PIONIX

Oleh Pande Dharma Pathni pada April 02, 2018 16:35

Apakah komposisi dari Pionix ?
Jawab:
Pioglitazone hydrochloride.

Bagaimanakah kekuatan Pionix ?
Jawab:
Pionix memiliki 2 kekuatan sediaan yaitu 15 mg dan 30 mg.

Apakah kegunaan Pionix ?
Jawab:
Sebagai terapi yang diberikan bersama-sama dengan obat diabetes dari golongan sulphonylurea atau metformin pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang tidak terkontrol hanya dengan obat golongan sulphonylurea atau metformin tunggal.

Bagaimana dosis dan cara pemberian Pionix ?
Jawab:
Cara pemberian
- Per oral, sehari satu kali satu tablet Pionix, dengan atau tanpa makanan.
Dosis
Untuk dewasa
- Kombinasi dengan metformin:
Kombinasi pionix dengan metformin dapat dimulai dengan dosis pionix 15 mg atau 30 mg, sekali sehari. Dosis metformin yang ada dapat dilanjutkan untuk terapi kombinasi dengan Pionix.
- Kombinasi dengan golongan sulphonylurea:
Kombinasi Pionix dengan sulphonylurea dapat dimulkai dengan dosis Pionix 15 mg atau 30 mg sekali sehari. Dosis sulphonylurea yang ada dapat dilanjutkan untuk terapi kombinasi dengan Pionix. Jika terjadi hipoglikemia, kurangi dosis sulphonylurea.
Orang tua
- Tidak diperlukan penyesuaian dosis bila diberikan pada pasien usia tua.
Pasien dengan gangguan fungsi ginjal
- Tidak diperlukan penyesuaian dosis bila diberikan pada pasien-pasien penerita gagal ginjal (bersihan ginjal > 4mL/menit).
- Belum ada informasi mengenai penggunaan Pionix pada penderita cuci darah, sebaiknya pada penderita ini tidak diberikan Pionix.
Pasien dengan gangguan fungsi hati
- Pionix tidak diberikan pada pasien yang menderita gangguan fungsi hati.
Anak-anak dan remaja
- Belum ada data tentang penggunaan Pionix pada pasien-pasien berumur 18 tahun ke bawah, oleh sebab itu Pionix tidak direkomendasikan untuk pasien-pasien tersebut.

Pada kondisi apa Pionix tidak boleh digunakan ?
Jawab:
- Memiliki hipersensitivitas terhadap komponen aktif atau tambahan pada tablet Pionix.
- Gagal jantung atau pada pasien yang mempunyai riwayat gagal jantung (New York Heart Association I sampai IV).
- Gangguan fungsi hati.
- Pionix juga kontraindikasi bila dikombinasikan dengan insulin.
- Penderita kanker kandung kemih atau riwayat kanker kandung kemih.

Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum, selama, dan sesudah penggunaan Pionix ?
Jawab:
- Pionix dapat menyebabkan tersimpannya cairan yang akan memperburuk keadaan pasien gagal jantung. Pasien harus diobersvasi terhadap tanda dan gejala gagal jantung terutama yang mengalami penurunan cardiac reserve. Hentikan pemberian Pionix bila keadaan jantung semakin memburuk.
- Penggunaan Pionix dan NSAId dapat menyebabkan retensi cairan, penggunaan obat ini secara bersamaan dapat meningkatkan risiko edema.
- Direkomendasikan untuk pemeriksaan kadar enzim-enzim hati pada pasien yang diterapi dengan Pionix.
- Terapi Pinoix mungkin dapat meningkatkan berat badan, sehingga berat badan harus dikontrol dengan ketat.
- Dapat terjadisedikit penurunan jumlah hemoglobin dan hematokrit selama terapi dengan Pionix skibat terjadinya hemodilusi.
- Faktor risiko kanker kandung kemih harus dinilai sebelum mulai diberikan terapi pioglitazone.
- Setelah pemberian Pionix akan terjadi peningkatan kerja insulin, sehingga pasien dengan polycystic ovarian dapat mengalami ovulasi, sehingga dapat terjadi kehamilan.

Apakah boleh mengendarai dan menjalankan mesin selama minum Pionix ?
Jawab :
Pemberian Pionix tidak mempengaruhi kemampuan untuk menjalankan kendaraan dan mengoperasikan mesin.

Apa sajakah efek samping dari Pionix yang dapat terjadi ?
Jawab:
Kombinasi Pionix dengan metformin:
- Sel darah merah: Anemia, umum.
- Metabolisme dan nutrisi: Meningkatnya berat badan, umum.
- Sistem susunan saraf pusat dan perifer: Sakit kepala, umum.
- Gangguan penglihatan: Gangguan penglihatan, umum.
- Sistem pencernaan: Kembung, jarang.
- Sistem muskuloskeletal: Arthralgia, umum.
- Sistem urinaria: Hematuria, umum.
- Gangguan reproduksi: Impotensi, umum.
Kombinasi Pionix dengan sulphonylurea:
- Metabolisme dan nutrisi: Meningkatnya berat badan, glikosuria, hipoglikemia, meningkatnya laktosa dehidrogenase, meningkatnya nafsu makan.
- Sistem susunan saraf pusat dan perifer: Pusing dan sakit kepala, vertigo.
- Gangguan penglihatan : Gangguan penglihatan, jarang
- Sistem pencernaan: Kembung, umum.
- Kulit dan anggota tubuh: Berkeringat, jarang.
- Sistem urinaria: Proteinurea, jarang.
- Seluruh tubuh: Letih, jarang.

Bagaimanakah interaksi Pionix dengan obat lainnya ?
Jawab:
- Pemberian Pionix yang digabung dengan digoxin,warfarin, phenprocoumon dan metformin tidak mempengaruhi efek farmakokinteik dan farmakodinamin pioglitazone.
- Pemberian Pionix dengan sulphonylurea tidak mempengaruhi efek farmakokinetik sulphonylurea.
Pemberian Pionix tidak menginduksi cytochrome P450, 1A, 2C8/9 dan 3A4.
- Tidak diketahui interaksi pioglitazone dengan obat-obat yang dimetabolisme oleh enzim-enzim ini misalnya obat oral kontrasepsi, cyclosporine, antagonis kalsium dan HMGCoA reduktase inhibitor.

Adakah metode khusus penyimpanan Pionix ?
Jawab:
Sebaiknya disimpan di bawah suhu 30 derajat celcius.