini memiliki intensitas sedang atau menengah dan hanya sesekali membutuhkan perawatan penghilang rasa sakit atau NSAID (obat penghilang nyeri).

Apakah keunggulan D
urolane?
Jawab:
Durolane merupakan viskosuplemen (pengganti atau penambah cairan sendi) yang berasal dari bahan dasar alami (menggunakan bioteknologi modern NASHA (Non-Animal Stabilized Hyaluronic Acid) dengan menggunakan fermentasi bakteri, kemudian distabilisasi secara hati-hati) dan bukan berasal dari produk hewani sehingga tidak menimbulkan alergi Injeksi tunggal. Durolane juga memiliki berat molekul yang terbesar, kros-link (ikatan silang) yang stabil, dan densitas (massa jenis) yang sangat tinggi sehingga masa bertahan Durolane di dalam ruang sendi adalah yang paling panjang yaitu 3-6 bulan sehingga mengurangi nyeri injeksi dan kunjungan ke RS.

Bagaimana penyimpanan Durolane?
Jawab:
Durolane disimpan dalam kemasan aslinya pada suhu < 30˚C, hindarkan terjadinya pembekuan.