Ceremax

Oleh Lupita Wijaya pada March 16, 2018 11:15

Apakah bahan aktif Ceremax?
Jawab:
Nimodipine.

Apa bentuk sediaan Ceremax?
Jawab:
Botol infus dengan volume 50 mL (tiap mL mengandung 0,2 mg Nimodipine).

Bagaimana cara kerja Ceremax?
Jawab:
Ceremax merupakan antagonis kalsium yang bekerja menghambat transfer ion kalsium ke dalam sel-sel otot polos pembuluh darah sehingga menghambat kontraksi otot polos pembuluh darah.

Untuk kondisi apa Ceremax bisa digunakan?
Jawab:
Untuk pencegahan dan pengobatan penurunan fungsi saraf (gangguan saraf) atau gejala-gejala neurologis akibat spasme (kaku) pembuluh darah otak setelah perdarahan otak terjadi.

Bagaimana dosis dan cara pemberian Ceremax?
Jawab:
Ceremax diberikan secara infus terus-menerus.
 Pada permulaan pengobatan 1 mg (= 5 mL cairan infus Nimodipine)/jam (sekitar 15 μg/kgBB/jam). Jika obat ditoleransi dengan baik (terutama tidak ada penurunan tekanan darah maka dosis ditingkatkan setelah 2 jam menjadi 2 mg Nimodipine (= 10 mL cairan infus Nimodipine)/jam (sekitar 30 μg/kgBB/jam).
 Pasien-pasien yang mempunyai berat badan <70 kg atau mempunyai tekanan darah yang labil, dapat dimulai dengan dosis 0,5 mg Nimodipine (= 2,5 mL cairan infus Nimodipine)/jam (sekitar 7,5 μg/kgBB/jam).
 Pemakaian Nimodipine bersama cairan infus lain atau darah, diinfuskan melalui kateter sentral (selang yang terhubung dari infus ke jantung atas) dengan pompa infusnya di bypass, dan disarankan untuk menggunakan paling tidak 1000 mL cairan infus yang cocok untuk meyakinkan penambahan Nimodipine yang adekuat. Karena Nimodipine diserap oleh Polyvinyl Chloride (PVC), maka hanya pompa infus dengan polyethylene (PE) infusion tubing yang boleh digunakan.
Instilasi intrasisternal : 20 mL larutan cair Nimodipine dimana 1 mL cairan infus Nimodipine ditambahkan dengan 19 mL larutan ringer. Larutan campuran ini harus digunakan sesegera mungkin dimana selama pembedahan, cairan tersebut dihangatkan sesuai dengan suhu tubuh.

Pemakaian profilaksis: pengobatan secara intravena sebaiknya dimulai tidak lebih dari 4 hari setelah perdarahan dan diteruskan selama masa risiko maksimum spasme pembuluh darah (misal: sampai 10-14 hari setelah perdarahan otak). Setelah terapi infus selesai, disarankan pemakaian oral Nimodipine 6 x 60 mg/hari dengan interval setiap 4 jam selama 7 hari.
Gangguan neurologik iskemik (gangguan saraf akibat penyumbatan pembuluh darah) setelah perdarahan sudah terjadi, terapi harus dimulai sesegera mungkin dan diteruskan paling tidak 5 hari dan maksimum sampai 14 hari. Setelah itu disarankan pemakaian oral 6 x 60 mg/hari dengan interval 4 jam selama 7 hari.

Catatan: jika selama pemakaian Nimodipine, sumber perdarahan dioperasi, maka terapi infus intravena Nimodipine harus diteruskan setelah operasi selama paling tidak 5 hari.

Pada kondisi apa Ceremax tidak boleh digunakan?
Jawab:
 Hipersensitif terhadap Nimodipine.

Apa yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Ceremax?
 Nimodipine yang diberikan secara intravena dapat menimbulkan efek samping serius seperti hipotensi (tekanan darah rendah), kolaps kardiovaskular (pembuluh darah jantung mengempes) dan henti jantung. Pada pasien perdarahan otak yang diberikan Nimodipine, pada studi klinis, sekitar 5% dilaporkan turun tekanan darahnya. Walaupun demikian, tekanan darah harus dipantau dengan seksama selama terapi dengan Nimodipine.
 Metabolisme Nimodipine menurun pada pasien dengan gangguan fungsi hati sehingga pasien ini harus dipantau ketat tekanan darah dan denyut jantungnya serta harus diberi dosis yang lebih rendah.
 Selama terapi dengan Nimodipine, pasien dengan penyakit ginjal dan/atau yang sedang mendapat obat-obatan yang bersifat toksik terhadap ginjal, harus dipantau fungsi ginjalnya.
 Nimodipine cukup sensitif terhadap cahaya sehingga penggunaan di bawah sinar matahari langsung, harus dihindari. Bila Nimodipine intravena diberikan dengan cahaya lampu atau cahaya siang, diinfus hingga 10 jam, tidak perlu perlindungan khusus.
 Pemberian Nimodipine bersama dengan antagonis kalsium lain, penyekat reseptor beta atau metildopa, harus dihindari.
 Nimodipine tablet dan intravena dapat dipakai selama anestesia (kondisi terbius) atau prosedur bedah.
 Penggunaan obat ini harus dengan resep dokter dan pengawasan dokter.

Bolehkah ibu hamil dan menyusui menggunakan Ceremax ?
Jawab:
Ceremax sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil dan menyusui karena belum ada penelitian yang terkontrol dan adekuat pada ibu hamil dan menyusui.

Efek samping apa yang sering terjadi sesudah penggunaan Ceremax?
Jawab:
Penurunan tekanan darah pada 4,4% pasien.