ROCULAX

Oleh Dedyanto Henky Saputra pada May 08, 2018 07:09

Apakah kandungan dari Roculax?
Jawab:
Roculax mengandung zat aktif rocuronium bromide, sebesar 10 mg untuk setiap mL larutannya.

Apa bentuk sediaan Roculax?
Jawab:
Roculax tersedia dalam kemasan dus, yang terdiri dari 2 blister. Setiap blister berisi 5 ampul Roculax 5 mL.

Untuk kondisi apa Roculax digunakan?
Jawab:
Roculax digunakan sebagai obat tambahan dalam prosedur anestesi umum (bius umum) dari suatu tindakan operasi, serta memberikan efek relaksasi otot-otot tubuh pasien selama pembedahan berlangsung.

Bagaimana dosis Roculax?
Jawab:
Untuk prosedur intubasi dari operasi, Roculax diberikan dalam rentang dosis 0,6 - 1,2 mg/kgBB. Selanjutnya dosis Roculax diberikan sebagai dosis pemeliharaan yaitu 0,1 - 0,2 mg/kgBB.

Bagaimana dosis Roculax pada anak?
Jawab:
Untuk prosedur intubasi dari operasi, Roculax diberikan dalam rentang dosis 0,6 /kgBB. Selanjutnya dosisRoculax diberikan sebagai dosis pemeliharaan yaitu 0,075 - 0,125 mg/kgBB.

Bagaimana dosis Roculax pada lansia?
Jawab:
Pada pasien dengan usia 65 tahun atau lebih untuk prosedur intubasi dari operasi, Roculax diberikan dalam rentang dosis 0,6 /kgBB. Selanjutnya dosis Roculax diberikan sebagai dosis pemeliharaan yaitu 0,075 - 0,1 mg/kgBB.

Bagaimana dosis Roculax pada pasien dengan penyakit hati dan/atau saluran empedu dan/atau gagal ginjal:?
Jawab:
Untuk prosedur intubasi dari operasi, Roculax diberikan dalam rentang dosis 0,6 /kgBB. Selanjutnya dosis Roculax diberikan sebagai dosis pemeliharaan yaitu 0,075 - 0,1 mg/kgBB.

Bagaimana dosis Roculax pada neonatus (bayi usia 0-3 bulan)?
Jawab:
Tidak ada data yang mendukung rekomendasi penggunaan rocuronium bromide
pada neonatus

Pada kondisi apa Roculax tidak boleh digunakan?
Jawab:
Roculax tidak boleh diberikan pada pasien yang hamil dan atau hipersensitif terhadap rocuronium bromide atau ion bromida.

Hal-hal apa yang perlu menjadi perhatian dan patut diwaspadai dari pemberian Roculax?
Jawab:

• ROCULAX harus diberikan dalam dosis yang disesuaikan secara hati-hati di bawah pengawasan dokter yang berpengalaman yang mengetahui kerja obat dan komplikasinya.
• Pemberian ROCULAX harus disertai obat anestesia atau obat penenang (sedasi) yang adekuat.
• Pada pasien dengan penyakit kelemahan otot yang bernama miastenia gravis, dosis kecil ROCULAX dapat mempunyai efek yang besar.
• ROCULAX, yang mempunyai pH asam, tidak boleh dicampur dengan larutan alkalin (seperti larutan barbiturat) dalam suntikan yang sama atau diberikan secara bersamaan selama infus intravena melalui jarum yang sama.
• Pada penggunaan ROCULAX dapat terjadi peningkatan atau penurunan tekanan darah dan peningkatan denyut jantung (takikardia).
• Pemanjangan kelumpuhan dan/atau kelemahan otot rangka dapat ditemukan selama pelepasan mesin ventilator dari pasien di ICU.
• ROCULAX tidak dianjurkan untuk digunakan dalam prosedur induksi cepat pada pasien sectio cesarea.
• ROCULAX harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit hati karena lama kerja dan pemulihan agak memanjang pada pasien tersebut.
• Kelainan asam-basa dan/atau elektrolit yang berat dapat mempotensiasi atau menyebabkan resistensi terhadap kerja ROCULAX.
• ROCULAX dapat mengakibatkan tanda atau gejala iritasi lokal; injeksi atau infus harus dihentikan segera atau diulang lagi pada pembuluh darah lain.
• ROCULAX harus hati-hati diberikan pada pasien dengan tekanan darah tinggi karena kelainan paru (dikenal dengan nama istilah hipertensi pulmoner) atau penyakit katup jantung.
• ROCULAX harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit hati dan/atau saluran empedu dan/atau gagal ginjal.
• ROCULAX harus digunakan dengan sangat hati-hati pada pasien dengan penyakit saraf dan otot atau bagi yang memiliki riwayat infeksi virus polio.
• Pada pasien dengan obesitas dapat terjadi pemanjangan lama kerja dan pemanjangan pemulihan spontan dari ROCULAX.
• ROCULAX diberikan pada wanita menyusui hanya jika dokter memutuskan bahwa manfaatnya lebih besar dibanding dengan risikonya.
• Tidak dianjurkan untuk menggunakan mesin yang potensial berbahaya atau mengendarai mobil dalam waktu 24 jam setelah pemulihan penuh dari kerja ROCULAX.


Bagaimana ROCULAX sebaiknya disimpan?
Jawab:
Agar kualitas ROCULAX tetap terjaga, ROCULAX sebaiknya disimpan di lemari es (2 - 8°C). Jangan dibekukan. Jika sudah dikeluarkan dari lemari es ke suhu kamar (25°C), gunakan ROCULAX dalam 60 hari. Jangan digunakan jika terdapat partikel yang terlihat secara visual di dalam ampul Roculax.

Adakah efek samping yang dapat terjadi selama pemberian Roculax?
Jawab:
Pada sistem jantung dan pembuluh darah dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia), kelainan rekam jantung, berdebar, penurunan atau peningkatan tekana darah dari batas normal.
Pada saluran cerna dapat mencetuskan mual, muntah.
Pada saluran napas dapat menstimulasi serangan asma, cekugan.
Pada kulit kulit dan anggota badan dapat terjadi rea
ksi alergi (gatal, kemerahan hingga reaksi alergi berat), bengkak pada tempat injeksi.