Vipime

Oleh Johan Indra Lukito pada February 01, 2018 17:06

Apakah bahan aktif Vipime?
Jawab:
Cefepime

Apa bentuk sediaan Vipime?
Jawab:
Vial 1 g

Untuk kondisi apa Vipime bisa digunakan?
Jawab:
Pada orang dewasa Vipime bisa digunakan untuk pengobatan infeksi paru, ginjal, saluran kemih, kulit, infeksi di dalam rongga perut, organ reproduksi wanita, infeksi di dalam darah, serta pada pasien dengan demam yang disertai penurunan sel darah putih tipe neutrofil.

Pada anak Vipime bisa digunakan untuk pengobatan infeksi paru berat, serta pada pasien dengan demam yang disertai penurunan sel darah putih tipe neutrofil.

Bagaimana dosis Vipime?
Jawab:
Pada orang dewasa:
Untuk pengobatan Infeksi saluran kemih ringan sampai sedang : 500 mg - 1 g tiap 12 jam, diberikan melalui injeksi atau infus.
Untuk pengobatan Infeksi ringan sampai sedang selain infeksi saluran kemih : 1 g tiap 12 jam, diberikan melalui injeksi atau infus.
Untuk pengobatan Infeksi berat : 2 g tiap 12 jam, diberikan melalui infus.
Untuk pengobatan Infeksi yang mengancam nyawa : 2 g tiap 8 jam, diberikan melalui infus.

Pada bayi usia 2 bulan - anak usia 16 tahun:
Untuk pengobatan Infeksi paru : 50 mg/kg berat badan tiap 12 jam.
Untuk pengobatan pasien dengan demam yang disertai penurunan sel darah putih tipe neutrofi : 50 mg/kg berat badan tiap 8 jam.
Dosis maksimum untuk anak tidak boleh melebihi dosis untuk dewasa.

Pada kondisi apa Vipime tidak boleh digunakan?
Jawab:
Hipersensitivitas (alergi) terhadap cefepime atau antibiotik cephalosporin, penicillin, atau antibiotik golongan beta-lactam lain

Apa yang harus diperhatikan bila menggunakan Vipime?
Jawab:
Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, ibu hamil, dan menyusui, penggunaannya perlu pertimbangan dokter Anda

Apa saja efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan Vipime?
Jawab:
Efek samping paling umum dapat berupa ruam / kemerahan, nyeri pada lokasi suntikan pada kulit. Konsultasikan dengan dokter Anda, apabila Anda mengalami efek samping ini.